Bale Bandung

Bank Indonesia Jawa Barat Salurkan Bantuan ke Pemkab Bandung untuk Pengembangan Komoditas dan Pariwisata

×

Bank Indonesia Jawa Barat Salurkan Bantuan ke Pemkab Bandung untuk Pengembangan Komoditas dan Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Kepala Bapperida Kab Bandung, Marlan di Kantor Pwk BI Jabar, Kota Bandung, Selasa (10/12/24).

BANDUNG, Balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menerima bantuan dari Kantor Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat dalam rangka pengembangan ekonomi daerah yang berorientasi untuk pengendalian inflasi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan menjelaskan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Program Sosial serta Program Implementasi Keuangan dan Ekonomi Daerah dari Bank Indonesia, yang bekerja sama dengan Pemkab Bandung dan Universitas Padjajaran.

“Kerjasama antara Pemkab Bandung, Bank Indonesia dan Unpad ini ditujukan untuk pengembangan ekonomi daerah, melalui peningkatan komoditas pertanian dan pariwisata dalam rangka pengendalian inflasi Kabupaten Bandung,” terang Marlan seusai serah terima bantuan secara simbolis di Kantor Pwk BI Jabar, Kota Bandung, Selasa (10/12/2024).

Lebih lanjut Marlan menyebut kerjasama ini berdasar pada MoU Pemkan Bandung, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jabar, dan Unpad bernomor: 23/28/P/B, 117/034-Ksm/2021, 417/UN6.RKT/MoU/2021 tentang Pengembangan Ekonomi Derah, pada 28 Juli 2021 silam.

“Kerjasama ini dalam rangka terus mengembangkan produksi komoditas bawang merah, cabe merah dan kopi, serta untuk mengembangkan perekonomian masyarakat khususnya di bidang pariwisata dengan membentuk 100 Desa Wisata,” kata Marlan.

Adapun bantuan yang disalurkan BI Jabar kepada Pemkab Bandung diberikan kepada Kelompok Tani Bawang Merah di Pacet, antara lain berupa bangunan pengolahan bawang merah dan sarana pengolahan dan pengemasan bawang merah.

BI Jabar juga menyalurkan bantuan untuk Kelompok Tani Cabe Merah di Desa Pulosari Kecamatan Pangalengan. Sementara untuk komoditas kopi bantuan diberikan kepada Kopi Wanoja di Kecamatan Ibun dan Kopi Malabar di Kecamatan Pangalengan.

“Sedangkan untuk pengembambangan ekonomi masyarakat, BI Jabar menyaluran bantuan untuk Desa Wisata Alam Endah Kecamatan Rancabali,” ujar Marlan.***

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnamastu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]