Bale Jabar

dr Adang; “Audit Sistem Fasilitas Cold Chain di Seluruh Indonesia”

×

dr Adang; “Audit Sistem Fasilitas Cold Chain di Seluruh Indonesia”

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IX DPR RI dr. H. Adang Sudrajat, MM.AV
Anggota Komisi IX DPR RI dr. H. Adang Sudrajat, MM.AV

JAKARTA – Anggota komisi IX DPR, dr. H. Adang Sudrajat, MM.AV menilai Kementerian Kesehatan lalai dalam melakukan gerakan preventif sehingga terjadi kejadian luar biasa (KLB) wabah difteri di 20 provinsi dan 95 daerah di seluruh Indonesia.

Legislator daerah pemilihan Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ini mengkritisi anggaran yang berat sebelah pada sisi pelayanan kesehatan, di mana pada kenyataanya terealisasi berupa pengadaan alat canggih dan kedaruratan medik yang mana fasilitas tersebut hanya dinikmati oleh segelintir orang.

Kondisi ini menurutnya merupakan fakta lapangan bahwa Kemenkes telah melalaikan perbaikan “Cold Chain” (rantai dingin) pada distribusi vaksin ke seluruh negeri.

“Saya lihat ada hal yang tidak seimbang pada kebijakan Kementerian Kesehatan ini pada prioritas pelayanan kesehatan. Masih banyak hal yang perlu diperbaiki, sehingga kejadian luar biasa wabah di masa yang akan datang tidak perlu terjadi,” tandas politisi PKS ini.

Adang menguraikan penyebaran wabah yang begitu cepat menandakan bahwa Undang-undang Karantina Kesehatan perlu ditinjau ulang. Undang-undang yang saat ini ada pada pengaturan regulasi karantina kesehatan menunjukkan tidak mampu memberikan kesempatan pihak-pihak terkait untuk dapat bergerak cepat mengatasi kejadian yang ada.

Menurutnya pembatasan keluar masuk daerah rawan penularan tidak dapat diantisipasi secara cekatan sehingga banyak kebobolan yang menyebabkan pemerataan wabah.

“Saya mendorong agar pengesahan Undang-undang tentang Kesehatan yang sudah selesai pembahasan di tingkat satu, jangan sampai dibiarkan tersandera karena ada ide untuk membuat lembaga karantina terpadu,” kata dia.

Ia pun meminta Kemenkes untuk mengaudit secara periodik sistem dan fasilitas “cold chain” di seluruh Indonesia. “Audit itu nanti bisa jadi sebagai bahan untuk mengambil kebijakan anggaran yang akan disampaikan ke Komisi IX DPR RI, sehingga kualitas vaksin tetap terjamin sampai ke “end user,” terang Adang.

Hal lain yang nantinya akan dikomunikasikan dokter Adang kepada pementinah adalah bahwa Kemenkes diminta serius untuk memperhatikan proporsionalitas anggaran antara program pencegahan dan program pelayanan kesehatan.

Pembelian alat kesehatan canggih tidak boleh lagi menguasai perbelanjaan anggaran. Sebab selama ini yang terjadi adalah praktek realisasi anggaran, habis pada pembelian barang yang masa aktifitasnya pendek dengan harga yang sangat mahal. Sementara “cold chain” yang murah dan tahan lama dibiarkan terlantar.

“Dalam waktu dekat, saya akan meminta pada komisi 9 untuk membentuk panja terkait KLB difteri dan pencegahan kejadian hal serupa, agar dimasa yang akan datang, wabah-wabah yang sangat merugikan negara bahkan menjadi perhatian dunia tidak terjadi lagi” Pungkas dokter Adang Sudrajat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]