Bale Bandung

Cabup Bandung Teh Nia: “Bereskan Isu Lingkungan, Rempug ku Pentahelix”

×

Cabup Bandung Teh Nia: “Bereskan Isu Lingkungan, Rempug ku Pentahelix”

Sebarkan artikel ini
Cabup Bandung No Urut 1 Kurnia Agustina, saat kampanye bersama Forum RT/RW, di Alam Santosa, Pasir Impun, Kec Cimenyan, Kab Bandung, Kamis (8/10/20). by iwa/bbcom
Cabup Bandung No Urut 1 Kurnia Agustina, saat kampanye bersama Forum RT/RW, di Alam Santosa, Pasir Impun, Kec Cimenyan, Kab Bandung, Kamis (8/10/20). by iwa/bbcom

CIMENYAN, Balebandung.com – Calon Bupati Bandung nomor urut 1 Kurnia Agustina Naser mengakui pembangunan di bidang lingkungan menjadi salah satu sektor yang dianggap paling sulit oleh Kabupaten Bandung.

Namun, kata Kurnia, dengan konsep Pentahelix, kesulitan tersebut bisa dilalui bersama. Pentahelix adalah konsep pembangunan yang melibatkan peranan akademisi, birokrasi atau pemerintahan, komunitas atau masyarakat, pengusaha, dan media massa.

“Sesungguhnya, isu lingkungan bisa kita kerjakan, kalau dirempug ku Pentahelix atau kalai bahasa di kami mah istilahnya “Sabilulungan”,” ujar Teh Nia, sapaan Kurnia, saat kampanye bersama Forum RT/RW, di Alam Santosa, Pasir Impun, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Kamis (8/10/20).

Teh Nia yang juga Ketua Forum Kabupaten Bandung Sehat ini menunjuk contoh, bersama-sama dengan seluruh leading sector dalam hal ini dinas-dinas , termasuk kalangan akademisi, persoalan lingkungan dan kesehatan bisa ditangani dengan baik.

“Kita sudah membuktikan bahwa sinergitas yang terjadi sejauh ini, selama didasari kebersamaan dan kekompakan untuk membangun satu tujuan, alhamdulillah kesulitan-kesulitan itu kita telah lewati,” ucap Nia.

Sebagai Ketua Forum Kabupaten Bandung Sehat, ia menilai kesehatan lingkungan pun sudah meningkat dengan capaian tatanan lingkungan sehat yang distandarkan oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.

Pada kuartal pertama, kata Nia, pada 2015 silam Pemkab Bandung mendapat predikat Swastisaba Padapa, sebagai bentuk pengakuan terhadap dua tatanan kabupaten sehat, yaitu Kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum dan Kawasan Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri.

Pada kuartal berikutnya, tahun 2018, Kabupaten Bandung mendapatkan Swastisaba Wiwerdha. Ini ditingkatkan tatanannya menjadi empat  yaitu Kawasan Pemukiman Sarana Prasarana Umum yang Sehat, Kehidupan Masyarakat yang Sehat Mandiri, Kawasan Pariwisata Sehat serta Kawasan Ketahanan Pangan dan Gizi.

“Kemudian di kuartal berikutnya tahun 2019, Kabupaten Bandung meraih predikat Swastisaba Wistara yang merupakan predikat tertinggi untuk sebuah kabupaten/kota sehat,” imbuh Nia.

Kabupaten Bandung dinilai telah berhasil melaksanakan lima tatanan/kawasan sehat yaitu: kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Pariwisata Sehat, Kehidupan Masyarakat yang Mandiri, Ketahanan Pangan dan Gizi, Kehidupan Sosial yang Sehat, serta Kawasan Sarana Lalu Lintas Tertib dan Pelayanan Transportasi.

“Keberhasilan Kabupaten Bandung meraih kategori tertinggi Swastisaba Wistara adalah merupakan buah kerja bersama dan kolaborasi semua elemen masyarakat, termasuk Forum Kabupaten Bandung Sehat dan PKK Kabupaten Bandung, dengan semangat sabilulungan dan konsep Pentahelix tadi,” pungkas Kurnia Agustina. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]