Bale JabarEkonomi

Aher Target CSR Tahun Ini Tembus Rp 150 M

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berfoto bareng para pimpinan perusahaan yang berkontribusi dalam pembangunan di Jabar, di Gedung Sate, Rabu (2/3). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berfoto bareng para pimpinan perusahaan yang berkontribusi dalam pembangunan di Jabar, di Gedung Sate, Rabu (2/3). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Pada helaran ‘5 Tahun Proyek CSR Jabar 2011 – 2016’ di Gedung Sate, Rabu (2/3/16), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas keikutsertaan para pengusaha lewat perusahaannya, yang telah menyumbangkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), untuk percepatan pembangunan Jabar.

Menurut Aher pembangunan di Jabar tidak hanya harus mengandalkan APBN maupun APBD saja. Partisipasi langsung masyarakat khususnya kalangan pengusaha pun diperlukan, sebagai bentuk social value / nilai sosial, demi kesetiakawanan sosial untuk membantu/ mendorong perekonomian golongan masyarakat lainnya.

“Saya tentu mengucapkan terima kasih atas nama masyarakat Jawa Barat terkait dengan kesertaan Bapak/Ibu memperhatikan masyarakat Jawa Barat. Bagi perusahaan-perusahaan lewat CSR, punya tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Karena dengan cara itulah kesetiakawanan sosial terjadi,” ungkap Aher.

Bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, bina lingkungan serta energi alternatif adalah sejumlah aspek pembangunan daerah yang ikut dipoles Program Corporate Social Responsibility (CSR). Untuk itu, pemerintah provinsi lewat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi (Bappeda) Jabar bersinergi menjalin kerjasama harmonis yang sinergis, dengan para pelaku dunia usaha /dunia industri di Jabar, agar manfaat CSR ini benar-benar dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Sebuah perusahaan sampai pada puncak kehebatannya mana kala keuntungannya tidak hanya dibagi di kalangan stakeholder saja, sehingga menghadirkan stakeholder value. Tapi pada saat yang bersamaan kehebatan sebuah perusahaan itu hadir juga karena memperhitungkan social value, yang bermanfaat bagi masyarakat. Perusahaan menyisihkan anggarannya untuk masyarakat banyak, dalam bentuk CSR diantaranya,” ungkap Aher.

Tahun ini, Aher menyatakan, dana CSR yang sudah terhimpun dan akan disalurkan melalui berbagai programnya adalah sebanyak Rp 100,5 Miliar, yang berasal dari 55 perusahaan. Targetnya, dana CSR terkumpul tahun ini mencapai Rp 150 miliar.

“Tentu targetnya sebanyak-banyaknya ya, kita kan mengkoordinatori kegiatan mereka. kita terus berkoordinasi dengan mereka, yang melaksanakan CSR di tahun 2016 ini ada 77 perusahaan, yang sudah terlaporkan 55 perusahaan yang nilainya Rp 100,5 miliar. Jadi masih ada lagi perusahaan yang belum laporan. Mudah-mudahan sisanya itu mencapai setengahnya, sekitar 50-an lagi. Jadi potensinya bisa sampai Rp 150 miliar,” sebutnya.

Tak lupa, pada kesempatan itu Gubernur Aher juga berpesan kepada para pengusaha untuk juga memperhatikan lingkungan sekitar. Karena alam akan bermanfaat untuk manusia bila alam dijaga kelestariannya. Bila sebaliknya, timpal Aher, petakalah yang akan menjadi bom waktu yang akan meledak di kemudian hari.

“Lingkungan udara, lingkungan air, lingkungan tumbuh-tumbuhan, lingkungan tanah, lingkungan bumi dan seisinya, kita juga harus akrab. Kita ke depan harus memperhatikan lingkungan kita. Karna lingkungan kita ini yang banyak memberikan hal kepada kita semuanya. Darimana kita dapat logam, dari alam. Dari mana kita dapat bahan-bahan baku, dari alam. Maka alam pun membutuhkan keseimbangan yang menghadirkan kelestarian, yang membuat segala sesuatunya sustainable, berkepanjangan,” ujar Aher.

Nih, Perusahaan Mitra CSR/PKBL Jabar tahun 2015/2016 ;
A. BUMN
1. PT Pertamina (SR PP Regions JBB)
2. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)
3. PT Perkebunan Nusantara VIII
4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Kanwil BRI)
5. PT Bank Negara Indonesia (BNI)
6. PT Bio Farma
7. PT Pupuk Kujang
8. PT Jasa Raharja (Persero)
9. PT Asuransi ABRI (ASABRI)
10. PT PINDAD
11. PT Adhi Karya
12. Perum Perhutani Unit III Jabar &Banten
13. PT Jasa Marga Cab Purbaleunyi
14. PT ASKES
15. PT LEN Industri
16. PT Waskita Karya
17. PT Jasa Marga (Persero) Jakarta-Cikampek
18. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
19. PT Bank Mandiri Tbk.
20. PT Bank Tabungan Negara (BTN)
21. PT Sucofindo
22. PT Angkasa Pura II (Persero) [Husein Sasatranegara Airport]
23. PT Taspen

B. BUMD
24. PT Bank Bjb Tbk.
25. PT Jasa Sarana
26. PD Jasa dan Kepariwisataan

C. SWASTA
27. PT Jababeka Tbk.
28. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
29. Chevron Geothermal Indonesia Garut Ltd.
30. PT Telkomsel
31. PT Prashada Pamunah Limbah Industri (PPLI/WMI)
32. PT Putera Sampoerna Foundation
33. PT Carrefour Indonesia
34. PT Tirta Investama / Danone Aqua
35. PT Coca Cola Amatil Indonesia
36. PT Indonesia Power

Forum CSR Ciayumajakuning
37. PT Trubus Swadaya
38. PT Belfoods Indonesia
39. PT Alfamart
40. Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Ltd
41. Chevron Geothermal Indonesia Salak Ltd
42. PT MM2100
43. PT Pindo Deli
44. Karawang International Industrial City (KIIC)
45. PT Astra International
46. PT Wijaya Karya
47. PT Pikiran Rakyat Bandung
48. PT Menara Terus Makmur
49. PT Bank Danamon
50. PT Combi Putra
51. PT Kailo Sumber Kasih
52. PT Hebel Indonesia
53. PT Herlina Cipta Pratama (Dodol Picnic)
54. PT Asuransi Sinar Mas
55. PT Schneider Indonesia
56. PT Unilever Indonesia
57. PT Hitachi
58. PT Heinz ABC
59. PT Delami Garment Industries
60. PT Famatex
61. PT Fastfood Indonesia
62. PT Dunlopillo Indonesia
63. PT Jaya Binangun
64. PT Barca Trios Chemindo
65. PT Dupont Powder Coatings Indonesia
66. PT Taman Safari
67. PT Pocari Sweat
68. PT Sanyo Electronic Indonesia
69. PT Bank BCA

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close