Bale Bandung

Ribuan Praja IPDN Ikut Bangun Desa di Kab Bandung

×

Ribuan Praja IPDN Ikut Bangun Desa di Kab Bandung

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 2.112 Muda Praja IPDN Jatinangor, mengikuti Upacara Penutupan Praktek Lapangan I di Lapang Upakarti Soreang, Selasa (13/8/19).
Sebanyak 2.112 Muda Praja IPDN Jatinangor, mengikuti Upacara Penutupan Praktek Lapangan I di Lapang Upakarti Soreang, Selasa (13/8/19).

SOREANG, Balebandung.com – Setelah mengikuti praktek lapangan selama 14 hari, sebanyak 2.112 Muda Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, mengikuti Upacara Penutupan Praktek Lapangan I di Lapang Upakarti Soreang, Selasa (13/8/19). Ribuan muda praja tersebut, selama kurun dua pekan tersebar di 10 kecamatan dan 80 desa di Kabupaten Bandung.

Saat membacakan sambutan tertulis Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH., S.Ip., M.Ip, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Drs. H. Teddy Kusdiana, M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas IPDN yang telah memilih Kabupaten Bandung sebagai lokasi praktek lapangan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, saya mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya terhadap civitas IPDN yang telah memberikan perhatian terhadap pembangunan di Kabupaten Bandung, melalui kegiatan yang berkaitan dengan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan,” ucap sekda.

Ia berpendapat, pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan akademika sangatlah penting dalam upaya memajukan daerah serta masyarakat pada umumnya.

“Praktek lapangan pada saat ini telah dikembangkan menjadi wahana penerapan ilmu dan teknologi untuk membantu serta mendampingi masyarakat untuk melakukan pemberdayaan menuju kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

IPDN sendiri, lanjut Teddy, merupakan miniatur Indonesia, sehingga merupakan tempat yang tepat untuk mendidik dan mengembangkan jiwa kepemimpinan para pamong praja muda yang memiliki latar belakang suku yang berbeda.

“Dengan demikian, pamong praja merupakan agen-agen perjuangan, pembangunan juga agen revolusi mental. Selain itu, kami juga mengimbau agar praja muda IPDN yang telah melaksanakan praktek lapangan mampu menyerap dan mengaplikasikan ilmu yang telah didapat,” lanjut Teddy.

Selain itu, ia juga berharap kerjasama yang dilaksanakan dapat memberikan hasil yang signifikan dalam pembangunan Kabupaten Bandung, sehingga pencapaian visi dan misi Pemkab Bandung dapat terealisaikan.

“Semoga kerjasama ini dapat memberikan kontibusi yang positif, khususnya dalam pembangunan di Kabupaten Bandung,” harap sekda.

Sementara Kepala Satuan Latihan Kabupaten (Kasatlatkab) Petrus Polyando memaparkan, praktek lapangan muda praja dimulai dari 31 Juli – 13 Agustus 2019, dengan lokus 10 kecamatan dan 80 desa.

“Yang menjadi lokus praktek lapangan antara lain, Kecamatan Rancabali (5 desa), Ibun (9 desa), Kertasari (8 desa), Cimaung (8 desa), Pasirjambu (8 desa), Pacet (9 desa), Paseh (9 desa), Ciwidey (7 desa), Arjasari (8 desa) dan Pangalengan (9 desa),” papar Kasatlatkab.

Petrus mengungkapkan, kegiatan praktek lapangan itu menyatukan dua visi, yakni visi IPDN dan visi Kabupaten Bandung.“Salah satu visi yang dimiliki IPDN adalah pengabdian kepada masyarakat, di mana muda praja bisa lebih mengenal seperti apa praktek penyelenggaraan pemerintah yang ada di daerah, khususnya di desa. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu Pemkab Bandung dalam mencapai visinya,” ungkap Petrus.

Ia juga berharap, masyarakat yang menjadi lokus praktek lapangan bisa terus melanjutkan inovasi yang sudah dibuat oleh muda praja.“Seperti yang kita ketahui bersama orientasi pembangunan kita saat ini adalah desa, desa yang membangun negeri. Oleh karena itu, kehadiran kami adalah untuk memfasilitasi masyarakat desa, salah satunya dengan menciptakan inovasi yang tetap bermanfaat bagi masyarakat, meskipun kegiatan ini sudah berakhir,” harapnya.

Pada kegiatan yang sama, Muda Praja Fredo Waang asal Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkapkan, banyak pembelajaran yang bisa diambil dari kegiatan tersebut, salah satunya adalah masalah lingkungan.

“Kami sempat mengunjungi Sungai Citarum, memang kondisinya sangat memprihatinkan. Melihat hal ini, kami melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang sampah plastik dan membuat tempat sampah yang disimpan di beberapa SD di Desa Tanjungwangi. Semoga apa yang kami lakukan ini, setidaknya dapat mengurangi pencemaran di Sungai Citarum,” ungkap Fredo.

Tak hanya itu, dirinya juga mengapresiasi masyarakat Desa Tanjungwangi Kecamatan Pacet yang ikut berpartisipasi dalam menjalankan inovasi kelompoknya. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Tanjungwangi. Tidak ada kendala yang berarti dalam praktek lapangan,” pungkas Fredo.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membidik 4.565 pelaku usaha ayam petelur di Jawa Barat untuk masuk dalam ekosistem pembiayaan yang terintegrasi dengan produksi, pendampingan dan pasar. Potensi pembiayaan yang disiapkan melalui Program EGG (Endog Jabar Go Global) mencapai sekitar Rp456,5 miliar. Program tersebut dikembangkan OJK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Program Pengembangan […]

Bale Bandung

SOLOKANJERUK, balebandung.com – Universitas Bandung memasuki babak baru setelah dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Alih Kelola sekaligus pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 oleh Yayasan Habibi Bina Cendikia di Kampung Babakan Mundel RT 02/03, Desa/Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Momentum tersebut tidak hanya menandai dimulainya rangkaian PKKMB bagi mahasiswa baru, […]

Bale Bandung

Oleh: Toto Izul Fatah (Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA) Ada banyak cara bagi seorang kepala daerah untuk mendekatkan diri kepada rakyatnya. Ada yang memilih pertemuan resmi di kantor pemerintahan, ada yang mengandalkan laporan birokrasi, dan ada pula yang turun langsung menyapa masyarakat. Bupati Bandung Dadang Supriatna memilih salah satu jalan yang sederhana, tetapi […]

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com — Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong percepatan normalisasi Irigasi Cigugur di Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, sebagai bagian dari upaya mengurangi potensi banjir memasuki musim hujan. Namun, pelaksanaannya untuk sementara digerakkan melalui kolaborasi pemerintah, pengusaha, masyarakat, akademisi dan media dalam skema pentahelix. Bupati Bandung Dadang Supriatna memantau langsung pelaksanaan program tersebut di Desa Ciheulang, Jumat […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]