Bale Bandung

Tingkat Kehadiran PNS Pemkab Bandung 93,87 Persen

×

Tingkat Kehadiran PNS Pemkab Bandung 93,87 Persen

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung, Dadang Supriatna bersama Wabup Bandung, Sahrul Gunawan saat sidak kehadiran ASN Pemkab Bandung.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna bersama Wabup Bandung, Sahrul Gunawan saat sidak kehadiran ASN Pemkab Bandung.

SOREANG, Balebandung.com – Hari pertama masuk kerja usai libur lebaran, Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan inspeksi mendadak (sidak) kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bandung, Senin (17/5/21).

Sidak dilakukan pada hari pertama masuk kerja usai libur lebaran ini juga diikuti bersama Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda), beberapa kepala perangkat daerah dan inspektorat.

Mulanya rombongan melakukan sidak terhadap pegawai di Badan Aset dan Keuangan Daerah (BAKD), dilanjut ke Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan), dan Dinas Pendidikan (Disdik).

Bupati Bandung menyebutkan kehadiran pegawai Pemkab Bandung usai libur lebaran sebesar 93,87 persen atau sebanyak 3.814 orang.

“Artinya, sebanyak 6,13 persen atau 249 orang yang tidak hadir dengan berbagai lasan. Yang lain belum ada keterangan, saya belum mengecek langsung,” ungkap Dadang Supriatna usai melakukan sidak, Soreang, Senin (17/5/21).

Bagi ASN yang tidak masuk tanpa ada keterangan, lanjut Dadang, akan ada sanksi disiplin. Dalam kegiatan sidak, Kang DS, sapaan bupati, uga menyoroti sarana protokol kesehatan (prokes) yang ada di masing-masing kantor perangkat daerah, misalnya alat cuci tangan. Ia meminta sarana prokes tersebut harus terus dilakukan pemeliharaan.

Saat melakukan pengontrolan, Kang DS menemukan beberapa temuan yang harus diperbaiki. Pertama, terkait kebersihan. Ia juga meminta sarana penunjang disabilitas harus diperhatikan.

“Saya ingin lingkungan pemda bersih, jangan sampai toilet untuk disabilitas tidak ada, karena mereka punya hak. Toilet harus diberesin, karena ada biaya pemeliharaannya,” tandas Kang DS.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung, Wawan A Ridwan menyatakan ketidakhadiran sebesar 6,13 persen itu masih dalam batas kewajaran. Sebab menurutnya jumlah tersebut diambil pada pukul 08.30 WIB, jadi kemungkinan ada pegawai yang absen pukul 09.00 WIB.

“Ketidakhadiran ini akan dilaporkan, apa alasannya, apakah misalnya sakit mana surat sakitnya, apakah cuti maka cuti mana yang diperbolehkan, misalnya cuti alasan penting seperti ada yang meninggal,” tutur Wawan.

Di luar kriteria itu, tukas Wawan, tentu ada sanksi yang berdasarkan PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Misalnya pernyataan tidak puas dari pimpinan langsung, teguran lisan atau tertulis, atau juga ada sanksi yang diberikan kaitan dengan kepangkatan atau penundaan gaji berkala,” jelas Wawan.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Monumen Kopi Kabupaten Bandung Mendunia yang baru diresmikan Pemerintah Kabupaten Bandung pada akhir Juni 2026 turut menjadi bagian dari temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Temuan tersebut disebut telah ditindaklanjuti melalui pengembalian kerugian negara sesuai rekomendasi BPK. Anggota DPRD Kabupaten Bandung Toni Permana mengatakan hasil pemeriksaan BPK merekomendasikan pengembalian anggaran sekitar Rp100 juta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) mengajak seluruh orang tua di Kabupaten Bandung meluangkan waktu untuk mengantar putra-putrinya pada hari pertama masuk sekolah sebagai bagian dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dimulai 13 Juli 2026. Ajakan tersebut disampaikan KDS melalui kampanye yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Bunda PAUD Kabupaten […]

Bale Bandung

MAKASSAR, balebandung.com – Produk kriya unggulan Kabupaten Bandung mendapat perhatian pengunjung pada pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (11/7/2026). Keikutsertaan tersebut menjadi ajang memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk UMKM Kabupaten Bandung ke tingkat nasional. Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung Margin Winaya Hermawan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas keluarga melalui pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Sebanyak 490 akseptor ditargetkan mengikuti pelayanan KB permanen yang digelar di RSUD Oto Iskandar Di Nata, Soreang, Rabu (8/7/2026), sebagai hasil kolaborasi Dinas Pengendalian […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna mulai mengonsolidasikan pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat kebijakan sanitasi nasional menjelang pelaksanaan City Sanitation Summit (CSS) XXIV dan Musyawarah Nasional (Munas) AKKOPSI di Banda Aceh, November 2026. Langkah tersebut ditandai dengan audiensi AKKOPSI bersama Direktur Jenderal Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, dr. Then […]

Bale Bandung

BALEENDAH – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki mendirikan Balai Bantuan Hukum Rancage (BAKUMRA) sebagai upaya memperluas akses keadilan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang menghadapi persoalan hukum. Hailuki mengatakan BAKUMRA dibentuk sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh pendampingan hukum karena keterbatasan biaya. “Sebagai bentuk keberpihakan kepada warga yang […]