Bale Bandung

Imbangi Sistem Zonasi, Komisi D Dorong Percepatan Pembangunan Sarana Pendidikan

×

Imbangi Sistem Zonasi, Komisi D Dorong Percepatan Pembangunan Sarana Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Bandung H.M. Dadang Supriatna, S.I.P.,M.Si menggelar reses masa sidang ke II di GOR Teras Pesona, Desa/Kecamatan Bojongsoang, Selasa (7/11/17). by iwa/bbcom
Anggota DPRD Kabupaten Bandung H.M. Dadang Supriatna, S.I.P.,M.Si menggelar reses masa sidang ke II di GOR Teras Pesona, Desa/Kecamatan Bojongsoang, Selasa (7/11/17). by iwa/bbcom

BOJONGSOANG – Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Banndung Dadang Supriatna mengatakan selama 32 tahun itu pemerintah pusat mengharapkan adanya keseimbangan dan pemerataan sarana dan prasarana (sapras) pendidikan. Sehingga sekarang ini, kata Dadang, berdasar Permendikbud 13 tahun 2017, diharapkan adanya zonasi, yang diprioritaskan secara lingkungan siswa yang berdekatan dengan sekolah.

“Cuma yang jadi persoalan bagaimana agar daerah mampu memberikan sapras pendidikan yang seimbang berdasarkan kebutuhan masyarakat. Ini merupakan suatu PR bagi pemda untuk membuat grand design berapa kebutuhan sekolah dasar dan menengah yang diperlukan dari masing-masing kecamatan,” kata Dadang kepada balebandung.com di Bojongsoang, Sabtu (4/8/18).

Untuk hal itu, lanjut Dadang, pemda harus bisa membuat anggaran secara maksimal dalam rangka menyukseskan zonasi sekolah tersebut. “Karena saya melihat soal pemerataan sapras pendidikan di 31 kecamatan se Kabupaten Bandung ini masih banyak kekurangan, terutama sapras SLTA yang merupakan tanggungjawab provinsi,” ungkapnya.

Dalam hal ini juga diharapkan adanya suatu pembenahan sistem maupun sapras yang ada di wilayah Kabupaten Bandung. Diantaranya SD dan SLTP, berapa yang sudah dan ada berapa yang dibutuhkan. Sehingga tidak ada alasan lagi nanti untuk sistem zonasi itu harus disesuaikan dengan kondisi sapras di lapangan.

Menurut Dadang, dalam rangka pemenuhan kebutuhan sapras pendidikan ini pihaknya akan melihat dulu berapa kebutuhan sapras di tiap-tiap kecamatan. Setelah itu akan dimasukkan ke KUA PPAS untuk dimasukan ke perencanaan anggaran.

“Walaupun nantinya tidak akan selesai dalam jangka waktu satu tahun misalnya, tapi kita akan ada suatu prioritas untuk pembangunan itu misalkan dalam lima tahun ke depan. Sehingga tahapan-tahapan untuk mengimbangi sistem zonasi ini dapat teralisasi dalam waktu yang singkat,” kata Dadang.

Bagi Disdik Kab Bandung sendiri harus menyiapkan grand design yang merupakan suatu acuan untuk dilakukan pembangunan sapras yang disesuaikan dengan wilayah masing-masing.

“Dalam grand design itu juga harus ada tahapan-tahapan dari tahun ke tahun ada berapa unit sekolah yang baru dibangun, tahun kedua berapa dan seterusnya, sehingga dalam lima tahun ini keseimbangan sarana prasarana di masing-masing wilayah kecamatan ini bisa terjawab dalam suatu program. Maka dari itu tahun ini juga sudah harus bisa dimulai,” pungkas Dadang.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]