Bale Bandung

Bupati Bandung Geram Soal Program Perhutanan Sosial

×

Bupati Bandung Geram Soal Program Perhutanan Sosial

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Bupati Bandung Dadang Naser ikutan latah dengan fenomena 'Om Telolet Om', saat kegiatan menanam pohon di Kec Kertasari, Kab Bandung, Rabu (28/12). by Akos Humas Pemkab Bandung.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Bupati Bandung Dadang Naser ikutan latah dengan fenomena ‘Om Telolet Om’, saat kegiatan menanam pohon di Kec Kertasari, Kab Bandung, Rabu (28/12). by Akos Humas Pemkab Bandung.

SOREANG – Bupati Bandung Dadang Naser tampak geram saat ditanya soal Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Nomor P.39 /MenLHK/setjend/Kum. 1/6/2017 tentang Perhutanan Sosial di Wilayah Kerja Perum Perhutani.

Sebab menurut bupati program Perhutanan Sosial tersebut tidak ada kordinasi ke Pemkab Bandung. Padahal di Kabupaten Bandung sendiri ada 1.888 hektar lahan di Gunung Rakutak tepatnya di Kecamatan Ibun dan Pacet yang akan digarap menjadi permodelan Perhutanan Sosial.

“Memang sedang dikomunikasikan. Saya sendiri mempertanyakan soal program itu, konsepnya seperti apa? Karena di situ ada disebut soal retribusi lahan, seperti apa itu konsepnya? Lahan yang mana yang kena retribusi itu? Apa kontribusinya kepada masyarakat sekitar? ” kata Dadang kepada Balebandung.com di Soreang, Jumat (4/8/17).

Jangan sampai, imbuh bupati, konsep program Perhutanan Sosial itu bertabrakan dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Perhutani. “Kemudian soal lahan yang dibagi area tanamannya, saya takutnya ada lahan yang dijadikan lahan pertanian sayur mayur nantinya. Ini yang berat buat kita, karena itu membahayakan lingkungan kawasan hulu,” tandas Dadang.

Bupati mengaku hingga kini dirinya belum menerima konsep Perhutanan Sosial dari Kementerian LH itu. “Intinya kita tidak dilibatkan, tidak ada kordinasi ke pemkab. Pemkab tidak dilibatkan misalnya dalam hal pengawasannya bagaimana? Masyarakat sekitar juga harus dilibatkan,” tegasnya.

Bahkan Dadang mengakui program tersebut dikhawatirkan kedepannya hanya sekadar bag-bagi lahan atau jual beli lahan. “Sebab banyak warga dari luar Bandung yang malah banyak terlibat di program itu nantinya!” kata Dadang bernada kesal .

Makanya, kata dia, program itu harus ditinjau kembali, dikomunikasikan lagi dengan masyarakat lokal dan Pemkab Bandung, karena masih banyak yang harus dipertanyakan.

“Makanya sebelum di-launching yang di Kabupaten Bandung, Pak Presiden Jokowi harus dengar apa yang terjadi di bawah. Saya yakin Pak Jokowi pasti sudah dengar, intelijennya kan jalan. Pasti beliau sudah dengar, tapi jangan sampai laporan intelijennya ABS (Asal Bapak Senang) saja! ” selorohnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

balebandung.com – Pilihan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang terus bekerja, meski diserang berbagai fitnah, memberi pesan kuat tentang sosok pemimpin daerah yang tulus, sabar dan tegar yang dibutuhkan rakyat. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, kepada pers di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Ia menanggapi pertanyaan wartawan soal gencarnya serangan beraroma […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]