Bale Bandung

DPRD Kab Bandung Setujui 5 Raperda

×

DPRD Kab Bandung Setujui 5 Raperda

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang M. Naser saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD di Soreang, Senin (3/8/20). by Humas Pemkab
Bupati Bandung Dadang M. Naser saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD di Soreang, Senin (3/8/20). by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – DPRD Kabupaten Bandung menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019.

“Meskipun raperda telah disetujui, namun masih memerlukan evaluasi dari gubernur. Nanti rekomendasi dari evaluasi tersebut, harus terakomodir dalam raperda ini. Selanjutnya baru dapat ditetapkan menjadi perda (peraturan daerah),” jelas Bupati Bandung Dadang M. Naser usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD di Soreang, Senin (3/8/2020).

Bupati menginstruksikan jajarannya untuk segera menyesuaikan pola APBD, dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI Nomor 90 Tahun 2019 Tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.

“Kita harus segera berlari menyesuaikan pola APBD dengan peraturan baru ini. Di mana pola atau struktur belanjanya sedikit berubah. Ada belanja operasional, ada belanja transfer, itu jangan campur aduk. Dulu kita menggunakan Simda (Sistem Informasi Manajemen Daerah), sekarang berubah menjadi SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah),” ungkap bupati.

Dadang Naser menerangkan, SIPD merupakan sistem perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah terintegrasi, yang bertujuan menyediakan informasi penyelenggaraan pemerintah daerah kepada masyarakat, menghasilkan layanan informasi berbasis elektronik, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif dan efisien.

“Ini menyangkut bagaimana informasi satu atap tentang perencanaan dan pengelolaan keuangan. Jadi selain IT-nya, akuntabilitasnya juga harus dikuasai oleh seluruh PD (perangkat daerah). Oleh karenanya, diperlukan rapat koordinasi antara tim anggaran DPRD dengan tim anggaran Pemda. Terus disosialisasikan dan seluruh PD harus paham sampai ke teknis. Terutama untuk membahas anggaran di 2021 dan anggaran perubahan,” beber Dadang Naser.

Selain Raperda Pertanggungjawaban APBD 2019, pada kesempatan rapat paripurna itu juga disetujui empat buah raperda lainnya. Di antaranya Raperda Tentang Penyelenggaraan Pariwisata Halal, Pengelolaan dan Pengembangan Desa Wisata, Penyerahan Sarana dan Utilitas Perumahan dari Pengembang kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, dan Raperda Tentang Retribusi Jasa Usaha.

“Terkait pariwisata halal, bagaimana tempat wisata, restoran maupun perhotelan, menyediakan tempat ibadah yang memadai, dan sajian makanannya halalan toyyiban. Di samping itu tentu kualitas pelayanannya juga ditingkatkan,” imbuh Kang DN panggilan akrabnya.

Ia juga mengajak masyarakat, untuk menjadi tuan rumah yang baik dan menjadi bagian dari penyelenggara wisata. “Tunjukkan keramahan, sambut pengunjung dengan senyum, jamu dengan kuliner yang khas, dan berikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung,” tutur Kang DN.

Selain itu pula, kebersihan dan sanitasi lingkungan yang baik sangat menunjang pertumbuhan dan pengembangan wisata.

“Sediakan homestay yang nyaman, karena banyak pengunjung dari kota ingin menikmati suasana desa yang asri, bersih dan rapi. Dari situ akan muncul timbul multiplier effect, sejumlah potensi ekonomi baru akan muncul, sehingga kesejahteraan masyarakat pun bisa meningkat. Kita ada payung hukumnya berupa perda ini. Tinggal nanti semua pihak, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, harus sama-sama peduli,” papar Kang DN.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Komitmen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong dalam memperluas akses pendidikan dan mendorong pemberdayaan masyarakat kembali mendapatkan predikat Platinum melalui program Sinergi Jejak Baik untuk Negeri (SIJEBI), serta predikat Gold melalui program SARtiKa BERDAYA (Sahabat Perempuan Kepala Keluarga Berdaya) dalam ajang Indonesian SDGs Award (ISDA) 2026 di Binakarna Hall, Bidakara Jakarta, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendeklarasikan komitmen bersama menolak judi online dan judi konvensional di lingkungan aparatur negara. Deklarasi itu dibacakan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti 100 peserta dari ASN, pegawai BUMD, serta aparatur pemerintahan desa, di Grand Sunshine […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) semakin aktif menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah desa. BPD dinilai memiliki posisi penting dalam mengawal pemerintahan, pembangunan, serta kepentingan masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, saat mengukuhkan 435 anggota BPD dari 55 desa yang […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com –  Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat komitmen percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai instrumen penting dalam memberikan kepastian pemanfaatan ruang, mengarahkan pembangunan, sekaligus mendukung kemudahan berusaha dan investasi di daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan RDTR Region I Tahun 2026 oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam Rapat Koordinasi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberikan kesaksian dalam persidangan perkara PT Bandung Daya Sentosa (BDS) di Pengadillan Negeri Kota Bandung, Selasa (29/9/2026). Kehadiran bupati yang akrab disapa KDS ini merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan dan bentuk pemenuhan kewajibannya untuk memberikan keterangan sesuai pengetahuan dan kapasitasnya. Dalam konteks kepemilikan Pemerintah Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]