Bale Bandung

Warga Protes Akses Jalan Desa Berlumur Lumpur

×

Warga Protes Akses Jalan Desa Berlumur Lumpur

Sebarkan artikel ini

jatuh-motorCIPARAY – Para pengguna jalan yang melintasi Jalan Bumi Asih, akses menuju Desa Bumiwangi, Kec. Ciparay, Kab. Bandung, mengeluhkan jalan yang berlumur lumpur. Jalan sepanjang 50 meter itu belepotan lumpur akibat ada pembangunan perumahan di lokasi jalan tersebut. Para pengguna jalan yang akan menuju Kantor Desa Bumiwangin jadi terganggu. Jalanan jadi licin banyak pengguna motor yang terjatuh di situ.

“Saat musim hujan, pasti lumpur yang berasal dari pembangunan perumahan meluber ke jalan. Akibatnya jalan tertutupi lumpur dan kondisi jalan jadi licin. Ini sudah sejak lama terjadi, sudah hampir sebulan dan sampai sekarang belum ada upaya pengerukan lumpur,” ungkap Andi (54), warga Kp. Sukasari RT 01/RW 09, Desa Bumiwangi, Kec. Ciparay kepada Balebandung.com, Kamis (28/4/16).

Nyaris saban hari ada saja pengguna jalan yang jatuh. “Para pengguna jalan yang melintas jalan ini, bukan hanya warga sekitar. Bahkan banyak juga pengguna jalan yang berasal dari luar desa yang akan menuju kantor desa maupun yang melintas menuju perkampungan lainnya,” kata dia.

Apalagi jalan alternatif ini menghubungkan tiga desa yakni, Desa Bumiwangi, Ciheulang dan Gunung Leutik. “Sudah tidak terhitung berapa jumlah korban yang mengalami kecelakaan di jalan ini. Pengembang perumahan harus bertanggung jawab atas kondisi yang terjadi,” tegasnya.

jalan desa berlumpurTokoh masyarakat Desa Gunung Leutik, E. Saefudin menambahkan, akibat kondisi jalan berlumur lumpur, jalan jadi rusak dan licin. Saefudin mjengaku pernah jatuh dari motor. Beruntung ia tidak mengalami luka serius.

Saefudin berharap pihak pengembang untuk segera membersihkan jalan yang belepotan lumpur. “Ini merupakan jalan akses desa, jika dibiarkan berlarut-larut, akan banyak korban berjatuhan dan aktivitas warga jadi terganggu,” tegasnya.

Kepala Desa Bumiwangi, Kec. Ciparay, H. Caca mengatakan kondisi jalan yang berlumur lumpur tersebut akibat hujan yang mengguyur kawasan ini. Sedangkan lumpurnya berasal dari perumahan yang sedang dibangun. Kata ia, hampir setiap hari perangkat desa menerima laporan keluhan dari warga akibat kondisi jalan tersebut sebab membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Persoalan ini sudah disampaikan kepada pihak pengembang. Bahkan beberapa waktu lalu sudah dilakukan rapat antara warga, pengembang dan pemerintah desa. Rapat tersebut juga disaksikan petugas Babinkamtibmas dan Babinsa. Selanjutnya hasi rapat ditembuskan kepada pihak Muspika Ciparay,” jelasnya.

Dari hasil rapat, lanjut kades, pihak pengembang menyanggupi akan membersihkan dengan melakukan pengerukan serta akan melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan. “Namun, sampai saat ini sudah tiga pekan lamanya sejak rapat tersebut, pihak pengembang belum merealisasikannya,” sesal Caca.

Karenanya dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan upaya pemanggilan terhadap pengembang untuk membahas kondisi jalan yang terjadi. “Diharapkan pengembang, secepatnya melakukan pembersihan lumpur dari jalan dan melakukan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) yang tinggi, supaya lumpur dari perumahan tidak meluber ke jalan,” tandas kades.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]