Bale Bandung

Festival Anak Soleh Ajang Gali Potensi Anak di Bidang Agama, Seni, dan Pengetahuan

×

Festival Anak Soleh Ajang Gali Potensi Anak di Bidang Agama, Seni, dan Pengetahuan

Sebarkan artikel ini

NAGREG, Balebandung.com – Lembaga Pengembangan Pendidikan Taman Kanak-Kanak Al-Quran dan Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA DPD BKPRMI) Kabupaten Bandung menggelar Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) XII Tingkat Kabupaten Bandung, di Aula Kantor Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Sabtu (22/6/2024).

Ketua Panitia, H. Abdul Rouf. S.Pd.I menjelaskan FASI XII bertema “Hebat Prestasi, Hebat Mengaji, Berakhlakul Karimah” ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat prestasi, keahlian dalam mengaji, serta budi pekerti luhur pada anak-anak Indonesia

“Di ajang FASI ini ada berbagai kompetisi bergengsi. Jadi, tidak sekadar lomba biasa, melainkan sebuah panggung bagi anak-anak Indonesia untuk menunjukkan potensi terbaik mereka di bidang agama, seni, dan pengetahuan,” jelas Abdul Rouf.

Beberapa lomba yang menjadi sorotan antara lain Lomba Tartil Qur’an, Lomba Tilawah Qur’an, Ikrar dan Puitisasi Terjemah Al-Qur’an, serta Nasyid Islami.

“Kami sangat bangga melihat semangat dan dedikasi peserta dalam setiap lomba. Mereka tidak hanya menampilkan keahlian, tetapi juga menunjukkan ketulusan dalam menyampaikan pesan-pesan Islami,” ungkap Rouf.

Tidak hanya lomba keagamaan, Festival Anak Soleh Indonesia juga menampilkan kompetisi yang menarik bagi anak-anak yang memiliki minat dalam bidang seni dan pengetahuan. Lomba Kaligrafi, Mewarnai dan Menggambar, hingga Cerdas Cermat, menjadi ajang unjuk prestasi bagi para peserta.

“Kami berharap melalui festival ini, anak-anak Indonesia dapat terus termotivasi untuk menjadi generasi penerus yang berprestasi dan berakhlak mulia,” ucap Rouf.

Festival Anak Soleh Indonesia ini rencananya terus berlanjut ke tingkat provinsi yang akan di selenggarakan di Kabupaten Tasikmalaya pada 5 – 7 Juli 2024.

“Diharapkan pula, semangat dan antusiasme yang sama akan terus mengalir dalam setiap tahapan kompetisi, menginspirasi lebih banyak anak-anak Indonesia untuk berkiprah dalam dunia keagamaan dan pengembangan diri,” kata Rouf.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi mengapresiasi Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) yang merupakan hasil kolaborasi dari DPD BKPRMI Kabupaten Bandung dengan KNPI Kabupaten Bandung.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bermanfaat dan mampu memaksimalkan potensi calon pemimpin masa depan,” kata Rifki.

Rifki juga mengucapkan terima kasih atas konsistensi dan keistiqamahan DPD BKPRMI sebagai OKP di bawah naungan DPD KNPI Kabupaten Bandung telah konsisten membina, menjaga, dan mendidik generasi muda dengan orientasi akhlakul karimah.

“Regenerasi dan kaderisasi adalah tanggung jawab kita bersama. Kami berharap agenda seperti ini mendapat perhatian lebih ke depannya,” tambahnya.

Rifki pun berharap kegiatan terus ditingkatkan dan juara FASI tingkat Kabupaten Bandung ini dapat menjadi kontingen yang menjuarai FASI tingkat Jawa Barat. “Kesalehan harus diciptakan, dirawat, dan dimulai sejak dini,” ujarnya.

Rifki menegaskan kesiapan DPD KNPI Kabupaten Bandung untuk membantu BKPRMI dalam perhelatan FASI tingkat Jawa Barat bulan depan.

“Kami siap membantu dan men-support BKPRMI dalam pelaksanaan Festival Anak Sholeh Indonesia tingkat Jawa Barat,” tandas Rifki.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]

Bale Bandung

Sebuah naskah tua dari daun lontar menyimpan ingatan panjang tentang Sunda. Namanya Carita Parahyangan. Naskah ini dikenal sebagai naskah anonim Sunda Kuno. Nama penulisnya tidak diketahui. Para ahli umumnya memperkirakan naskah ini disusun pada akhir abad ke-16, sekitar tahun 1580 M, tidak lama setelah masa akhir Pakuan Pajajaran. Dalam tradisi pernaskahan, naskah ini dikenal sebagai […]