Bale Bandung

Yadi Srimulyadi Soroti Soal Alih Profesi Petani Muda

×

Yadi Srimulyadi Soroti Soal Alih Profesi Petani Muda

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPR RI Yadi Srimulyadi (tengah) saat menghadiri kampanye akbar Paslon Walikota/Wakil Walikota Cimahi Ajay-Ngatiyana di Lapang Sakuriang, Cimahi, Minggu (29/1). by iwa/bbcom
Anggota Komisi IV DPR RI Yadi Srimulyadi (tengah) saat menghadiri kampanye akbar Paslon Walikota/Wakil Walikota Cimahi Ajay-Ngatiyana di Lapang Sakuriang, Cimahi, Minggu (29/1). by iwa/bbcom

BANDUNG – Anggota Komisi IV DPR RI Yadi Srimulyadi menyoroti masalah alih profesi yang dilakukan oleh kalangan masyarakat petani di dapilnya, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurut Yadi, saat ini banyak petani yang beralih profesi menjadi tenaga buruh pabrik dan lain sebagainya. Legislator dari Dapil Jabar II Kab Bandung-Kab Bandung Barat ini menilai hal itu terjadi karena mereka merasa tidak bangga menjadi petani, profesi petani dianggap tidak ekonomis untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Pemerintah harus mampu memberikan motivasi kepada para pemuda, agar mereka tetap merasa bangga menjadi petani. Motivasi itu dapat berupa pemberian bantuan hewan ternak seperti sapi, kambing, atau ikan, karena karakter petani di sana, kalau pagi sampai siang hari mereka bertani, dan sorenya bisa untuk mengurus ternak. Hal itu sangat dimungkinkan karena pakannya juga tersedia banyak,” papar Yadi kepada Balebandung.com, Senin (30/1/17).

Yadi mengaku sudah pernah menyampaikan kepada Menteri Pertanian, agar memberi bantuan yang serius. Sebab para petani di dapilnya itu kebanyakan hanya petani penggarap, yang notabene hanya bisa untuk makan saja.

“Kalau ada bantuan hewan ternak atau ikan dari Kementerian Pertanian, maka hal itu sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Dan tentu saja hal itu akan menekan masalah alih profesi petani,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini.

Sebelumnya diberitakan, guna menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Bandung, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Mentan) membentuk Gerakan Pemuda Tani (Gempita). Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH.,M.Ip menyambut baik hal tersebut untuk mengembangkan sekaligus membentuk komunitas kreativitas kaum muda di bidang pertanian.

“Saya mendukung penuh Program Gempita ini, karena selain untuk mengembangkan kreativitas pertanian oleh kaum muda, Gempita ini bisa membawa angin segar bagi meningkatnya swasembada pangan di Kabupaten Bandung,” ungkap Dadang saat kegiatan panen dan percepatan tanam,di kawasan pertanian Desa Sekarwangi Kecamatan Soreang, Sabtu (21/1/17).

Menurutnya petani adalah pahlawan pangan. Melalui Gempita ia berharap akan ada regenerasi bidang pertanian juga usaha tani, termasuk pengembagan teknologi dan terapan ilmu lainnya. Sehingga pertanian untuk Gempita bisa benar-benar diaplikasikan, bukan sekadar teori.

“Kaum muda melalui Gempita harus bisa memaksimalkan kemampuannya. Gabungkan antara teknologi pertanian baik mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan hingga masa panen. Lakukan regenerasi, koordinasi, kalau perlu penelitian untuk menghasilkan pengetahuan-pengetahuan baru seputar pertanian, ”ucap Dadang.

Gempita Kembangkan Kreativitas Tani Kaum Muda

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]