Bale Bandung

Warga Ciburial Tuding Kepala Balai Tahura Arogan dan Kasar

×

Warga Ciburial Tuding Kepala Balai Tahura Arogan dan Kasar

Sebarkan artikel ini
Spanduk warga Desa Ciburial berisi penolakan penertiban kedai di kawasan Tahura Ir H Djuanda
Spanduk warga Desa Ciburial berisi penolakan penertiban kedai di kawasan Tahura Ir H Djuanda

CIMENYAN – Pengelola kedai di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir H Djuanda dan warga sekitar Tahura yang bekerja di kedai, menyayangkan pemberitaan yang menyudutkan warga terkait kekisruhan pada saat sosialisasi penertiban lima kedai yang diprakarsai Satpol PP Jawa Barat, di Ruang Audio Visual Tahura, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6) lalu.

Salah seorang warga Ciburial, Heri Supriadi yang hadir pada acara sosialisasi menuturkan, mulanya acara berjalan kondusif. Pada sesi penyampaian pandangan dari perwakilan warga terjadi perbedaan pendapat. Tidak lama kemudian setelah salah seorang perwakilan warga selesai menyampaikan pandangan, tiba-tiba Kepala Balai Tahura Lianda Lubis berdiri lalu menghampiri kursi warga dan melakukan tindakan kasar.

“Sebelum berdiri, Pak Lianda merebut alat pengeras suara dari petugas Satpol PP, terus nyamperin warga dan melakukan tindakan kasar, tangannya mengenai pundak seorang warga dengan keras,” tutur Heri memulai kronologis kejadian, saat ditemui Balebandung.com di Desa Ciburial, Minggu (5/6/16).

Otomatis warga marah dan berdiri. Lianda sendiri terkena kursi. “Jadi bukan dianiaya. Kalau mengatakan dianiaya itu fitnah! Saksinya banyak. Bahkan ada warga yang merekam kejadiannya. Jangankan Pak Lianda, warga juga ada beberapa yang terluka karena saat kejadian warga berdiri, spontan jadi deretan kursi yang posisinya rapat berantakan,” imbuh Heri.

Saat kejadian itu, Heri yang sehari-hari mengais rejeki sebagai tenaga parkir, langsung mengamankan istrinya yang juga bekerja di salah satu kedai di Tahura. Heri khawatir istrinya takut terluka akibat kejadian tersebut.

Sosialisasi dilakukan oleh Satpol PP terkait upaya penertiban terhadap keberadaan empat kedai di kawasan Tahura. Usaha penertiban mendapat penolakan keras dari warga karena khawatir mata pencahariannya terganggu.

Banyak warga sekitar Tahura yang bekerja di kedai. Lebih dari itu, keberadaan kedai mampu mendongkrak jumlah pengunjung Tahura. Potret tersebut turut menyerap tenaga, khususnya pemuda untuk melakukan jasa pengaturan parkir.

Diakui Kepala Desa Ciburial Imam Soetanto, meningkatnya jumlah kunjungan ke Tahura setelah adanya Tebing Keraton dan keberadaan kedai. Kondisi ini berkontribusi positif bagi Desa Ciburial yang ditetapkan sebagai Desa Wisata oleh Pemkab Bandung.

“Tahura itu dulu tidak seramai sekarang. Setelah ada Tebing Keraton dan kedai, pengunjung jadi meningkat. Ini memperkuat Ciburial sebagai Desa Wisata,” tanda Imam.

Adanya pemberitaan yang massif dan miring soal penertiban kedai, membuat warga resah yang menggantungkan hidupnya dengan bekerja di kedai dan jasa pengaturan parkir.

“Saya heran ini ada apa kok pemberitaannya terus menerus dan sepihak. Saya perlu mengklarifikasi, apa yang diberitakan tidak sepenuhnya benar. Saya sebagai kepala desa terus memonitor itu dasar hukum penertiban juga masih multitafsir. Dan sepanjang yang saya tahu, dasar dari kedai itu ada perjanjian sewa menyewa pemanfaatan lahan antara pengelola kedai dengan Kepala Balai Tahura sebelumnya, yang tentunya perjanjian itu tidak sembarangan dibuat. Tapi Kepala Balai Tahura yang baru,Lianda, menilai ada pelanggaran. Bisa ada perbedaan seperti itu kan aneh, ada apa?,” beber Imam.

Terkait perbedaan tersebut, Imam berharap agar Kepala Balai Tahura yang baru menyikapinya secara arif dan diselesaikan secara internal, serta tidak gampang diumbar melalui media secara sepihak. Imam berharap agar situasi tetap kondusif dan ia akan tetap membela kepentingan warganya agar tidak kehilangan mata pencahariannya.

“Sebelumnya kondisi kondusif antara warga dan pihak Balai Tahura harmonis. Masyarakat mendapat manfaat ekonomi dan turut menjaga keamanan Tahura, termasuk soal kelestarian ekologinya kita jaga bersama. Tapi mohon maaf harus saya katakan setelah adanya pergantian Kepala Balai Tahura yang baru, situasi jadi tidak kondusif,” tuturnya.

Menurut Imam, tidak sedikit warga yang melaporkan jika Kepala Balai Tahura yang baru sering melontarkan kalimat-kalimat yang arogan dan provokatif. Imam pun merasa keberatan dengan pemberitaan mengenai penganiayaan Kepala Balai Tahura yang baru, karena hal itu menyangkut nama baik warga desa Ciburial.

“Harus dipisah antara penganiyaan dengan kekisruhan, jauh bedanya. Tidak ada penganiyaan! Saya merasa dirugikan sebab masyarakat disangka anarkis. Insiden itu semua dipicu karena sikapnya Kepala Balai baru yang arogan dan kasar. Saya menyayangkan sekali adanya pemberitaan di media besar di Jawa Barat yang sepihak, tidak ada check and balance, tidak ada konfirmasi ke pihak warga,” beber Imam. [yd]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Linggaria Festival Hari Kedua tidak hanya diisi tausiah dan penyerahan santunan. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., mengaitkan momentum Maulid dengan makna kemerdekaan dan tanggung jawab sosial umat. Yusuf menyampaikan hal itu saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 […]

Bale Bandung

MARGAASIH, balebandung.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri kegiatan Wakaf Al-Qur’an bersama International Networking for Humanitarian (INH) dan perwakilan lembaga kemanusiaan dari Turki di Aula Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2, Jalan Mahmud in Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih,Kabupaten Bandung, Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com — Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung menilai Linggaria Festival 2026 tidak sekadar menjadi panggung hiburan warga. Festival yang digelar di Jalan Pancasila, Kampung Cipasir RT 03/RW 09, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek itu dinilai menjadi ruang untuk melestarikan kebudayaan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Sekretaris Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung Agus Ismail Danuningrat (Agis) menyampaikan hal tersebut […]

Bale Bandung

BALEENDAH, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kab. Bandung M. Hailuki melaksanakan kegiatan berbagi kacamata dan pemeriksaan mata gratis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (19/9/2026) di Aula Mako Rancage, Baleendah, Kab. Bandung. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi dan Ketua DPC Kab. Bandung Saeful Bachri. “Kegiatan ini diberi […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kabar gembira datang bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bandung. Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) menyampaikan kabar menggembirakan tersebut melalui akun media sosial pribadinya, Sabtu (19/9/2026). Sebanyak 7.550 PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bandung direncanakan segera beralih status menjadi […]

Bale Bandung

BANDUNG — PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha menyerahkan satu unit tangki air berkapasitas 5.000 liter kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung. Bantuan itu ditujukan untuk memperkuat distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak kemarau. Penyerahan dilakukan dalam program “Bukti Bhakti Geo Dipa Energi” pada Jumat, 18 September 2026. General Manager PT […]