Bale Bandung

Bantuan Pangan Pemkab Bandung Tahap 2 Diluncurkan

×

Bantuan Pangan Pemkab Bandung Tahap 2 Diluncurkan

Sebarkan artikel ini
Peluncuran bantuan pangan Pemkab Bandung bagi misbar terdampak covid-19, di halaman rumah jabatan Bupati Bandung di Soreang, Minggu (10/5/20). by Humas Pemkab
Peluncuran bantuan pangan Pemkab Bandung bagi misbar terdampak covid-19, di halaman rumah jabatan Bupati Bandung di Soreang, Minggu (10/5/20). by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mulai mendistribusikan bantuan bahan pangan tahap kedua, bagi warga miskin baru (misbar) terdampak wabah penyakit akibat virus corona (covid-19).

Bantuan sebanyak 620 ribu kilogram (kg) beras, 124 ribu kg gula pasir dan 124 ribu liter minyak goreng itu, akan disalurkan kepada 62 ribu kepala keluarga (KK) penerima manfaat di 31 kecamatan.

Hari pertama pengiriman diluncurkan langsung oleh Bupati Bandung Dadang M. Naser, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Marlan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Kadispakan) Dadang Hermawan dan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Nina Setiana.

“Hari ini dilakukan pendistribusian bantuan pangan dari Pemkab Bandung untuk empat kecamatan di DP (Daerah Pemilihan) 1, selanjutnya bertahap bagi DP lainnya,” ucap Bupati Dadang Naser, di Halaman Gedung Dewi Sartika Soreang itu, Sabtu (8/5/20).

Pendataan untuk pendistribusian bantuan dari Kabupaten Bandung, sebut bupati, dilakukan oleh Dinsos melalui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang telah ada di tiap-tiap desa. “Data inilah yang kami pegang. Meskipun terdata cukup banyak, kami hanya bisa mengatasi sebanyak 62.000 KK warga misbar,” sebut bupati.

Pihaknya meminta pemerintah pusat dan provinsi, untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait sebaran warga miskin yang membutuhkan bantuan dalam masa pandemi global saat ini.

Pada kesempatan itu Dadang menyampaikan, beberapa pemerintah desa (pemdes) mengambil kebijakan untuk merecah lagi bantuan dari kabupaten. “Karena misbarnya banyak, sebagian pemdes mengambil kebijakan, tadinya jumlah beras per KK itu 10 kg, dibagi dua agar KK yang tidak masuk data bisa kebagian. Pemdes melakukan ini karena bantuan dari pusat belum cair, dan sebaran bantuan dari provinsi dipandang belum merata,” beber Dadang Naser.

Kadispakan Kabupaten Bandung Dadang Hermawan menambahkan, bantuan pangan tahap kedua itu jumlahnya sama dengan pendistribusian tahap pertama. “Masing-masing KK akan mendapat 10 kg beras, 2 kg gula pasir dan 2 liter minyak goreng. Data yang digunakan masih sama dengan bantuan tahap pertama, yaitu ditujukan bagi warga misbar yang tidak mendapat bantuan baik dari pusat, provinsi ataupun sumber lainnya,” terang Kadispakan.

Pada bantuan pada April lalu, kata Dadang Hermawan, dimulai pada tanggal 22 saat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diberlakukan. “Kami hanya punya waktu 10 hari untuk mendistribusikan bantuan ke 31 kecamatan. Sehingga petugas di lapangan harus kebut mengirimkan sampai malam hari. Alhamdulillah bulan ini waktunya agak panjang, sehingga penjadwalan pengiriman bisa dilakukan dengan lebih tertib, semoga tahap 2 ini pun kita diberikan kelancaran dan tidak ada kendala,” pungkas Dadang Hermawan.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com –Seorang pria berusia 26 tahun ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di area parkir lantai 12 sebuah pusat perbelanjaan di Kota Bandung, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Kapolsek Regol Kompol Megawati Triyanti membenarkan peristiwa tersebut. Polisi menerima laporan dari petugas teknisi dan sekuriti yang menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – DPRD Kabupaten Bandung menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan Raperda Perubahan Kelima atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung yang dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna di Gedung DPRD […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya membangun generasi berkarakter melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Selain menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, MPLS diharapkan menjadi fondasi pembentukan karakter peserta didik sekaligus memperkuat budaya sekolah yang aman, nyaman, ramah anak, bebas dari perundungan (bullying), serta terbebas dari praktik pungutan liar. Bupati […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Monumen Kopi Kabupaten Bandung Mendunia yang baru diresmikan Pemerintah Kabupaten Bandung pada akhir Juni 2026 turut menjadi bagian dari temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Temuan tersebut disebut telah ditindaklanjuti melalui pengembalian kerugian negara sesuai rekomendasi BPK. Anggota DPRD Kabupaten Bandung Toni Permana mengatakan hasil pemeriksaan BPK merekomendasikan pengembalian anggaran melalui mekanisme Tuntutan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) mengajak seluruh orang tua di Kabupaten Bandung meluangkan waktu untuk mengantar putra-putrinya pada hari pertama masuk sekolah sebagai bagian dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dimulai 13 Juli 2026. Ajakan tersebut disampaikan KDS melalui kampanye yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Bunda PAUD Kabupaten […]

Bale Bandung

MAKASSAR, balebandung.com – Produk kriya unggulan Kabupaten Bandung mendapat perhatian pengunjung pada pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (11/7/2026). Keikutsertaan tersebut menjadi ajang memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk UMKM Kabupaten Bandung ke tingkat nasional. Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung Margin Winaya Hermawan […]