Bale Jabar

TB Hasanuddin Tegaskan Tak Terlibat Kasus Bakamla

×

TB Hasanuddin Tegaskan Tak Terlibat Kasus Bakamla

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Tubagus Hasanuddin

BANDUNG – Namanya kerap disebut dalam kasus suap pengadaan satelit monitoring dan drone Badan Keamanan Laut (Bakamla), Wakil Ketua Komisi I DPR RI Tubagus Hasanuddin lagi-lagi membantah kesaksian anggota DPR RI Fayakhun Andriadi.

Fayakhun bersaksi untuk terdakwa Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla, Nofel Hasan, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/18). Dalam sidang itu, nama Tb Hasanuddin disebut sebagai orang yang memperkenalkan Fayakhun dengan kader PDIP sekaligus staf ahli Kepala Bakamla, Ali Fahmi alias Ali Al-Absyi.

“Isu soal saya terlibat dalam kasus Bakamla merupakan isu politik untuk menyerang saya sebagai calon gubernur Jawa Barat,” tukas Hasanuddin, Jumat (16/2/18).

Hasan menjelaskan perkenalan Fayakun dengan terdakwa merupakan perkenalan biasa dan bersifat terbuka. Sebab saat itu Komisi I memang tengah melakukan kunjungan ke Kantor Bakamla.

“Perkenalan itu kan perkenalan terbuka saat Komisi Satu berkunjung ke Kantor Bakamla. Saya selaku pimpinan komisi tidak ikut urusan besarnya anggaran, karena itu menjadi kewenangan di Badan Anggaran, dan saya bukan anggota Badan Anggaran. Saya bersih dan tidak terlibat,” kilah pria yang akrab disapa Kang Hasan ini.

Cagub Jabar dari PDI Perjuangan ini menyatakan, dalam persidangan pun, terdapat fakta bahwa tidak ada hubungan apapun dan tidak ada aliran dana apapun kepada Tb Hasanuddin, baik menurut keterangan saksi terdakwa maupun menurut jaksa penuntut umum.

“Clear ini isu politik, karena saya maju sebagai Cagub Jabar,” tandas Kang Hasan. Ia mengakui dirinya memang bertindak sebagai pimpinan rombongan komisi dan baru kali pertama berkunjung ke Kantor Bakamla. Hal itu karena Bakamla baru saja menjadi mitra Komisi 1.

“Saat itu, saya sebagai pimpinan rombongan Komisi Satu berkunjung ke kantor itu untuk pertama kali, saat organisasi baru ini masuk menjadi mitra Komisi Satu. Bahwa saya pernah mengenalkan saudara Fahmi kepada saudara Fayakun, itu terjadi dalam forum resmi saat kunjungan pertama Komisi Satu ke Kantor Bakamla, dalam rapat resmi pula,” jelas Kang Hasan.

Pertemuan dengan Ali Fahmi, yang merupakan staf ahli Kepala Bakamla itu, kata Kang Hasan, pertama kalinya dilakukan di Kantor Bakamla. Menurutnya, Fahmi atau Ali Al-Absyi itu sudah menjadi staf khusus Bakamla.

“Saat setelah Bakamla diresmikan Presiden, saya ketemu saudara Fahmi di Kantor Bakamla. Dan yang saya kenalkan bukan hanya saudara Fahmi saja, tapi seluruh anggota dan pimpinan Bakamla. Posisi saudara Fahmi saat itu adalah staf khusus Bakamla. Kalau kemudian setelah perkenalan dalam rapat itu ada sesuatu, itu bukan tanggung jawab saya dong,” ungkap Kang Hasan.

Sebelumnya, nama Tubagus Hasanuddin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR muncul dalam persidangan kasus suap Bakamla yang menghadirkan anggota DPR sebagai saksi, Fayakhun Andriadi. Fayakhun memberikan kesaksiannya untuk terdakwa Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla, Nofel Hasan.

Dalam kesaksiannya itu, Fayakhun menyebut Tubagus Hasanuddin atau yang akrab dikenal sebagai TB Hasanuddin sebagai pihak yang mengenalkannya kepada Ali Fahmi alias Ali Al-Absyi, kader PDIP sekaligus staf ahli Kepala Bakamla.

Menurut Fayakhun, perkenalan tersebut dilakukan di Gedung DPR RI, saat itu dirinya dikenalkan kepada Ali usai menghadiri rapat dengar pendapat. Kang Hasan saat itu menjabat sebagai anggota Komisi I DPR RI bersama dengan Fayakhun.[]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]