Bale Bandung

Atasi Dampak Abrasi, 100 Karyawan Bio Farma Tanam 3.500 Mangrove

×

Atasi Dampak Abrasi, 100 Karyawan Bio Farma Tanam 3.500 Mangrove

Sebarkan artikel ini
Karyawan Bio Farma dalam kegiatan penanaman Mangrove di Kab. Subang (13/11)

SUBANG, Balebandung.com – Bio Farma bersama dengan Komunitas Pecinta Alam Yayasan Wanadri, Kelompok Masyarakat Pesisir dan Karyawan Bio Farma, melakukan kegiatan Employee Engagement berupa penanaman pohon mangrove sebagai rangkaian memperingati Hari Penanaman Pohon di Indonesia.

Kegiatan ini digelar di wilayah Pantai Pondok Bali, Kab Subang, Jawa Barat pada akhir pekan lalu, dengan melibatkan 100 orang karyawan Bio Farma.

Pada kegiatan ini, Bio Farma melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan menyediakan bibit mangrove sebanyak 3.500 batang pohon yang terdiri dari jenis Rhizopora mucronata atau bakau kurap.

Dalam kesempatan tersebut, VP TJSL, EHS, Aset, dan Umum Bio Farma, Tjut Vina Irviyanti, menyampaikan komitmen Bio Farma untuk memperhatikan lingkungan pesisir demi menjaga keberlanjutan masyarakat disana.

“Bio Farma berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan melalui berbagai inisiatif hijau dan program konservasi, termasuk pelestarian ekosistem pesisir dengan menanam mangrove,” tandas Tjut Vina dalam keterangan resminya, Selasa (19/11/2024).

Ia menjelaskan, Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah abrasi, menyerap karbon, dan menyediakan habitat bagi berbagai spesies.

“Jadi, program ini sejalan dengan misi keberlanjutan Bio Farma dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim serta konservasi biodiversitas,” tandas Tjut Vina.

Sekretaris Camat Legonkulon Kaupaten Subang, Agus Sunjaya menyampaikan apresiasi terhadap program-program Bio Farma yang telah diimplementasikan di Desa Mayangan.

“Kami haturkan terima kasih kepada Bio Farma atas inisiatif-inisiatif lingkungan yang baik untuk kemajuan wilayah kami,” ucap Sekcam Agus Sunjaya.

Pihaknya berharap program ini dapat memberikan dampak yang baik untuk warga dan lingkungan tempat tinggal warga.

“Ke depannya juga kami harap Bio Farma dapat senantiasa hadir dalam pembangunan berkelanjutan di wilayah kami,” imbuh Agus.

Selain menyediakan bibit pohon mangrove, Bio Farma juga memperhatikan aspek lain seperti pembangunan infrastruktur jembatan, proses penyulingan air mesin desalinasi dan bantuan pengolahan sampah plastik.

Berdasarkan data Dinas Kehutanan Jawa Barat tahun 2017 tercatat, luasan Hutan Mangrove yang ada di Kabupaten Subang sebesar 7.345 ha. Namun perkembangan rehabilitasi hutan mangrove rakyat sepanjang tahun 2013-2017 hanya sebesar 2,5 ha (Dishut Jabar, 2018).

Untuk menanggulangi isu tersebut, hutan mangrove berperan sebagai green belt karena hutan mangrove melindungi garis pantai dari abrasi air laut. Selain itu hutan mangrove dapat menahan gelombang air laut. Bahkan hutan mangrove yang tumbuh kokoh dapat melindungi pesisir pantai dari terjangan angin, badai dan tsunami.

Tidak hanya dari segi lingkungan, secara sosial ekonomi hutan mangrove berperan sebagai sumber mata pencaharian (tambak, garam, perkebunan), produksi hasil hutan (arang, kayu, makanan, dan obat), bahan bangunan dan kerajinan, serta memiliki potensi untuk tempat wisata.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]