Bale Kab Bandung

Ini Perhatian Paslon Bedas di Sektor Pertanian dan UMKM

Cabup Bandung no 3 HM Dadang Supriatna memborong kangkung di sela dialog dengan para petani di Desa Sagaracipta, Kec Ciparay, Kab Bandung, Senin (23/11/20). by Tim Bedas

BOJONGSOANG, Balebandung.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung nomor urut 3 HM Dadang Supriatna- Sahrul Gunawan (Paslon Bedas) mengungkapkan rencana aksinya dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan yang menjadi salah satu program prioritas.

“Untuk meningkatkan ketahanan pangan, kita akan fokus pada revitalisasi irigasi teknis dalam rangka membantu keberlangsungan ekonomi para petani di Kabupaten Bandung,” tandas Dadang Supriatna kepada wartawan di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Sabtu (5/12/20).

Dadang menyebut tercatat lebih dari 32 ribu hektare lahan pertanian padi yang harus dipertahankan sebagai area penghasil pangan untuk kebutuhan hajat hidup orang banyak. Dadang bersama Sahrul sebagai pemimpin muda dan diharapkan membawa perubahan untuk Kabupaten Bandung ini tak akan menyia-nyiakan kesempatan dan peluangnya untuk mengabdi pada sektor pertanian, setelah mendapat dukungan masif dari masyarakat Kabupaten Bandung.

“Sektor pertanian menjadi salah satu perhatian kami. Mengingat Kabupaten Bandung sebagai sentra pertanian pangan pada budidaya padi, selain sayur mayur dan palawija sebagai sumber ekonomi masyarakat,” kata Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna yang diusung PKB, Nasdem, Demokrat dan PKS ini.

Apa yang menjadi rencana aksi pasangan Bedas ini sudah disiapkan sejak awal. Disebutkan Kang DS, di antaranya akan mendorong para petani untuk melakukan pengurusan sertifikat lahan pertanian, peningkatan lahan pertanian agro dan memberikan bantuan subsidi di sektor pertanian antara Rp 50 miliar hingga Rp 100 miliar dalam satu periode jabatan.

“Dengan adanya bantuan subsidi itu tak ada hambatan atau kendala bagi para petani dalam pengadaan pupuk saat memasuki musim tanam. Selain itu akan memberikan subsidi. Apabila terjadi penurunan harga hasil pertanian dari harga standar yang dikuatkan dengan perbup,” kata dia.

“Kita juga akan membangun pasar hasil produksi pertanian dan peternakan berbasis digital, sebagaimana yang diharapkan para petani dalam pengembangan hasil pertanian untuk mendongkrak ekonomi mereka,” lanjutnya.

Tak hanya itu, diutarakan Kang DS, pihaknya akan membangun rumah komoditi di setiap kecamatan, selain memperluas pertanian dan peternakan modern bekerjasama dengan swasta, BUMN dan pemerintah.  Paslon Bedas juga akan mendorong dan memberikan penguatan tanaman unggulan di Kabupaten Bandung.

Sementara itu di bidang UMKM, Paslon Bedas siap memberikan bantuan modal kerja bagi koperasi primer dan UMKM dalam upaya recovery ekonomi pasca pandemi Covid-19.  “Mendorong digitalisasi UMKM dan pertumbuhan start up. Hal penting lainnya meningkatkan pembangunan pasar tematik (konveksi, seni, kuliner dan souvernir lainnya). Termasuk pembangunan fasilitas pengelolaan sampah modern,” tuturnya. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close