Bale Bandung

Satgas Pangan Kab Bandung Temukan Ikan Kalengan Bercacing

×

Satgas Pangan Kab Bandung Temukan Ikan Kalengan Bercacing

Sebarkan artikel ini
Kepala Disperin Kab Bandung Popi Hopipah saat sidak ikan kalengan di pasar modern di Cinunuk Kec Cileunyi Kab Bandung, rabu (4/4). by Humas Pemkab Bdg
Kepala Disperin Kab Bandung Popi Hopipah saat sidak ikan kalengan di pasar modern di Cinunuk Kec Cileunyi Kab Bandung, rabu (4/4). by Humas Pemkab Bdg

CILEUNYI – Tim Gabungan Satuan Tugas Pangan Kabupaten Bandung yang terdiri dari Dinas Perdagangan dan Industri (Disperin), Dinas Pangan dan Perikanan (Dispakan), Dinas Kesehatan dan Polres Bandung, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Kabupaten Bandung. Sidak dilakukan guna menindaklanjuti hasil temuan cacing pada ikan dalam kemasan kaleng.

Kepala Disperin Kabupaten Bandung Popi Hopipah mengungkapkan, pihaknya bersama tim sudah memberikan surat edaran terhadap pemilik toko baik tradisional maupun modern, untuk tidak menjual merk ikan yang terkontaminasi cacing.

“Hari ini kita lakukan sidak untuk makanan kaleng jenis ikan makarel di beberapa pasar. Hasilnya, untuk pasar modern tidak ditemukan ikan yang mengandung cacing, karena sebelumnya kami sudah memberikan edaran dan mereka konsisten mengikuti surat edaran,” terang Popi usai sidak di pasar modern Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Rabu (4/4/18).

Lebih lanjut dia mengungkapkan sesuai pernyataan dari BPOM, cacing yang ditemukan dalam makanan kalengan jenis ikan makarel, pertama kal ditemukan di Sumatra. Tercatat ada sekitar 27 merk produk ikan makarel yang tercemar. Saat informasi tersebut ramai di media, kata Popi, Satgas Pangan Kab.Bandung segera mengantisipasi peredaran merk tersebut, baik melalui surat edaran maupun sidak lapangan.

“Meski di pasar modern tidak ditemukan, tapi tetap konsumen harus lebih teliti. Jenis ikan kalengan itu ada beberapa jenis, seperti makarel, sarden, dan ikan tuna. Kita sudah intruksikan sebelumnya untuk dilakukan penarikan terakhir pada Kamis (29/3) pekan lalu. Dan sesuai temuan juga di lapangan, ada empat kaleng yang tercemar yakni di Pasar Sayati dan Pasar Majalaya. Kita sarankan untuk return barang supaya pedagan ini tidak rugi,” kata dia.

Untuk temuan di pasar tadi, lanjuth Popi, dikhawatirkan produk ikan makarel itu sudah menyebar ke warung-warung kelontong dan mudah beredar ke masyarakat. Maka menurutnya harus menjadi perhatian bersama masyarakat harus teliti sebelum membeli.

“Dari jenis ikan kalengan seperti makarel, sarden dan tuna, kebanyakan hanya ikan makarel saja yang tercemar cacing. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada mengetahui apa yang akan dikonsumsi dan menginformasikan juga di lingkungannya,” ujar Popi.

Kepala ESDM Borma Cinunuk Rinto Alwibisono mengakui, pihaknya sudah melakukan penarikan ikan jenis makarel sesuai dengan nomor seri yang diinformasikan. Pihaknya berkomitmen bersama Disperin Kab Bandung, sebagai pasar modern, harus tetap memperhatikan kualitas barang untuk konsumen.

“Kita lakukan retur barang untuk antisipasi ditemukannya kasus tersebut. Sebelum sidak, sudah kita tarik dari peredaran dan kita komitmen, setelah dapat info tersebut kita tarik semua, kalau ditemukan ya kita retur. Dan ada lima merk produk ikan makarel yang ditarik. Semoga ini mejadi perhatian dan tanggungjawab kita bersama,” kata Rinto. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]