Bale Bandung

Sekda Minta Pertahankan Sertifikat Adipura

×

Sekda Minta Pertahankan Sertifikat Adipura

Sebarkan artikel ini
Kepala DLH Kab Bandung Asep Kusumah saat Rakor Pelaksanaan Program Adipura Kota Soreang Tahun 2017-2018 di Gedung Korpri Soreang, Selasa (10/10/17). by Humas Pemkab Bdg
Kepala DLH Kab Bandung Asep Kusumah saat Rakor Pelaksanaan Program Adipura Kota Soreang Tahun 2017-2018 di Gedung Korpri Soreang, Selasa (10/10/17). by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Berdasar penilaian Adipura untuk Kota Soreang periode 2016-2017, Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan Sertifikat Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Sertifikat yang diserahkan di Gedung KLHK Jakarta pada 2 Agustus lalu dicapai Kota Soreang berkat raihan nilai 74,79 dalam kategori Kota Sedang. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Adipura Kota Soreang Tahun 2017-2018 di Gedung Korpri Soreang, Selasa (10/10/17).

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Ir. H. Sofian Nataprawira dalam sambutannya mengatakan raihan prestasi dalam Program Adipura periode sebelumnya diharapkan bisa ditingkatkan, paling tidak dipertahankan jangan sampai nilai yang sudah baik malah menurun.

“Saya minta seluruh komponen masyarakat, baik dari perangkat daerah terkait, camat, kepala desa, kader-kader pengelola sampah, para penggiat lingkungan bisa bekerjasama bahu membahu, bergotong royong, sabilulungan untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan bersih,” ucap Sekda.

Sekda minta titik-titik pantau Adipura yang masih kurang baik terus diperbaiki terlebih saat penilaian pertama (P1) yang akan dilaksanakan pada Oktober ini.

“Titik pantau yang penilaiannya masih kurang pada periode sebelumnya seperti pasar, terminal, alun-alun dan pertokoan, meski titik-titik yang lain nilainya sudah baik, namun pada saat penilaian ke depan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi,” himbau Sofian.

Sebenarnya untuk menjaga kebersihan lingkungan tidak perlu payung hukum yang berlebihan, tapi bagaimanapun program Adipura ini adalah sebuah usaha untuk menarik perhatian masyarakat untuk lebih tertib dan lebih bersih lagi.

“Jangan sampai seolah-olah pemerintah daerah memforsir masyarakat dan masyarakat merasa terpaksa untuk suatu hal yang tidak biasa. Menjaga kebersihan lingkungan ini adalah hal yang biasa karena merupakan kewajiban sebagai umat manusia dan umat beragama,” imbuhnya.

Sofian berharap agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung segera menggagas program penghargaan untuk desa-desa. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan semangat kepada para kader penggiat lingkungan.

“Kita semua ingin mempersembahkan sebuah prestasi, oleh karenanya penghargaan di desa-desa merupakan sebuah kewajaran untuk memberikan semangat pada para pegiat lingkungan di desa-desa untuk terus menginspirasi masyarakat dalam menjaga lingkungan,” pungkas Sofian.

Kepala DLH Kabupaten Bandung Asep Kusumah mengatakan Sertifikat Adipura yang telah diraih tentunya merupakan pencapaian yang cukup membanggakan. “Walaupun belum berupa tropi, namun sudah menunjukkan adanya peningkatan kinerja dan upaya perbaikan khususnya penanganan sampah dan lingkungan,” kata Asep.

Acara rapat koordinasi ini, kata Asep, pada intinya untuk berbagi informasi terkait capaian nilai tahun lalu dan apa yang perlu diperbaiki serta rencana aksi yang harus dilakukan berbagai pihak yang terlibat.

“Di sini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, namun juga ada masyarakat, ada bank sampah, ada warga di pemukiman, ada pertokoan, pasar, terminal, sekolah, puskesmas, dengan kata lain penilaian Adipura ini melibatkan multi stake holder,” urai Asep.

Kabupaten Bandung terakhir kali menerima Sertifikat Adipura pada penilaian Adipura dari provinsi pada tahun 2005. Baru Tahun 2017 ini menerimanya kembali dan ini merupakan wujud progres yang dibangun oleh seluruh komponen masyarakat.

“Harapan kami, semua pihak menjaga prestasi ini, jangan sampai yang sudah baik turun lagi, tapi justru yang masih jelek terus kita dorong,” ucapnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]