Bale Bandung

Deding Ishak Siap Lanjutkan Kepemimpinan Dadang Naser

×

Deding Ishak Siap Lanjutkan Kepemimpinan Dadang Naser

Sebarkan artikel ini
Balonbup Bandung Deding Ishak mengembalikan formulir pendaftaran sebagai cabup dari Partai Golkar, di Sekretariat DPD Partai Golkar Kab Bandung di Soreang, Jumat (19/11/19).

SOREANG, Balebandung.com – Bakal calon Bupati Bandung Deding Ishak Ibnu Suja mengembalikan formulir pendaftaran sebagai cabup dari Partai Golkar, di Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung di Soreang, Jumat (19/11/19).

Deding mengatakan pencalonannya tersebut karena banyaknya dorongan dari masyarakat agar ia maju kembali sebagai cabup di Pilkada Kab Bandung 23 September 2020.

“Jadi, kami harus bisa menyatukan gagasan kami untuk Kabupaten Bandung ke depan dengan aspirasi masyarakat. Apalah artinya sebuah gagasan yang baik, kalau tidak bisa diterima atau tidak nyambung dengan aspirasi masyarakat. Karena itu tentu perlu penguatan dari masyarakat, sebab pada hakikatnya kedaulatan itu ada di tangan rakyat,” kata Deding kepada wartawan usai mengembalikan formulir ke Panitia Pendaftaran Cabup Partai Golkar.

Hingga saat ini, ungkap Kang Deding Ishak (KDI), bersama timnya ia berkeliling ke setiap kampung dan desa di wilayah Kabupaten Bandung, agar visi misi KDI yang disampaikan mendapat respon publik.

“Yang insya Allah nantinya, hasil dari aspirasi masyarakat ini menjadi sebuah kebijakan yang bakal kami rumuskan bersama DPRD untuk diterapkan oleh kami jika ditarkdirkan bisa memimpin Kabupaten Bandung, tarang KDI.

Pada kesempatan itu Kang Deding Ishak (KDI) menandaskan dirinya siap melanjutkan kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Naser lima tahun ke depan. Pihaknya mengapresiasi kepemimpinan 10 tahun dari Bupati Dadang Naser di Kabupaten Bandung yang sarat prestasi yang diterima.

“Pak Bupati Dadang Naser ini kader terbaik Partai Golkar yang menjadi teladan bagi para kader Golkar khususnya dan para pemimpin di Kabupaten Bandung. Karena itu apa yang sudah dicapai dengan baik, bisa diteruskan oleh para pemimpin Kabupaten Bandung ke depan termasuk dari kami jika dipercaya memimpin nantinya,” ungkap KDI.

Deding menyatakan dirinya lebih menekankan kesinambungan kepemimpinan dan program pembangunan atau sustainbility. “Tapi juga diperlukan perubahan (change) dan breakthrough (terobosan), yang semuanya tetap berlandaskan pada filosofi sabilulungan ini,” tukasnya.

Sebab dalam perspektif Islam pun, imbung Deding, filosofi sabilulungan bisa diterjemahkan dalam tolong menolong dalam berbuat kebajikan dan takwa.”Jadi, kami tinggal melanjutkan capaian yang sudah diraih Bupati Bandung Dadang Naser dan ini akan lebih memudahkan kami untuk melanjutkannya dengan semangat pembaharuan ke arah lebih baik,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]