Bale Jabar

Wagub; Earth Hour Bukan Sekadar Matikan Lampu

×

Wagub; Earth Hour Bukan Sekadar Matikan Lampu

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Dedy Mizwar melepas lampion sebagai tanda dimulainya seremoni Earth Hour. by Tiara WWF
Wagub Jabar Dedy Mizwar melepas lampion sebagai tanda dimulainya seremoni Earth Hour. by Tiara WWF
Wagub Jabar Dedy Mizwar melepas lampion sebagai tanda dimulainya seremoni Earth Hour. by Tiara WWF

BANDUNG – Perubahan iklim yang terjadi di dunia saat ini tidak lain dan tidak bukan merupakan imbas dari tidak teraturnya lingkungan alam – yang sebagian besar terjadi karena campur tangan dan manusia. Dan sebagai balasannya, saat ini manusia dituntut untuk melakukan berbagai cara dalam mencegah serta mengurangi dampak dari perubahan iklim agar tidak makin parah.

Hal yang belakangan ini dilakukan adalah upaya penghematan penggunaan listrik di masyarakat. Sudah 8 tahun ini Indonesia berpartisipasi dengan dunia global dalam gelaran Earth Hour 60+, yakni pemadaman lampu dan peralatan elektronik yang tidak digunakan selama 1 jam. Aksi sukarela ini sebagai simbolisasi dari komitmen untuk perubahan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Penurunan beban listrik saat Earth Hour berlangsung bisa menjadi salah satu indikator tingkat partisipasi masyarakat, namun bukan satu-satunya tolak ukur keberhasilan pelaksanaan Earth Hour yang pada tahun ini berlangsung di 172 negara di dunia.

Indikator yang dipakai dalam gerakan Earth Hour Global adalah tingkat partisipasi publik terutama dari jumlah negara, jumlah kota, komunitas bisnis yang menyatakan dan membuktikan turut serta dalam aksi pemadaman lampu. Dari perhitungan PLN, penghematan listrik pada saat dilakukan pemadaman selama 1 (satu) jam adalah 80 MWatt untuk di Jawa Bali.

Dalam Earth Hour Tingkat Provinsi Jawa Barat, yang digelar di Halaman Gedung Sate pada Sabtu (19/3/16) malam, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengungkapkan Earth Hour di Jawa Barat memberikan efisiensi penghematan listrik kurang lebih 60 MWatt di tahun 2012. Kemudian di tahun 2013 sebesar 70 MWatt, serta pada tahun 2014 dan 2015 sebesar 80 MWatt.

Wagub pun berharap untuk tahun 2016 ini pelaksanaan event Earth Hour akan makin luas di seluruh lapisan masyarakat Jawa Barat. Untuk itu, ia mengajak masyarakat serta dunia usaha di Jawa Barat berpartisipasi dan melakukan 3 hal, sebagai wujud partisipasi kita pada kampanye Earth Hour.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Barat untuk; Satu, mematikan lampu dan seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan minimal satu jam setiap hari. Kedua, mengganti lampu dengan lampu yang hemat energi. Kemudian yang ketiga; menyebarluaskan berbagai informasi tentang penghematan energi melalui jejaring sosial yang dimiliki,” ajak Wagub dalam sambutannya.

Jadi dalam hal ini juga diharapkan bagaimana pelaku bisnis seperti developer – menghimbau para penghuni di kawasannya untuk melakukan kegiatan Earth Hour ini. Barangkali di kawasan industri yang begitu banyak energi listrik juga melakukan kegiatan yang sama. Saya kira ini akan lebih besar efisiensinya dibandingkan tahun-tahun yang lalu,” papar Wagub.

Pelaksanaan Earth Hour 2016 Tingkat Provinsi Jawa Barat dilaksanakan dan dipusatkan di Halaman Gedung Sate Kota Bandung dan diikuti secara serentak oleh 13 kabupaten/kota, yaitu: Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Subang.

Diharapkan Earth Hour bukan sekadar mematikan lampu dan peralatan elektronik selama 1 jam, tapi lebih merupakan simbolisasi akan sebuah tindakan yang sederhana yang dilakukan oleh seseorang, yang berdampak sangat besar bagi perbaikan lingkungan bila dilakukan secara bersama-sama.

Turut hadir pada acara ini Pimpinan dan Anggota DPRD Jawa Barat, Kepala BPLHD Jawa Barat, Unsur FKPD Jawa Barat, WWF serta komunitas dan para pecinta lingkungan di Jawa Barat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]