PACET, balebandung.com – Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Ny. Paulina Uli Simanjuntak, meninjau Jembatan Gantung Perintis Garuda II di Kampung Rumbia, Desa Sukarame, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Senin (20/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan bukan hanya mempermudah akses masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kuat kebersamaan antara TNI dan rakyat.
“TNI hadir untuk masyarakat, dan masyarakat harus senantiasa bersatu. Jembatan ini bukan sekadar penghubung jalan, melainkan simbol kerukunan antarwarga dan wujud kebersamaan TNI Angkatan Darat bersama rakyat,” ujar Paulina Uli Simanjuntak kepada awak media.
Ketua Umum Persit KCK hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati, yang akrab disapa Bunda Bedas, bersama jajaran Persit Kodam III/Siliwangi, Korem 062/Tarumanagara, Kodim 0624/Kabupaten Bandung, serta unsur Pemerintah Kabupaten Bandung.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 12.50 WIB, rombongan disambut Aspers Kasdam III/Siliwangi, Dandim 0624/Kabupaten Bandung beserta istri, Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0624/Kabupaten Bandung Lastyka Samto Betah, Wakil Ketua Persit KCK Cabang XLVI Uki Nengsih Yevi Yuhana, Ketua Persit Ranting 17/Pacet Neneng Sumiarni Nixon B.S., Danramil 2416/Pacet Kapten Arm Nixon Bastofal S.E., perangkat Desa Sukarame, serta masyarakat setempat.
Selain meninjau jembatan, Ketua Umum Persit KCK bersama Bunda Bedas menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada para pelajar, paket sembako bagi masyarakat, serta mengikuti sosialisasi pencegahan stunting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran video dokumentasi pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda II yang memperlihatkan proses pembangunan hingga akhirnya dimanfaatkan masyarakat.
Puncak kegiatan ditandai dengan peninjauan langsung ke atas jembatan. Ketua Umum Persit KCK bersama rombongan berjalan melintasi Jembatan Perintis Garuda II sambil berdialog dengan warga mengenai manfaat infrastruktur tersebut bagi aktivitas sehari-hari.
Bunda Bedas mengapresiasi sinergi antara TNI, Persit, dan masyarakat yang terus menghadirkan pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.
Ia berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda II mampu mempercepat mobilitas masyarakat, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, memperlancar distribusi hasil pertanian, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Pacet.

Jembatan Gantung Perintis Garuda II dibangun oleh Kodim 0624/Kabupaten Bandung sebagai bagian dari program TNI AD untuk membuka keterisolasian wilayah. Sebelum jembatan berdiri, warga harus menyeberangi aliran sungai atau memutar dengan jarak yang lebih jauh untuk menuju lahan pertanian, sekolah, maupun pusat aktivitas ekonomi.
Jembatan tersebut diresmikan pada Mei 2026 oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna. Keberadaannya menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Sukarame dengan wilayah sekitarnya serta mempermudah mobilitas masyarakat. Pada saat peresmian, Bupati Bandung menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI dan jajaran TNI AD atas pembangunan jembatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
Keberadaan Jembatan Gantung Perintis Garuda II kini tidak hanya memperpendek jarak tempuh warga, tetapi juga menjadi penghubung aktivitas pendidikan, pertanian, dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun wilayah pedesaan.***







