Bale Bandung

Damas Cakaba-Balebandung.com Gelar Latihan Kepemimpinan Sunda di Unibba

×

Damas Cakaba-Balebandung.com Gelar Latihan Kepemimpinan Sunda di Unibba

Sebarkan artikel ini
Halalbihalal Damas Kab Bandung di Studio Combo Jl Sukamenak Kec Margahayu Kab Bandung, Jumat (3/4/36).

BALEENDAH, Balebandung.com – Daya Mahasiswa Sunda (Damas) Cabang Kabupaten Bandung menggelar seminar bertema Kepemimpinan Sunda, di Gedung R.A.A Lili Sumantri Universitas Bale Bandung, Selasa (23/1/2024).

Kegiatan yang bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bale Bandung (Unibba) dan media online Balebandung.com ini  menampilkan tiga nara sumber antara lain Seniman/Praktisi Pop Sunda Dewi Azkiya, Ketua KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi, dan Dosen Unibba Asep Yanyan Setiawan. Seminar dipandu oleh Kiki Agung.

Ketiga narasumber memaparkan materi bagaimana kepemimpinan sunda jaman baheula hingga kiwari, serta menyampaikan pesan dan tips untuk ratusan peserta seminar untuk menjadi pemimpin sunda yang baik.

Seperti Dewi Azkiya memaparkan, untuk menjadi seorang pemimpin diperlukan proses dengan melaui segala halangan rintangan.

“Tapi kalau kita panceg kana kayakinan, yakin bisa melalui ringatan itu, maka kita bisa sukses menjadi seorang pemimpin, dengan tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai kesundaan,” tandas Dewi. Nilai kesundaan yang dimaksud Dewi salah satunya adalah semboyan Siliwangi, Silih Asah Asih Asuh.

“Silih wawangi, silih nutupan, silih ajenan. Urang Sunda juga terkenal dengan keramahannya, itulah nilai-nilai kesundaan yang harus dipertahankan oleh pemimpin sunda di tengah era globalisasi ini. Jangan malah nilai-nilai kesundaan itu, kebudayaan sunda itu tergerus oleh arus globalisasi,” kata penyanyi pop sunda ini.

Dewi Azkiya sendiri, sempat terjun ke dunia politik, saat menjadi calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Amanat Nasional (PAN) pada 2019. Dewi mengaku ingin menjadi pemimpin dari oara seniman sunda, untuk memperjuangkan nasib seniman seniwati agar lebih sejahtera.

Senada dengan Dewi, Ketua KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi mengatakan, untuk menjadi seorang pemimpin itu harus dibentuk, dengan melalui proses.

“Menjadi pemimpin itu harus melalui proses dan perlu dibentuk agar memiliki komptensi. Untuk pemimpin sunda, bukan hanya soal kepemimpinannya saja, tapi juga memahami semua nilai-nilai kesundaan,” tandas Rifki.

Sebab menurutnya berbicara kepemimpinan adalah berbicara tentang decision maker atu pengambilan keputusan.

Sebagai Ketua KNPI Kabupaten Bandung, Rifki mengapresiasi kegiatan Damas, yang memiliki sense of belonging yang lebih tinggi terhadap kesundaan.

“Saya berharap Damas terus melakoni nilai-nilai kesundaan dalam kesehariannya, dalam rangka membentuk calon-calon pemimpin sunda. Dari seminar ini juga diharapkan ada output berupa nilai-nilai penting yang perlu dilakukan untuk keberlangsungan kepemimpinan sunda,” ucap Rifki.

Menurutnya, pembentukan kepemimpinan sunda, bisa melalui prose seminar Kepemimpinan Sunda seperti yang digelar oleh Damas. Bisa juga dibentuk melalui unit kegiatan mahasiswa, maupun pelatihan kepemimpinan sunda lainnya.

Sementara Dosen Unibba Asep Yanyan Setiawan mengutip Jacob Sumardjo, bahwa sistem kepemimpinan sunda antara lain tidak bersifat otoriter, tapi demokratis, dengan pembagian kekuasaan trias politica antara lain ada raja, ratu dan resi atau ada eksekutif, legislatif, yudikatif. Kedua, kepemimpinan sunda itu kharismatik yang memiliki jati diri sunda.

Ketua Panitia Latihan Kepemimpinan Sunda Tingkat Sadia, Erick Andang Kurnia menjelaskan, Damas harus berperan dan karya nyara dalam membina kader-kader Sunda agar bisa memiliki generasi yang siap menjadi pemimpin yang membawa harum Ki Sunda, yang bangga, mencintai dan tanggung jawab selaku orang Sunda tidak hanya di tataran lokal atau nasional, tapi juga internasional.

“Damas secara organisasi harus mampu menciiptakan kader-kader yang unggul. Karena itu penting adanya konsep sistem kaderisasi (pembinaan kader) yang komprehensif, jelas arahnya dan terencana dengan baik, seperti dengan mengadakan latihan kepemimpinan sunda ini,” pungkas Erick.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]