Bale Bandung

Telan Rp12 Miliar, Bupati Bandung Resmikan Pembangunan Jembatan Cikeruh

×

Telan Rp12 Miliar, Bupati Bandung Resmikan Pembangunan Jembatan Cikeruh

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan operasional Jembatan CIkeruh Jalan Sapan Desa Tegalluar Kec Bojongsoang Kab Bandung, Sabtu (30/4/24). by bale1

BOJONGSOANG, Balebandung.com – Jembatan Cikeruh di Jalan Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu saksi Bupati Bandung Dadang Supriatna membuat perubahan di wilayah yang dimpimpinnya.

Jembatan CIkeruh ini akhirnya diresmikan Bupati Dadang Supriatna, Sabtu (30/4/2024), setelah direnovasi dengan dilakukan peninggian dan pelebaran badan jembatan.

Jauh sebelumnya saat ia masih menjabat anggota DPRD Kabupaten Bandung dan DPRD Jawa Barat, Dadang Supriatna memang terobsesi, untuk bisa merenovasi jembatan strategis di mana makin tahun makin banyak volume kendaraan yang melintasinya.

Di sisi lain, jembatan ini juga kerap menimbulkan banjir di sekitar wilayah Sapan Tegalluar manakala musim hujan. Penyebabnya adalah luapan Sungai Cikeruh dan sampah yang menyumbat aliran air sungai, akibat tersangkut di kolong Jembatan Cikeruh.

“Saya sebagai warga setempat merasakan langsung kondisi banjir dan sampah menumpuk yang disebabkan luapan Sungai Cikeruh disaat memasuki musim hujan,” kata bupati.

Jadi, selain untuk menekan kemacetan, renovasi Jembatan CIkeruh ini memang jadi salah satu solusi menekan banjir yang selama ini terjadi di Desa Tegalluar. Selain peninggian jembatan, pengerukan atau normalisasi terhadap Sungai CIkeruh pun dilakukan secara bersamaan dengan melibatkan Balai Besar WIlayah Sungai (BBWS) Citarum.

Pembangunan jembatan di atas Sungai Cikeruh itu sepanjang 30 meter, lebar 7 meter dan tinggi sekitar 2,5 meter ini menghabiskan anggaran sekitar Rp 12 miliar dari APBD Kabupaten Bandung.

Seusai diresmikan, kini lalulintas kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih dengan leluasa tampak lebih lancar melintasi jembatan Cikeruh tersebut.

Jembatan Cikeruh itu sebagai akses penghubung antara kawasan Solokanjeruk, Ciparay dan Majalaya dengan kawasan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung yang hendak menuju ke Kota Bandung atau sebaliknya. Selain itu jalur alternatif dari kawasan Bojongsoang dan Kota Bandung menuju kawasan Limbangan Kabupaten Garut dan sekitarnya.

Bupati Bedas mengatakan pembangunan infrastruktur jembatan tersebut untuk meningkatkan kemajuan dan pemerataan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena pembangunan jembatan itu menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya.

“Pembangunan jembatan ini merupakan komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur. Apalagi pembangunan jembatan Cikeruh ini sudah lama didambakan masyarakat,” kata Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, yang juga warga setempat.

Ia menyebutkan pembangunan jembatan itu secara teknis sudah dilakukan pengujian dan berharap bisa memperlancar akses kendaraan. Karena sebelum ada perbaikan atau pembangunan kembali Jembatan Sungai Cikeruh ini, tidak bisa digunakan laju dua kendaraan dari arah yang berlawanan.

“Jadi satu kendaraan harus menunggu, baru bisa melintasi jembatan. Apalagi musim Lebaran, jalan Sapan ini sebagai jalur alternatif menuju Limbangan Garut,” ungkap Kang DS.

Dadang berharap dengan adanya peresmian pembangunan jembatan Sungai Cikeruh ini, aliran air Sungai Cikeruh lancar dan tidak terjadi endapan sampah.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna menceritakan riwayat awal mula perencanaan hingga terealisasinya pembangunan jembatan Sungai Cikeruh.

“Pada tahun 2016, sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung waktu itu, saya mendorong jembatan Sungai Cikeruh harus ada rehabilitasi. Begitu anggaran masuk per Januari 2017, Jalan Sapan itu bergeser jadi jalan provinsi. Begitu beralih ke jalan provinsi, akhirnya anggaran tidak diserap karena masuk jalan provinsi,” tutur Kang DS.

Kemudian pada tahun 2019, kala itu Kang DS menjabat anggota DPRD Jabar, kembali dirinya mendorong untuk dianggarkan kembali pada 2020. Namun karena kondisi pandeni Covid-19, akhirnya anggaran untuk pembangunan jembatan terkena refocusing.

“Mulai hari ini saya mengusulkan ke provinsi, jalan ini kewenangannya minta dikembalikan lagi jadi jalan kabupaten. Jadi mulai hari ini tanggungjawab perbaikan jalan dari Sapan ke Solokanjeruk jadi kewenangan pemerintah Kabupaten Bandung,” tuturnya.

Bupati pun akan menganggarkan untuk perbaikan Jalan Sapan-Solokanjeruk itu, dengan diawali peninggian pembangunan jalan tersebut setinggi 20 cm dan pengecoran. “Dengan harapan tidak lagi terjadi banjir di jalanan kawasan Sapan,” kata dia.

Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menambahkan, pembangunan jembatan Sungai Cikeruh sebagai wujud kepedulian Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam penanggulangan banjir di kawasan Sapan Desa Tegalluar.

“Karena Provinsi Jabar tidak kunjung mengeluarkan anggaran, sehingga Bupati berinisiatif untuk mengeluarkan anggaran sekitar Rp 12 miliar dari APBD Kabupaten Bandung untuk pembangunan jembatan Cikeruh tersebut,” ungkap Zeis.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]