Bale Jabar

500 Pemeriksa Hewan Kurban Dikerahkan

×

500 Pemeriksa Hewan Kurban Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat melepas tim pemeriksa kesehatan hewan kurban di Gedung Pakuan Kota Bandung, Sabtu (3/9). by Humas Pemprov Jabar.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat melepas tim pemeriksa kesehatan hewan kurban di Gedung Pakuan Kota Bandung, Sabtu (3/9). by Humas Pemprov Jabar.

BANDUNG – Sebanyak 500 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban diterjunkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna menjamin kesehatan, keamanan dan kehalalan hewan yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 12 September 2016.

Petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban ini berasal dari Dinas Peternakan Provinsi Jabar, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Jabar, mahasiswa dan dosen Kedokteran Hewan Unpad serta dari DKM dan MUI untuk menjamin halalnya hewan kurban.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan Pemprov Jabar setiap tahunnya selalu menurunkan tim kesehatan ke lapangan untuk menjamin masyarakat saat membeli hewan kurban, bahwa hewan tersebut sehat dan layak dikonsumsi serta sesuai dengan syariah Islam.

“Kita setiap tahun selalu menyediakan tim kesehatan hewan kurban, supaya ada jaminan kesehatan bagi masyarakat saat membeli hewan kurban bahwa hewan tersebut sehat dan layak dikonsumsi,” kata Aher usai melepas tim pemeriksa kesehatan hewan kurban di Gedung Pakuan Kota Bandung, Sabtu (3/9/16).

Jaminan tersebut juga sesuai dengan Undang-undang No 41/2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan di mana pemerintah daerah diamanatkan bertanggung jawab menjamin daging yang beredar di masyarakat harus memenuhi persyaratan aman, sehat dan halal.

Aher mengimbau kepada masyarakat yang akan membeli hewan kurban untuk datang ke tempat penjualan hewan kurban yang sudah terdapat label sehatnya. “Artinya itu sudah diperiksa, jadi sudah aman,” terang Aher.

Untuk masyarakat yang di pelosok daerah, karena keterbatasan jumlah tim pemeriksa, masyarakat dapat memilih hewan kurban dengan ciri-ciri hewan gemuk, tidak keluar cairan pada hidung, lincah dan tidak kurus. “Itu berarti sehat, pilihlah hewan kurban dengan ciri-ciri seperti itu,” sebutnya.

“Bila hewan terlihat murung itu bisa jadi sedang sakit atau demam, engga boleh, apalagi yang terjangkit penyakit lain seperti cacing hati itu dagingnya boleh, tapi hatinya tidak,” tukasnya.

Pada kesempatan itu Aher juga mengatakan dalam menjamin kesehatan masyarakat Jawa Barat melalui kesehatan hewan, keberadaan rumah sakit khusus hewan sangat dibutuhkan hadir di seluruh kabupaten dan kota. Saat ini di Indonesia hanya ada satu-satunya rumah sakit hewan yaitu milik Pemprov Jabar. Kedepannya Pemprov Jabar sendiri akan berupaya membangun rumah sakit hewan merata di semua kabupaten dan kota di Jabar.

“Untuk menjamin kesehatan manusia melaui kesehatan hewan itu sangat perlu rumah sakit hewan tidak hanya di provinsi saja tapi juga di kabupaten kota. Sekarang di Jabar baru ada satu milik kita itupun akan kita perluas dan lebih baik agar lebih banyak menampung hewan. Jadi hewan sehat manusia juga akan sehat, itu maksudnya,” jelas Aher.

Kepala Dinas Peternakan Jabar Dodi Firman Nugraha menambahkan pemeriksaan hewan kurban di seluruh kabupaten dan kota di Jabar sudah dilakukan sejak tanggal 1 September lalu dan akan terus diperiksa hingga menjelang hari H.

“Pemeriksaan hewan kurban di tingkat kokab sudah dilaksanakan sejak H-12 dan akan terus dilaksanakan kemudian sosialisasi dan bimbingan teknis ataupun pelatihan pemotongan hewan kurban juga telah dilaksanakan sejak sebulan yang lalu,” ungkap Dodi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]