Bale Bandung

Animo Masyarakat ke Posyandu Masih Minim

×

Animo Masyarakat ke Posyandu Masih Minim

Sebarkan artikel ini
Kurnia Agustina memberikan piala kepada kader PKK berprestasi saat Rakor Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK-KB Kesehatan di Gedung Dewi Sartika Soreang, Rabu (5/10). by Ago Humas Pemkab Bandung
Ketua TP PKK Kab Bandung Ny Kurnia Agustina memberikan piala kepada kader PKK berprestasi saat Rakor Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK-KB Kesehatan di Gedung Dewi Sartika Soreang, Rabu (5/10). by Ago Humas Pemkab Bandung

KERTASARI – Atensi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung, Hj.Kurnia Agustina Dadang M.Naser terhadap peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Bandung sangat tinggi.

Menurut Kurnia Agustina, peningkatan kualitas kesehatan tersebut dapat terwujud salah satunya melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Kurnia berharap Posyandu dapat konsen terhadap perkembangan anak bangsa, khususnya anak-anak Kabupaten Bandung.

Kurnia mengatakan dari giat Posyandu, masyarakat akan mendapatkan berbagai informasi tentang kesehatan. Bagi seorang ibu, kata Kurnia, sang ibu akan mendapatkan informasi kesehatan tentang bagaimana cara memperhatikan diri dan buah hatinya.

“Mulai dari mengandung janin anaknya, proses melahirkan, kesehatan di masa balita, anak-anak hingga mereka menjelang remaja,” sebut Nia di sela Penerimaan Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Jabar, di Gedung Posyandu Lestari 16 di Desa Tarumanagara. Kec Kertasari, Selasa (11/10/2016).

Nia menungkapkan jika sang ibu faham akan keberadaan dan pentingnya Posyandu sebagai media informasi tentang pelayanan dasar tentang kesehatan, “Sedikitnya dapat meminimalisir angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir, bahkan jika bisa dapat dihilangkan,” terangnya.

Dalam pandangan Nia, animo masyarakat pada keberadaan Posyandu masih kurang. Padahal dalam Posyandu ini menurutnya tidak hanya masalah kesehatan saja, namun lebih kepada pemberdayaan dalam hal lainnya pula seperti pendidikan dan ekonomi.

“Untuk menarik minat perhatian masyarakat, maka kami menggandeng pihak lain. Contohnya Program Save The Children dari Selaras. Salah satu tujuan program ini adalah untuk menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI). Dalam program ini, ibu hamil akan memperoleh pelatihan-pelatihan tentang bagaimana menjaga kesehatan selama dirinya hamil,” ungkapnya.

Selain tanggung jawabnya sekarang sebagai Penggerak PKK, imbuh istri Bupati Bandung ini, rasa keibuannya pun turut memotivasi dirinya untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak ini dengan cara bersinergi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait melakukan pembinaan para kader.

“Termasuk melakukan pembinaan kepada Posyandu yang berada di wilayah pinggiran dan jauh dari aktivitas ibukota Pemkab Bandung di Soreang. Seperti di Kecamatan Kertasari ini. Semoga upaya yang kita lakukan ini akan menumbuhkan semangat dan motivasi kader di wilayah pinggiran kota ini terpacu lebih tinggi,” ucapnya.

Ketua Tim Penilai Lomba Posyandu Provinsi Jabar, Edi Junaedi sangat mengapresiasi upaya Pemkab Bandung dalam membina Posyandu. Dikatakan Edi, terpilihnya Posyandu Lestari 16 mewakili Kabupaten Bandung di tingkat Jabar, merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada warganya.

“Lokasi Posyandu ini kan berada wilayah pinggiran kota. Para kader akan merasa sangat terhargai dan terpacu semangatnya untuk berdidikasi lebih tinggi lagi kepada pengabdiannya. Lomba hanya sebagai media untuk memotivasi dan penyemangat saja. Yang penting, kepedulian dan kesungguhan para kader untuk berbuat kebaikan pada lingkungan sekitarnya, itu yang menjadi sangat berharga, “ tandas Edi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]