Bale Bandung

Bupati; ‘Jangan Ada Lagi Pekerja Anak’

×

Bupati; ‘Jangan Ada Lagi Pekerja Anak’

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH,S.Ip.,M.Ip secara simbolis menyerahkan 3 armada bis sekolah, di Gedung Moch. Toha Soreang, Senin (26/2/18). by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Sebagai upaya terwujudnya Kabupaten Layak Anak, Pemkab Bandung mencanangkan Kecamatan Layak Anak (Kelana) dan Desa Kelurahan Layak Anak (Dekela).

Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH,S.Ip.,M.Ip menekankan pencanangan yang dilakukan harus merepresentasikan pemenuhan 10 hak anak, salah satunya menekan angka pekerja anak.

“Pencanangan Kelana dan Dekela ini harus bisa menjabarkan pemenuhan 10 hak anak, seperti hak atas persamaan untuk tumbuh dan berkembang serta berpartisipasi, hak memiliki nama, kewarganegaraan, perlindungan baik fisik, psikis dan moral dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, ekploitasi dan perlakuan yang merugikan anak serta berdampak negatif, hak mendapatkan makanan, hak pendidikan, kesehatan, hak rekreasi, bermain dan hak atas peran dan keterlibatan anak dalam pembangunan, kita upayakan terus agar tidak ada lagi pekerja anak, ” urai bupati saat launching Kelana dan Dekela di Gedung Moch. Toha Soreang, Senin (26/2/18).

Dalam hak perlindungan, bupati menegaskan agar tidak ada lagi pekerja anak sebagai tulang punggung keluarga. Menurutnya anak harus menjalani kehidupan yang normal, bermain, belajar dan bergembira, sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Tujuan perlindungan anak sendiri, terang Dadang Naser, yakni untuk menjamin terpenuhinya hak anak agar dapat hidup tumbuh dan berkembang, serta berpartisipasi secara optimal dalam pembangunan. Jangan ada lagi pekerja anak. Mereka harus mendapatkan perlindungan dari segala kemungkinan yang merugikan mereka sendiri.

Melihat perubahan global saat ini, kata Dadang, tata nilai agama, sosial dan budaya lokal sudah terancam. Maka dari itu diperlukan perlindungan bagi anak, seperti upaya rehabilitasi dan memberdayakan anak yang mengalami tindak perlakuan yang salah.

“Kabupaten Bandung sudah memiliki FAD (Forum Anak Daerah) di 31 Kecamatan dan 3 FAD di tingkat desa, yang sudah terlibat dalam perencanaan musrenbang pembangunan. Infrastruktur ruang publik yang ramah anak juga sudah ada seperti Taman Uncal, Taman Anak Sabilulungan, Taman Pacan Tells, perpustakaan dan sains center,” sebutnya.

Dadang menerangkan, jumlah sekolah ramah anak di Kabupaten Bandung ada 217 SD, 72 SMP, 1 SMA, 1 MI atau MTS dan di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sekitar 1.800. Angka tersebut menandakan Kabupaten Bandung sudah mengimplementasikan hak anak untuk pendidikan.

“Kita lakukan hal ini demi mempercepat terbangunya Kelana dan Dekela untuk KLA. Maka saya himbau semua kalangan perangkat daerah, berbagai element dan masyarakat untuk saling mendukung, mendorong dan memotivasi, serta memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Bandung Layak Anak,” serunya.

Pada kesempatan itu Bupati juga meluncurkan 3 armada bis sekolah sebagai sarana meningkatkan akses pendidikan di 3 wilayah kecamatan, yaitu Kertasari, Cikancung dan Pangalengan.[]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]