Bale Bandung

FKUB Deteksi Dini Penyimpangan Keagamaan

×

FKUB Deteksi Dini Penyimpangan Keagamaan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M Naser berfoto bareng usai pelantikan pengurus FKUB masa bhakti 2016-2021, yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Bale Winaya Soreang, Rabu (5/10). by Dadang Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang M Naser berfoto bareng usai pelantikan pengurus FKUB masa bhakti 2016-2021, yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Bale Winaya Soreang, Rabu (5/10). by Dadang Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) merupakan forum yang dibentuk masyarakat dan difasilitasi pemerintah dalam rangka membangun, memelihara dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan sesama umat beragama. Lebih intinya lagi FKUB bisa berfungsi sebagai pendeteksi dini penyimpangan agama.

Menyikapi permasalahan negatif penyimpangan agama di Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur, Bupati Bandung H. Dadang M Naser harapkan kehadiran FKUB mampu deteksi dini penyimpangan agama di Kabupaten Bandung.

“Saya harap FKUB bisa mendeteksi dini masalah penyimpangan agama yang saat ini terjadi di tempat lain, jangan sampai terjadi di Kabupaten Bandung. Mari kita jaga stabilitas marwah dengan mengacu pada piagam Madinah Nabi Muhammad SAW,” ucap bupati saat pelantikan pengurus FKUB masa bhakti 2016-2021, yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Bale Winaya Soreang, Rabu (5/10/16).

Dadang menjelaskan Piagam Madinah sendiri dapat dimaknai sebagai simbol saat Rasul mempersatukan antara golongan Yahudi dan Bani Qoinuqo, Bani Nadhir dan Bani Quraidah. Dokumen tersebut menetapkan sejumlah hak-hak dan kewajiban-kewajiban bagi kaum muslim, kaum yahudi, dan komunitas-komunitas pagan Madinah, sehingga membuat mereka menjadi suatu kesatuan komunitas.

Lebih lanjut Dadang berharap FKUB juga harus menumbuhkan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya masing-masing dan kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

“Untuk ke depan, FKUB harus melakukan koordinasi dan komunikasi serta pembinaan masalah keagamaan antara umat beragama dengan pemerintah dalam rangka pemberdayaan umat beragama,” ucapnya.

Bupati pun berpesan agar kerukunan umat beragama di Kabupaten Bandung harus terwujud aman, nyaman dan tenteram. “Jaga kerukunan umat internal agama seperti Islam dengan NU, Muhammadiyah, Persatuan Islam, antar agama yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghuchu juga kerukunan beragama dengan pemerintah. Jadikan konsep trilogy yang diterapkan di masyarakat Kabupaten Bandung,” serunya.

Sementara menurut Ketua FKUB Kabupaten Bandung H. Erry Ridwan Latief,M.Ag program FKUB saat ini akan mengacu pada Peraturan Bersama (PB) 2 Menteri yakni Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadat.

“Program yang Kami laksanakan tetap mengacu pada PB 2 Menteri, melakukan seminar, sosialisasikan tata aturan dan pembinaan keagamaan dan pendirian rumah ibadah di lingkup masyarakat,” urai Erry.

Ia juga berharap agar di kepemimpinannya yang baru, FKUB dapat memberikan kontribusi, verifikasi dan penjernihan bagi semua permasalahan kerukunan keagamaan yang terjadi selama ini.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]