Bale Bandung

5 Tahanan Warga Patenggang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Sesama Tahanan

×

5 Tahanan Warga Patenggang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Sesama Tahanan

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Patengan Kec Rancabali Kab Bandung, menggeruduk Mapolsek Ciwidey, Minggu (24/9). by ist
Warga Desa Patengan Kec Rancabali Kab Bandung, menggeruduk Mapolsek Ciwidey, Minggu (24/9). by ist

SOREANG – Lima orang warga Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung yang ditahan di Mapolres Bandung, atas kasus dugaan perampasan uang tiket milik PT. Prakarsa pada Sabtu (23/9) lalu, diduga jadi korban penganiayaan oleh sesama tahanan. Hal tersebut sangat disayangkan oleh pihak keluarga dan warga Patenggang yang sedari awal merasakan kejanggalan terkait penahanan kelima orang tersebut.

Tokoh masyarakat Desa Patenggang, Wahyu Irawan (47) mengatakan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga kelima orang warga Patenggang yang ditahan, mereka mengakuĀ telah terjadi penganiayaan oleh tahanan lain terhadap kelimanya. Penganiayaan ini dilakukan tanpa sebab yang jelas. Namun kuat dugaan, penganiayaan dan intimidasi ini berlatar belakang kasus yang tengah mereka hadapi.

“Memang ada pengakuan dari keluarga kelima orang ini jika mereka telah dianiaya. Nah, soal motifnya, saya juga kurang tahu persis. Namun ada dugaan ini berkaitan dengan kasus yang tengah mereka jalani. Sehingga kuasa hukum warga mengajukan permohonan agar kelimanya bisa dilakukan penahanan luar,” kata Wahyu, Rabu (27/9/17).

Selain mengajukan penahanan luar, kata Wahyu, kuasa hukum warga juga akan mengajukan praperadilan kepada pihak kepolisian. Karena sejak dari awal kasus ini dirasakan terdapat banyak kejanggalan. Diantaranya, penjemputan kelima orang warga di rumah masing-masing oleh petugas yang datang, tanpa membawa surat penahanan.

Surat penahanan ini baru diberikan oleh polisi saat hari setelah penahan, yakni sekitar pukul 11.00 WIB pada Senin (25/9). Padahal, penjemputan kelima orang yang masing masing bernama Hendra Sugara, Hendra Gunawan, Oban Taryono, Dadan Taryana dan Cepi Hidayat dijemput dan ditahan di Polsek Ciwidey pada Sabtu malam (23/9).

“Sebagai rakyat yang bertanggunjawab, kami juga ingin mengetahui bentuk hukum yang ada di Indonesia. Sehingga, kuasa hukum warga akan menempuh pra peradilan,” tandasnya.

Selain menempuh upaya hukum, lanjut Wahyu, warga Patengang, khususnya yang telah turun temurun mengelola dan mencari nafkah di Situ Patenggang ini, meminta pemerintah memerhatikan zona atau tertib hukum terhadap wilayah yang dipercayakan pengelolaanya kepada instansi terkait, salah satunya yakni oleh BKSDA, Perhutani dan lainnya.

“Jangan simpang siur seperti sekarang. Agar masyarakat tidak melakukan hal bodoh sekaligus tidak dibodohi,”ujarnya.

Wahyu melanjutkan, warga juga meminta pemerintah juga melakukan audit serta meninjau kembali Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur penataan wilayah serta batasan yang jelas antara kawasan BKSDA, perkebunan, hutan dan lainnya, agar masyarakat juga menjadi cerdas hukum.

Kasatreskrim Polresa Bandung, AKP Firman Taufik membantah jika telah terjadi penganiayaan terhadap kelima tahanan tersebut. Sampai dengan saat ini kondisi fisik dan mental kelima orang tahanan tersebut, dalam keadaan baik.

“Setelah saya cek tidak ada itu penganiayaan oleh sesama tahanan terhadap kelima tahanan itu. Saya tanya kelimanya juga, dan mereka bilang enggak ada. Sampai saya suruh buka bajunya, enggak ada bekas luka luka. Jadi saya pastikan mereka dalam keadaan baik baik saja,” tukas Kasat Reskrim.

Diberitakan sebelumnya, warga yang sehari-hari mengais rejeki di objek wisata Situ Patenggang Desa Patenggang Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, mempertanyakan penahanan lima orang warga oleh pihak kepolisian dari Polsek Ciwidey.

Penahanan kelima orang warga ini buntut dari aksi warga yang menahan uang tiket dari gerbang masuk ke objek wisata tersebut yang sejak beberapa bulan terakhir ini dikuasai oleh PT. Prakarsa. Padahal sebelumnya objek wisata tersebut dikelola dan dikembangkan oleh Agrowisata (PTPN VIII), BKSDA dan warga sekitar situ. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALERAME, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kekeringan, krisis air bersih, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Hal tersebut disampaikan bupati yang akrab disapa KDS saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan Tingkat Kabupaten Bandung di Dome Balerame, Soreang, Selasa (11/8/2026). […]

Bale Bandung

balebandung.com – Pilihan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang terus bekerja, meski diserang berbagai fitnah, memberi pesan kuat tentang sosok pemimpin daerah yang tulus, sabar dan tegar yang dibutuhkan rakyat. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, kepada pers di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Ia menanggapi pertanyaan wartawan soal gencarnya serangan beraroma […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]