Saturday, September 18, 2021
HomeBale BandungCabup Bandung Teh Nia Ucapkan Selamat ke Paslon Bedas

Cabup Bandung Teh Nia Ucapkan Selamat ke Paslon Bedas

Calon Bupati Bandung nomor urut 1 Hj Kurnia Agustina. by bbcom

SOREANG, Balebandung.com – Calon Bupati Bandung nomor urut 1 Hj Kurnia Agustina mengucapkan selamat kepada pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bandung nomor urut 3 HM Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (Paslon Bedas) yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Bandung sebagai peraih suara terbesar di Pilbup Bandung 2020.

“Dari saya, paslon Teh Nia-Usman Sayogi, mengucapkan selamat untuk Kang DS beserta istri dan Kang Sahrul. Semoga menjadi pemimpin yang amanah dan bisa membawa kehendak masyarakat ke arah yang lebih baik lagi,” ucap Teh Nia, sapaan Kurnia di Rumah Jabatan Bupati Bandung di Soreang, Rabu (16/12/20).

Teh Nia juga mengakui menerima hasil keputusan dari KPU Kabupaten Bandung. “Kita berbesar hati menerima apa yang sudah diputuskan oleh KPU Kabupaten Bandung, sebagai hasil akhir yang kita sepakati bersama,” imbuh istri dari Bupati Bandung Dadang M Naser ini.

Menurutnya, hasil akhir ini diharapkan bisa menjadi preseden baik agar pembangunan di Kabupaten Bandung bisa dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Sekarang mah semuanya harus ngahiji. Mari sekarang sama-sama Sabilulungan. Karena pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, harus pentahelix,” ujarnya.

Ia berharap agar seluruh masyarakat Kabupaten Bandung bersatu kembali agar pembangunan yang telah dilakukan bisa lebih maju lagi. Ia pun berharap agar pasangan Bedas bisa bekerja sesuai dengan cita-cita perjuangannya.

Dengan hasil perolehan suara berkisar kurang lebih 30 persen, Teh Nia sendiri cukup berbangga hati. Sebab, perolehan suara tersebut merupakan suara murni hasil perjuangan.

Terkait Tim Pemenangan yang akan melakukan gugatan, Teh Nia mengatakan hal itu menjadi terpisah karena masuk dalam ranah hukum. Secara pribadi dirinya legowo mengakui kekalahan. Ia tidak ingin jika gugatan yang dilayangkan tim pemenangan termasuk dari partai diinterpretasikan jika dirinya haus kekuasaan.

“Untuk gugatan kan ranahnya berbeda. Karena saya diusung partai jadi saya tidak mau mendahului apa yang menjadi kewenangan dan kepercayaan partai. Saya serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengkaji dan memfollow up apa yang menjadi gugatan dan pengaduan,” kata Kurnia Agustina. ***

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

TERKINI