Bale Bandung

Teh Nia Kunjungi Warga yang Dikatai Kasar Ade Londok

×

Teh Nia Kunjungi Warga yang Dikatai Kasar Ade Londok

Sebarkan artikel ini
Cabup Bandung Kurnia Agustina saat menunjungi rumah Ganis Hari di Kp Cibunar RW 5 Desa Citaman, Kec Nagreg, Kab Bandung,
Cabup Bandung Kurnia Agustina saat menunjungi rumah Ganis Hari di Kp Cibunar RW 5 Desa Citaman, Kec Nagreg, Kab Bandung,

NAGREG, Balebandung.com – Ganis Hari, warga Kampung Cibunar RW 5 Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (29/10/20). Ganis viral di media sosial (Medsos) karena unggahan @m.adelondok.

Dalam video berdurasi pendek tersebut, terlihat Ganis mengendarai motor membonceng seorang anak kecil dan membawa beberapa barang. Kejadian tersebut dilihat Ade Londok (Duta Kuliner Jawa Barat) yang tengah berada di dalam mobil. Spontan, kata kasar pun keluar dan video viral di medsos.

Menanggapi viralnya video tersebut, Calon Bupati Bandung nomor urut 1, Kurnia Agustina mengunjungi rumah kediaman pria yang dikatai kasar oleh Duta Kuliner Jabar itu. Ganis ternyata memiliki semangat dalam membangun usaha berjualan kebutuhan sembako.

Saat berkunjung, Teh Nia, sapaan akrabnya Cabup Bupati nomor urut 1 berbincang hangat dengan Ganis. Salah satu topiknya adalah mengenai usaha yang dirintis oleh Ganis.

“Ada anak muda yang menjadi inspirasi. Meskipun masih muda, tapi sudah mau berusaha jualan sembako. Kang Ganis ini salah satu bukti, bahwa kalau ada keinginan kuat, dia bisa punya istana (rumah),” ujar Teh Nia di sela-sela obrolannya bersama Ganis.

Selain Ganis, Teh Nia juga sempat bertemu dengan Raisa, anak yang dibonceng Ganis dalam video viral tersebut. Teh Nia merasa bangga terhadap Raisa, karena memiliki cita-cita yang tinggi, yaitu ingin menjadi dokter. Teh Nia juga berpesan kepada Raisa untuk rajin belajar dan banyak membantu orang lain.

“Belajar yang rajin supaya bisa mewujudkan cita-citanya. Banyak membaca buku dan banyak membantu orang,” kata Teh Nia kepada gadis cilik itu.

Karena pertemuan singkatnya dengan Ganis, Teh Nia mengaku mendapatkan pesan dan pengalaman yang baik. Kata Teh Nia, ada beberapa hal yang bisa dicontoh dari Kang Ganis, seperti meletakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Tidak cukup berbuat sekali tapi berkali-kali dan mulailah dari hal kecil seperti berbagi. Memberikan les belajar membaca, dermawanan, dan kesetiakawanan, bakti kepada orang tua, bangsa, dan lingkungan.”Semoga ada Kang Ganis di tempat lain di negeri ini,” harap Teh Nia.

Calon Bupati Bandung dari pasangan Nu Pasti Sabilulungan ini juga mengapresiasi Ade Londok, yang telah meminta maaf atas kata- kata kasarnya terhadap Ganis Hari dan juga mengapresiasi Ganis Hari yang yang telah memaafkan tindakan Ade Londok.

Teh Nia, menganggap bahwa apa yang telah terjadi ini adalah suatu pembelajaran bagi masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat Kabupaten Bandung khususnya. Menurutnya, saling memaafkan adalah tindakan terpuji dan sebagai salah satu sifat bijaksana yang perlu diteladani.

“Dan bahwasanya kata-kata kasar itu tidak baik dilakukan oleh masyarakat Indonesia, yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur sebagai bangsa yang beradab. Apalagi untuk dipertontonkan kepada khalayak umum,” tegasnya.

Sementara itu Ganis Hari menjelaskan, bahwa dirinya seringkali berburu barang diskon, seperti, kopi, mie, odol. Barang diskon itu dia jual kembali ke warung dan ke pegawai pabrik. Dengan berjualan seperti itu, Ganis mengaku bisa mendapatkan untung.

Menurut Ganis, Dirinya sudah menggeluti usaha tersebut selama tiga tahun. Ia memiliki harapan dengan usahanya tersebut bisa meningkatkan ekonomi keluarganya.

“Kalau di supermarket kan suka ada, misalnya beli dua gratis satu. Kita belinya seperti itu. Kalau dijual di sini, kan kita bisa untung. Barang dagangannya suka dititipkan ke warung. Ada juga barang dagangan yang dititipkan ke teman yang bekerja di pabrik, jadi orang pabrik bisa beli. Saya bagian belanjanya,” kata Kurnia Agustina.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]