Bale Bandung

Normalisasi Sungai Cilember, Pemprov Pegang Kendali Penuh

×

Normalisasi Sungai Cilember, Pemprov Pegang Kendali Penuh

Sebarkan artikel ini

SOREANG – Adanya sedimentasi dan penyempitan di bagian hilir Sungai Cilember di Kelurahan Melong dan Cimahi Tengah, hingga bermuara di Desa Nanjung Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, diakibatkan pemanfaatan tebing sungai oleh masyarakat.

Tebing tersebut digunakan sebagai fondasi rumah dan pembuangan limbah rumah tangga. Ini yang menjadi penyebab terjadinya banjir di Kampung Rancamalang Desa Margaasih Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung dan juga wilayah Melong Kota Cimahi.

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser menegaskan, permasalahan banjir dimanapun tidak bisa diatasi oleh satu pihak. “Semua stakeholder, bersama-sama masyarakat harus sama-sama bergerak. Hilangkan ego sektoral dan berhenti saling menyalahkan,” tukas bupati di kediamannya, Sabtu (16/2/19).

Semakin banyaknya alih fungsi lahan di bagian hulu, yang berada di Kawasan Bandung Utara (KBU), ikut memperparah luapan air sungai tersebut. Kejadian banjir bandang di Cilengkrang pun, menurut Bupati Dadang Naser, merupakan salah satu dampak lainnya.

“Saya minta siapapun, harus tahu dulu aturan dan kewenangannya ketika akan membangun di mana pun lokasinya, termasuk di KBU. Selain itu perhatikan pola tanamnya, tanam sabuk gunung untuk menahan air di atas. Semuanya demi keselamatan bersama,” tegas Dadang Naser.

Kepala Bidang (Kabid) Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Ir. Moch. Ridwan, M.T. mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk mengatasi banjir Cilember.

“Kami sudah melakukan pengerukan saluran pembuangan di Kampung Rancamalang Desa Margaasih Kecamatan Margaasih, serta pembuatan saluran drainase di wilayah Kecamatan tersebut,” kata Kabid Drainase saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Menurut kajian dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, mengatasi banjir Cilember diperlukan normalisasi. BBWS menilai, perbaikan drainase tidak cukup untuk mengatasinya. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI pun telah menyatakan, akan membantu upaya normalisasi tersebut.

Namun Ridwan mengungkap, upaya yang membutuhkan pembebasan lahan tersebut, masih terkendala masalah anggaran. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung sendiri sebenarnya sudah menganggarkan sekitar Rp. 12 miliar, yaitu untuk realisasi Kolam Retensi Soreang, Cidawolong dan Sukamanah.

“Titik banjir di Kabupaten Bandung cukup banyak. Jumlah Rp. 12 miliar itu juga merupakan kelanjutan dari program di tahun 2018. Sedangkan untuk pembebasan lahan di Desa Nanjung dan Margaasih saja dibutuhkan kurang lebih Rp. 73 miliar,” ungkap Ridwan.

Sungai Cilember yang bermuara di Nanjung Kecamatan Margaasih, lanjutnya, berstatus sungai ordo 2. Artinya sungai tersebut melintasi dua wilayah administrasi, yaitu Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung.

“Untuk itu kendali penuh dalam pembebasan lahan, sebagai upaya normalisasi, ada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]