Bale Bandung

SLRT Kab Bandung Sigap Tangani Masalah Warga

×

SLRT Kab Bandung Sigap Tangani Masalah Warga

Sebarkan artikel ini
Tim SLRT Penanganan Kemiskinan Sabilulungan mendatangi Utay Suparman, warga Gang H. Syukur RT.01/ RW 05, Desa Sayati Kec Margahayu Kab Bandung, yang membutuhkan Kartu Indonesia Sehat, Kamis (2/3/17). by Humas Pemkab Bandung
Tim SLRT Penanganan Kemiskinan Sabilulungan melakukan home visit ke Utay Suparman, warga Gang H. Syukur RT.01/ RW 05, Desa Sayati Kec Margahayu Kab Bandung, yang membutuhkan Kartu Indonesia Sehat, Kamis (2/3/17). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Menyikapi pemberitaan Utay Suparman, warga Gang H. Syukur RT.01/ RW 05, Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, yang membutuhkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk berobat, saat ini tengah ditangani Tim dari Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Penanganan Kemiskinan Sabilulungan di bawah koordinasi Dinas Sosial.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Kemiskinan Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Nia Nindhiawati menuturkan, dalam melakukan tugasnya, SLRT yang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), langsung merespon cepat dalam penanganan masalah dan penyakit yang diderita Utay.

“Begitu ada informasi ini, kami segera melakukan koordinasi dengan beberapa pihak, khususnya dengan Dinas Kesehatan sebagai salah satu dari penggerak SLRT. Tim fasilitastor SLRT, dibantu oleh puskesmas di bawah koordinasi Dinkes melakukan home visit ke kediaman Utay hari ini. Dari hasil assesment, maka akan merujuk penanganan medis Utay serta pengurusan KIS,” jelas Nia yang juga sebagai Manager SLRT Kabupaten Bandung ini.

Nia berharap, SLRT ini dapat membantu mendekatkan akses pelayanan bagi masyarakat miskin dan meningkatkan peran potensi serta sumber kesejahteraan sosial (Kesos), seperti yang terjadi pada keluarga Utay.

Dari hasil pengamatan di lapangan, Nia menganalisis kondisi keluarga Utay yang masuk dalam kategori tidak mampu. Akan tetapi, dalam kasus ini menurutnya keluarga juga yang seharusnya menyampaikan hal ini kepada pengurus di kantor desa ataupun kecamatan.

Bupati Bandung H. Dadang M.Naser menuturkan mengenai update dinamika kemiskinan, itu up and down, kemiskinan bisa ter-upgrade, bisa juga ter-downgrade dan sudah seharusnya bisa ditangani dengan sigap, salah satunya melalui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di tingkat desa dan terintgrasi dengan SLRT.

“Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) bukan hanya untuk data Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), tapi juga untuk keluarga-keluarga yang belum ada listrik. Mereka bisa menyampaikan melalui SLRT di tingkat kabupaten,” terang bupati.

Sesungguhnya, kata Dadang, dalam pemberantasan kemiskinan Pemkab Bandung melalui PKH telah menanggulangi kemiskinan. Pelaksanaan PKH ini, kata dia, sudah berjalan selama 10 tahun anggaran, yakni dimulai pada 2007. Sampai saat ini sasaran lokasi PKH adalah se Kabupaten Bandung, dengan jumlah keluarga penerima manfaat sebanyak 72.667 keluarga.

“Jumlah tersebut sudah termasuk penambahan dari program saturnasi pada tahun 2016, yakni sebanyak 36.667 keluarga penerima manfaat PKH,” imbuhnya.

Sementara dari hasil koordinasi dengan pihak Dinkes, untuk penangan kesehatan Utay, pada hari Jumat (3/3), akan dilakukan pemeriksaan kesehatan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang. Sementara Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sedang diproses sebagai rujukan penerbitan KIS bagi Utay.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com — Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong percepatan normalisasi Irigasi Cigugur di Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, sebagai bagian dari upaya mengurangi potensi banjir memasuki musim hujan. Namun, pelaksanaannya untuk sementara digerakkan melalui kolaborasi pemerintah, pengusaha, masyarakat, akademisi dan media dalam skema pentahelix. Bupati Bandung Dadang Supriatna memantau langsung pelaksanaan program tersebut di Desa Ciheulang, Jumat […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]