Bale Bandung

Inseminasi Buatan Upaya Tekan Impor Sapi

×

Inseminasi Buatan Upaya Tekan Impor Sapi

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M Naser, S.H., S.Ip., M.Ip.didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Dr. Hj. Dewi Sartika dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung H. A. Tisna Umaran, MP, saat Panen Pedet (anak sapi) Hasil Inseminasi Buatan di Lapang Perkebunan Teh Tanara Desa Banjarsari Pangalengan, Rabu (27/12/17). by Humas Pemkab Bdg
Bupati Bandung H. Dadang M Naser, S.H., S.Ip., M.Ip.didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Dr. Hj. Dewi Sartika dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung H. A. Tisna Umaran, MP, saat Panen Pedet (anak sapi) Hasil Inseminasi Buatan di Lapang Perkebunan Teh Tanara Desa Banjarsari Pangalengan, Rabu (27/12/17). by Humas Pemkab Bdg

PANGALENGAN – Tingginya ketergantungan masyarakat Jawa Barat terhadap impor pangan khususnya daging sapi yang mencapai angka 80%, mendorong Pemkab Bandung melakukan berbagai upaya untuk menekan angka tersebut. Salah satunya dengan melakukan inseminasi buatan (IB) pada sejumlah ternak yang ada di Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung H. Dadang M Naser, S.H., S.Ip., M.Ip. menyebut proses inseminasi buatan yang dilakukan pada bulan April lalu telah berhasil.

“Target ternak yang menjadi akseptor inseminasi buatan Kabupaten Bandung sebanyak 24.458 ekor. Sampai tanggal 26 Desember telah dilakukan inseminasi buatan sebanyak 23.159 ekor dengan kebuntingan 15.816 ekor dan kelahiran 6.899 ekor, ini akan menekan angka impor daging sapi,” papar bupati saat Panen Pedet (anak sapi) Hasil Inseminasi Buatan di Lapang Perkebunan Teh Tanara Desa Banjarsari Pangalengan, Rabu (27/12/17).

Dengan demikian, terang Dadang, pencapaian target akseptor dan perlakuan IB adalah sebesar 94,7%, sementara target kebuntingan sebesar 70% dari jumlah akseptor tercapai sebesar 92,3%.

Bupati menghimbau agar pemerintah pusat dan daerah turun tangan mengatasi ketergantungan terhadap impor sapi. “Diperlukan keseriusan kita bersama untuk mendorong para petani kita agar lebih profesional lagi dalam bertani dan berternak. Salah satunya dengan mengirim para petani dan peternak pelatihan seperti ke Australia. Selain itu diberikan penghargaan kepada peternak yang concern dan fokus memperkuat bidang pembangunan pangan dan peternakan” tandasnya.

Ia pun menghimbau para peternak agar tidak menjual ternaknya keluar wilayah Kabupaten Bandung. “Masih banyaknya peternak yang menjual hasil ternaknya yang dilatarbelakangi oleh kebutuhan ekonomi. Karena itu harus segera dibuat aturan tentang larangan menjual ternak keluar Kabupaten Bandung. Adapun untuk himpitan ekonomi peternak bisa menggadaikan sertifikasi sapinya ke bank untuk meminjam uang,” sarannya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Dr. Hj. Dewi Sartika, M.Si. berterimakasih serta memberi apresiasi kepada Pemkab Bandung. “Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat berterimakasih dan memberi apresiasi kepada Pemkab Bandung, karena dari Kabupaten Bandung lah Jabar mendapat apresiasi tingkat nasional. Out put dari Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) adalah kebuntingan ternak sapi, dan kebuntingan sapi dari Jabar ini relatif tinggi,” urai Dewi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]