Bale Bandung

Dengan Sidata Genting, Pegiat Genre Dini Zakiyah Raih Penghargaan DKK di Harganas 2024

×

Dengan Sidata Genting, Pegiat Genre Dini Zakiyah Raih Penghargaan DKK di Harganas 2024

Sebarkan artikel ini
Ketua Forum Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Bandung Dini Zakiyah Zaen Nursyifa menerima penghargaan DKK.

SEMARANG, Balebandung.com – Ketua Forum Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Bandung Dini Zakiyah Zaen Nursyifa didapuk menjadi penerima penghargaan Dharma Karya Kencana (DKK), pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Kota Semarang, Jumat (28/6/2024).

Selain Dini, di event yang sama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bandung Emma Desty Permanawati, meraih penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK).

Duo Srikandi Kabupaten Bandung ini dianggap menunjukkan dedikasi luar biasa terhadap program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di Kabupaten Bandung.

Penghargaan MKK diserahkan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Woro Srihastuti. Adapun penghargaan DKK diserahkan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Budiono Subambang.

Dini sebagai penerima DKK adalah seorang Pegiat Genre yang dianggap layak menerima penghargaan atas inisiatifnya dalam menggerakkan remaja dalam upaya pencegahan stunting.

Konkretnya, Dini memelopori lahirnya inovasi pendataan remaja dalam mencegah stunting melalui Sistem Informasi Data Genre Cegah Stunting alias “Sidata Genting”. Melalui sistem ini Forum Genre lebih mudah untuk mendapatkan data secara akurat by name by address seluruh remaja yang sudah terpapar edukasi gizi dan anemia.

Buktinya, pada penghujung 2023 lalu Sidata Genting mencatat ada 431.311 jiwa remaja yang sudah terpapar edukasi gizi dan pencegahan anemia. Angka ini menunjukkan capaian 100,66 persen. Capaian luar biasa yang lahir dari kreativitas remaja dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia.

“Terima kasih kepada semua yang sudah support, sehingga Dini bisa sampai pada titik ini. Semoga penghargaan DKK menjadi motivasi, khususnya bagi Dini pribadi dan umumnya untuk semua remaja, untuk tetap konsisten bergerak dalam program Genre. Khususnya dalam program aku itu pencegahan stunting dari hulu atau sejak dini,” ungkap Dini.

Dini menjelaskan, Sidata Genting sudah hadir di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Saat ini sudah lahir 327 fasilitator di setiap kabupaten dan kota yang bertugas menjadi relawan pengelolaan Sidata Genting. Dia berharap peran aktif remaja mampu menjadi akselerator dalam mewujudkan Jawa Barat Zero New Stunting.

Sementara terpilihnya Emma Dety Permanawati tidak lepas dari peran sentralnya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung dalam upaya menyukseskan program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.

Istri Bupati Bandung Dadang Supriatna ini juga dinilai konsisten dalam menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam program Bangga Kencana jauh sebelum dia ditetapkan sebagai Ketua PKK Kabupaten Bandung.

Dari dokumen pengusulan penghargaan MKK yang dikirimkan kepada tim penilai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Emma sudah terlibat dalam kegiatan PKK sejak 1998 silam.

Kala itu, Emma menjadi pegiat utama PKK di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Sekitar 10 tahun kemudian, pada 2008-2011, aktivis perempuan ini didaulat menjadi Ketua Forum Pos KB Kabupaten Bandung.

Kiprahnya makin nyata saat sang suami ditetapkan sebagai Bupati Bandung pada 2021 yang kemudian menjadikannya otomatis menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung hingga kini.

Emma mengaku bangga bisa terpilih menjadi salah satu penerima MKK. Baginya, penghargaan MKK menjadi semacam konfirmasi sekaligus pengakuan atas kerja keras yang dilakukannya dalam mendukung program Bangga Kencana selama bertahun-tahun.

“Selama lebih kurang tiga tahun sejak pelantikan pada 2021, saya sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Bandung telah berupaya secara optimal untuk memberikan pemikiran bagi keberhasilan pelaksanaan program Bangga Kencana. Bagi saya, Bangga Kencana berperan sangat besar dalam peningkatan SDM maupun pembangunan di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

“Alhamdulillah. Ini merupakan kebanggaan tersendiri buat saya pribadi dan tentunya buat keluarga besar DP2KBP3A Kabupaten Bandung dan keluarga besar BKKBN Provinsi Jawa Barat. Pernghargaan yang diraih berkat dorongan dan juga motivasi semua stake holders terkait, termasuk dukungan dari TP PKK di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Semoga dengan penghargaan ini kami bisa lebih berdidikasi kepada masyarakat di Kabupaten Bandung, khususnya dan Provinsi Jawa Barat pada umumnya,” imbuh Emma.

Dengan diraihnya penghargaan MMK, sambung Emma, pihaknya berkomitmen akan lebih mengoptimalkan upaya dalam penanganan permasalahan stunting, pernikahan dini, sampai ke kasus kekerasan kepada anak ataupun perempuan. Terlebih stunting menjadi pemasalahan luar biasa, termasuk di Kabupaten Bandung yang angka prevalensinya masih cukup tinggi.

“Ini menjadi PR terberat juga bagi kami. Pemkab Bandung menargetkan penurunan prevalensi stunting menjadi 19 persen pada 2024 ini. Mudah-mudahan dengan penghargaan ini Kabupaten Bandung bisa lebih termotivasi untuk mengejar target 19 persen penurunan stunting dan insyaallah kami optimis bisa tercapai,” tandas Emma.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]