Bale Bandung

Sinergitas Program Citarum Harum Tuntaskan Masalah Lingkungan

×

Sinergitas Program Citarum Harum Tuntaskan Masalah Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M Naser,SH, S.Ip.,M.Ip memberikan paparan program Citarum Harum di hadapan jajaran Kodam III/Siliwangi di Rumah Jabatan Bupati Bandung di Soreang, Kamis (4/1/18). by Dennni Humas Pemkab Bdg
Bupati Bandung H. Dadang M Naser,SH, S.Ip.,M.Ip memberikan paparan program Citarum Harum di hadapan jajaran Kodam III/Siliwangi di Rumah Jabatan Bupati Bandung di Soreang, Kamis (4/1/18). by Dennni Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Pembangunan di bidang lingkungan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Bandung yang dianggap sangat berat. Beberapa waktu lalu, sinergitas bersama Kodam III Siliwangi digencarkan, sebagai upaya untuk menuntaskan masalah lingkungan.

Melalui Program Citarum Harum yang rencananya akan dipimpin langsung Presiden RI Ir.Joko Widodo nanti, penyelesaian sumber dan dampak yang disebabkan Sungai Citarum segera teratasi.

Bupati Bandung H. Dadang M Naser,SH, S.Ip.,M.Ip mengungkapkan, dengan sinergitas jajaran Kodam III Siliwangi, maka dari berbagai upaya untuk penyelesaian masalah pembangunan lingkungan, akan dirasakan dampak dan progres oleh masyarakat itu sendiri.

“Dengan sinergitas bersama seluruh jajaran Kodam III Siliwangi, permasalahan lingkungan khusunya yang disebabkan Sungai Citarum, progresnya sedikit demi sedikit akan berdampak baik pada masyarakat. Walau masih terkendala masalah kewenangan wilayah antara Pemkab Bandung dengan PTPN (PT. Perkebunan Nusantara 8), kita akan konsisten semua agar menghentikan alih fungsi lahan dan menyediakan alih profesi bagi masyarakat,” ungkap Bupati Bandung di hadapan Dandim 0609 Arh. Andre Wira, 9 Dansektor Kodam III Siliwangi serta seluruh PD (Perangkat Daerah).

Strategi lain, imbuh Dadang, yakni bagi masyarakat yang menanam pohon keras di daerah hulu, dan mampu merawat pohon tersebut, enam bulan kemudian akan diberikan sertifikat yang bisa diagunkan ke bank daerah, dengan catatan pohon tersebut tidak boleh ditebang. Maka menurut bupati, masyarakat akan termotivasi untuk menanam pohon, khususnya yang pohon berbuah.

“Sertifikat pohon ini adalah salah satu strategi, bisa diagunkan ke bank daerah, bjb atau BPR. Syaratnya harus dirawat dan tidak boleh ditebang, buahnya bisa dijual. Dengan begitu profesi masyarakat yang tinggal di daerah bisa dialihkan baik sebagai petani buah (alpukat, kopi, dan kina), ataupun sebagai peternak,” tuturnya.

Bupati juga menerangkan dalam penanganan masalah Citarum teorinya harus dilakukan beberapa rekayasa, seperti rekayasa sosial, vegetatif juga rekayasa teknologi yang diterakan secara bertahap untuk masyarakat, terutama untuk fokus pada pengelolaan sampah.

“Rekayasa sosial harus dilakukan walau berat, karena kita ingin masyarakat bergeser ke peradaban maju, program RAKSA, Rumah layak huni, Air tepelihara, Kakus tersedia, Sampah harus terkelola, sejak skala rumah tangga, dan Alam harus dijaga, tentu saja semuanya sudah dilakukan namun masih bersifat parsial,” urainya.
Untuk rekayasa vegetatif, menurutnya harus dialihkan fungsi lahan tanam dari sayuran menjadi tanaman keras. Sedangkan rekayasa teknologi, pihaknya sudah memiliki beberapa alat canggih penghancur sampah, namun jumlahnya masih sangat terbatas.

Pada kesempatan tersebut, Bupati berharap agar dalam penyelesaian masalah Sungai Citarum itu akan terjalin hubungan baik, saling mendukung dengan semangat sabilulungan dan konsisten untuk semua upaya, baik yang telah dilakukan atau untuk rencana Program Citarum Harum nantinya.

Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bandung H. Marlan,S.Ip.M.Si menguraikan dukungan Pemkab untuk Program Citarum Harum sudah disiapkan . Sebanyak 9 PD akan melakukan tugas sesuai kewenanganya.

Marlan melanjutkan, 9 PD yang menyiapkan kegiatannya untuk mendukung Citarum Harum, yakni Dinas Pertanian, Dinas Pangan dan Perikanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan , Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Kesembilan PD ini tahun 2018 sudah menyiapkan kegiatannya untuk mendukung Citarum Harum, seperti pembuatan tanggul, pengerukan anak Sungai Citarum, pembibitan tanaman keras, bantuan bibit hewan ternak, dan berbagai pelatihan untuk masyarakat yang tinggal di wilayah hulu sungai Citarum,” jelasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Kol.Inf M.Bayu Haritomo,SH selaku Dansektor I, Kol Inf. Mulyono Harisantoso (Dansektor 2), Kol Inf Erda Bachtiar (Dansektor 3), Kol Inf Kustomo Tioso,S.Ip (Dansektor 4), Kol Inf Dadang Rahadiansyah (Dansektor 5), Kol Inf Yudi Zanifar, S.Ip (Dansektor 6), Kol Kav. Purwadi (Dansektor 7), Kol CZI Abi Isnawan, SE (Dansektor 8), Kol Inf Yusef Sudrajat (Dansektor 9) serta para kepala PD bersama jajarannya.

Kesembilan Dansektor tersebut memaparkan hasil pembenahan dan identifikasi temuan di 9 sektor penanganan masalah yang disebabkan Sungai Citarum, beserta rencana tindak lanjut untuk mendukung program Citarum Harum secara teknis.

Dari hasil ekspose kesembilan Dansektor tersebut bisa disimpulkan bahwa permasalahan yang sering menjadi pemicu adalah mengenai alih fungsi lahan dan profesi, pengelolaan sampah, sedimentasi sungai, sanitasi, MCK, limbah rumah tangga, industry dan ternak serta pola pikir dan perilaku masyarakat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Job Fair Bedas Expo 2026 hari kedua yang merupakan bagian dari perayaan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung telah terselenggara. Selanjutnya, penguatan layanan digital melalui platform Gerai Bursa Kerja (GBK) Bedas Digital akan dilaksanakan esok harinya pada Minggu, 19 April 2026. Sama seperti hari sebelumnya, terdapat sesi “Gelar Wicara Ketenagakerjaan” yang merupakan diskusi […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Di tengah kondisi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang menerjang belasan kecamatan rawan bencana belakangan ini, Bupati Bandung Dadang Supriatna memutuskan agar peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung yang jatuh pada hari Senin 20 April 2026 lebih disederhanakan lagi. Menurut Bupati Bandung, cukup dengan mengadakan upacara bendera saja dan sidang paripurna di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna bergerak cepat menangani banjir luapan Sungai Cisunggalah yang selama ini rutin terjadi di wilayah Kecamatan Solokanjeruk dan Majalaya. Keseriusan itu ditunjukkan melalui rapat koordinasi forum pentahelix penanganan banjir Sungai Cisunggalah yang dipimpin langsung Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), di Aula Kecamatan Solokanjeruk, Sabtu 18 April 2026. Rakor tersebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com –  Borondong, makanan tradisional khas Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, tampil dengan wajah baru pada ajang Bandung Bedas Expo 2026 di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat 17 April 2026. Melalui program bertajuk “Explore Borondong: Menjaga Tradisi, Menggugah Rasa, Mendorong Inovasi Budaya”, camilan legendaris tersebut diperkenalkan kembali kepada masyarakat dengan kemasan dan varian rasa […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bunda Pajak Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati berharap kader Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung dapat bersinergi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menjadi agen pajak di lingkungan masyarakat. Hal itu disampaikan Emma Dety yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, saat Sosialisasi Optimalisasi Penerimaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB, yang digelar Bapenda […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Pengasuh Pondok Pesantren Daar El Jannah Kutawaringin, Ust H Andris Fajar, S.Ag., M.Pd., mengajak para guru untuk memaknai kebahagiaan hidup sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Pesan itu disampaikannya saat memberikan tausiyah pada kegiatan halal bihalal anggota PGRI Kecamatan Kutawaringin di GOR Saluyu, Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, […]