Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaBale Kota BandungTiket Elektronik TMB Cicaheum-Cibeureum Diujicoba

Tiket Elektronik TMB Cicaheum-Cibeureum Diujicoba

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat peresmian Smart Card TMB di Pendopo Kota Bandung, Jumat (12/3). by Meiwan Humas Pemkot Bandung.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat peresmian Smart Card TMB di Pendopo Kota Bandung, Jumat (12/3). by Meiwan Humas Pemkot Bandung.

BANDUNG – Pemkot Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba sistem tiket elektronik pada bus Trans Metro Bandung (TMB) dengan menggunakan Bandung Smart Card.

Uji coba tersebut diterapkan pada 10 bus TMB koridor dua, jurusan Cicaheum – Cibeureum. Untuk mendapatkan jasa pelayanan bus TMB para penumpang wajib memilki kartu elektronik untuk jasa pelayanan bus TMB dan wajib naik dan turun di halte yang tersedia.

“Hari ini kita memulai penggunaan Bandung Smart Card, dites di transportasi. Bandung Smart Card ini adalah mimpi agar semua warga Bandung bisa melakukan transaksi apapun dengan kartu ini,” ungkap Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat peresmian Smart Card TMB di Pendopo Kota Bandung, Jumat (12/3/16).

Walikota berharap ke depannya selain untuk transportasi seperti saat ini, Bandung Smart Card juga dapat digunakan untuk transaksi lain seperti belanja, bayar pajak, SPP, sehingga untuk transaksi apapun di Bandung cukup dengan menggunakan kartu tersebut.

Ada dua jenis Smart Card yang bisa digunakan, ada kartu yang bisa biasa yang bisa dibeli di halte halte TMB, ada yang sudah teregistrasi di Dinas Pendidikan (Disdik) khusus untuk pelajar.

“Khusus kartu yang teregistrasi (Disdik) kartunya ada dua, ada kartu biasa yang bisa dibeli di mana saja, ada kartu yang bisa pake nama dan diisi data, seperti data kesehatan, data kependudukan,” jelas Ridwan.

Nantinya diharapkan di setiap halte TMB harus ada fasilitas-fasilitas yang memungkinkan orang untuk berjualan, harus ada pintu elektronik dan lain sebagainya. Menurut Emil ini baru uji coba dan akan dievaluasi setelah 4 minggu berjalan.

“Ini masih percobaan dalam satu bulan. Setelah satu bulan saya akan evaluasi. Kalau sudah baik sistem siap, akhir 2016 semua bus harus menggunakan kartu, sambil saya melatih warga Bandung untuk menggunakan kartu dan tidak menyetop bis di mana aja, tapi di halte. Makanya haltenya harus beres, rapih. Intinya tahun ini tahun inovasi,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan uji coba penempelan stiker kendaraan bagi kendaraan yang parkir bukan pada tempatnya. “Kita juga ngetes, stiker yang susah dicabut, yang dulu kurang memuaskan sekarang teknologi baru, kalau parkirnya sembarangan itu kaca-kacanya akan dipasangi stiker yang susah dicabut sebagai peringatan,” ungkapnya.

Penempelan stiker tersebut sebagai upaya pemkot Bandung untuk memberikan peringatan kepada masyarakat agar tidak parkir di mana saja. Hal itu guna menciptakan jalanan yang tertib dan aman.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI