Bale Bandung

Pemkab Bandung Realisasikan Stimulus Industri Kecil Rp 1,1 Miliar

×

Pemkab Bandung Realisasikan Stimulus Industri Kecil Rp 1,1 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kadisperindag Kab Bandung, Popi Hopipah. by Humas Pemkab
Kadisperindag Kab Bandung, Popi Hopipah. by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – Dalam rangka penanganan ekonomi dampak wabah virus corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag, telah melakukan stimulus terhadap para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Bandung.

Stimulus tersebut dilakukan dengan cara pembelian produk makanan IKM senilai kurang lebih Rp. 1,102 miliar, atau realisasi sebesar 59,23% dari pengajuan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Disperindag, yaitu kurang lebih Rp. 1,861 miliar.

“BTT yang merupakan hasil refocusing anggaran. Kami arahkan untuk membangun kepercayaan diri dan rasa optimis para pelaku IKM, di tengah kondisi sulit seperti saat ini. Produk IKM yang kami beli, antara lain produk ranginang, borondong, telur asin, opak, cistik, dendeng dan makanan olahan lainnya, termasuk kopi,” terang Kepala Disperindag (Kadisperindag) Kabupaten Bandung, Popi Hopipah di Soreang, Selasa (9/6/2020).

Sementara untuk pelaku IKM di luar produk makanan, seperti kerudung, jeans, kerajinan tangan (craft), dan IKM lain yang beralih memproduksi masker, direkomendasikan pihaknya ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Sisa anggaran yang tidak terpakai, kami kembalikan ke kas daerah. Anggaran yang kami ajukan tidak terserap 100%, karena stok barang di IKM yang sudah masuk dalam rekapitulasi data kami, sudah terjual kepada konsumen lain,” urai Kadisperindag.

Popi menguraikan, tahapan realisasi stimulus tersebut diawali dengan penyebaran kuesioner melalui google form kepada para pelaku IKM. Kemudian pihaknya melakukan rekapitulasi data, yang meliputi antara lain nama, jumlah stok dan harga barang.

“Mereka yang mengisi dan mengembalikan kuesioner, bukan hanya IKM binaan kami saja, ada juga binaan Diskop UKM (Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah). Barang yang dibeli juga merupakan stok barang mereka yang tidak terjual selama masa pandemi Covid-19, kebanyakan itu persiapan mereka menghadapi bulan puasa dan jelang lebaran,” kata dia.

Pihaknya tidak membeli barang yang baru diproduksi, karena menurutnya, produksi barang baru bisa dimanfaatkan pelaku IKM untuk menjelang masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) nanti. Barang hasil pembelian dari IKM tersebut, selanjutnya didistribusikan ke kecamatan.

“Kemudian pihak kecamatan mendistribusikan ke wilayah-wilayah sesuai dengan arahan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung,” lanjutnya.

Menurut studi, kata Popi, Indonesia mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,1% di tahun 2020. Hal tersebut merupakan dampak ekonomi penyebaran Covid-19 terhadap sektor IKM di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bandung.

Dari survei yang dilakukan pihaknya, secara garis besar terdapat penurunan aktivitas jual beli, kesulitan mendapatkan bahan baku, terhambatnya distribusi dan proses produksi, penurunan pendapatan dari penjualan, serta banyaknya stok barang yang tidak terjual atau dikembalikan.

“Untuk itulah dalam rangka penguatan ekonomi, penyelarasan dalam segala aspek mutlak diperlukan. Semua harus berjalan beriringan dalam penanganan wabah Covid-19. Kami berupaya membangkitkan roda perekonomian, khususnya bagi para pelaku IKM, agar tetap berjalan di tengah kondisi seperti sekarang,” kata Popi.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]