Bale Bisnis

Selain Alokasi Dana CSR, Pemkab Bandung Berhak Terima Dividen Rp65,5 Miliar dari Bank bjb

×

Selain Alokasi Dana CSR, Pemkab Bandung Berhak Terima Dividen Rp65,5 Miliar dari Bank bjb

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Superitana bersama Kepala Cabang Bank Bjb Soreang

BALEPAKUAN, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung berhak menerima dividen sekitar Rp65,5 miliar dari Bank bjb) sebagai pemegang saham terbesar kedua dengan porsi kepemilikan sekitar 7,24 persen.

Hak tersebut mengemuka usai Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 bank bjb di Bale Pakuan, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026).

Dalam RUPS tersebut, Bank bjb menetapkan pembagian dividen sebesar Rp900 miliar dari laba tahun buku 2025. Dengan porsi kepemilikan saham sebesar 7,24 persen, Pemkab Bandung diperkirakan menerima dividen sekitar Rp65,5 miliar yang masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan dividen tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

“Pemkab Bandung berharap hasil keputusan RUPS ini mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD Kabupaten Bandung. Dividen ini nantinya akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik,” kata Bupati, Kamis (30/4/2026)

Selain dividen, Pemkab Bandung juga berhak mendapat alokasi Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank bjb. Sebagai daerah dengan jumlah penduduk besar, kawasan industri padat, dan basis buruh yang kuat, Kabupaten Bandung dinilai layak memperoleh CSR strategis.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung, Erwin Rinaldimenambahkan, CSR tersebut harus diwujudkan dalam program yang langsung dirasakan masyarakat.

“CSR harus diarahkan pada bantuan pendidikan, dukungan bagi penyandang disabilitas, penguatan UMKM, bantuan pesantren, kesehatan masyarakat, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, hingga pelatihan tenaga kerja,” urai Erwin.

Menurutnya, posisi Kabupaten Bandung sebagai pemegang saham terbesar kedua harus sejalan dengan manfaat ekonomi dan sosial yang diterima masyarakat.

“Hubungan antara Bank bjb dan Kabupaten Bandung tidak hanya soal dividen tahunan, tetapi juga bagaimana program CSR dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam RUPS tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga memaparkan sejumlah agenda penting, di antaranya peningkatan dividen bagi pemegang saham, restrukturisasi organisasi, penguatan Dewan Komisaris, serta independensi teknologi informasi guna memperkuat kredibilitas bank bjb di tingkat nasional.

Pemkab Bandung berharap hasil RUPS ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan bank bjb, termasuk memperluas akses pembiayaan yang lebih terjangkau bagi masyarakat kecil, petani, dan pelaku usaha lokal.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bisnis

JAKARTA, balebandung.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia terus melonjak sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, jumlah investor telah mencapai 30,06 juta, bertambah sekitar 1,10 juta investor baru dalam sebulan dan tumbuh 47,63 persen secara year to date (ytd). Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator menguatnya partisipasi masyarakat di pasar modal […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing sekaligus memperluas penetrasi pasar di Jawa Barat. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi bisnis SIG dengan menggabungkan kekuatan warisan merek lokal dan inovasi teknologi produk. Peluncuran kembali Semen Kujang dilakukan di Bandung, Rabu […]

Bale Bisnis

SOREANG, balebandung.com – Kinerja pelayanan perizinan Pemerintah Kabupaten Bandung mencatat lonjakan signifikan pada Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Tahun 2026 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 204 Tahun 2026. Kabupaten Bandung berhasil meningkatkan nilai dari 76,484 pada penilaian sebelumnya menjadi 94,838, atau naik […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung terus menunjukkan geliat positif. Hingga Triwulan II 2026, Kabupaten Bandung tercatat sebagai daerah dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar kedua di Jawa Barat, sekaligus masuk lima besar penyaluran kredit UMKM di provinsi tersebut. Data tersebut disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Minat masyarakat Kabupaten Bandung untuk berinvestasi di pasar modal terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat per Juni 2026, Kabupaten Bandung menempati peringkat kedua daerah dengan jumlah Single Investor Identification (SID) atau nomor identitas tunggal investor terbanyak di Jawa Barat, mencapai 466.978 SID atau sekitar 8,08 persen […]

Bale Bisnis

balebandung.com – PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE) kembali mencatatkan tonggak penting dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2 berkapasitas 1 × 55 MW. Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini resmi memasuki tahap krusial ditandai dengan suksesnya pengangkutan dan mobilisasi komponen utama pembangkit, yaitu generator listrik, menuju lokasi proyek. Generator merupakan […]