Bale Bandung

Kapolres Minta Apel Siaga Bukan Sekadar Seremonial

×

Kapolres Minta Apel Siaga Bukan Sekadar Seremonial

Sebarkan artikel ini
Kapolres Bandung AKBP Nazli Harahap bersama Bupati Bandung Dadang Naser, Dandim 0609/Kab Bandung Letkol Kav P Leonardi Ginting (tengah), saat mengecek peralatan kelengkapan siaga bencana usai Apel Siaga Libur Panjang Idul Adha dan Siaga Bencana di Mapolres Bandung, Kamis (8/9). by chan/bbcom

SOREANG – Kapolres Bandung AKBP Nazli Harahap meminta semua elemen melakukan kordinas intensif terkait pengamanan libur panjang Idul Adha dan siap siaga bencana alam. Sehingga saat terjadi masalah di lapangan, tidak saling lempar tanggung jawab atau malah justru menimbulkan masalah baru.

“Saya minta apel siaga ini tidak hanya seremonial saja. Saya minta saat di lapangan juga tetap seperti ini, karena seringkali saat di lapangan itu sulit sekali mengumpulkan pasukan selengkap ini. Selain itu, saya juga minta jangan ada dusta di antara kita. Artinya kita semua harus saling berkoordinasi dengan baik antar instansi terkait ini. Baik itu polisi, TNI, BPBD, Pemadam Kebakaran, Dishub, Satpol PP dan lainnya,”kata Nazli dalam sambutannya saat Apel Gabungan Siaga Libur Panjang Idul Adha dan Siaga Bencana, di Mapolres Bandung, Soreang, Kamis (7/9/16).

Kapolres menuturkan lemahnya koordinasi dan komunikasi antar lembaga ini pernah dirasakannya langsung, sebelum ia jadi pucuk pimpinan di Polres Bandung. Nazly menceritakan waktu itu ia dan pasukannya pernah tersesat di dalam hutan, saat berupaya memadamkan kebakaran hutan. Ini terjadi karena pihak BPBD yang seharusnya menjadi penunjuk jalan ke lokasi kebakaran tidak bersinergi dengan instansi lainnya, termasuk dengan pihak kepolisian.

“Jadi antar lembaga ini, jangan ada dusta di antara kita. Tapi mari saling berkoordinasi dan komunikasi yang intensif. Setelah ini, saya minta semua Kabag Ops saling bertukar nomor telepon, agar mudah berkomunikasi jika terjadi masalah di lapangan,”ujarnya.

Nazli menandaskan kebersamaan dengan mengedepankan koordinasi dan komunikasi itu sangat penting untuk menangani berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan itu. Karena harus diakui, kata dia, masing-masing lembaga memiliki keahlian dan bidang pekerjaan masing-masing.

“Begitu juga polisi, tidak semua keahlian dikuasai. Contohnya, dalam kasus kebakaran, tentu saja itu adalah keahlian dari Pemadam Kebakaran, inilah pentingnya koordinasi dan komunikasi antar instansi itu,”ujarnya.

Nazli melanjutkan, berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada Agustus-September ini, curah hujan mulai tinggi. Itu artinya, ancaman terjadinya bencana alam, seperti banjir dan longsor harus diwaspadai. Paling tidak, saat terjadi bencana, semua instansi yang terkait seperti polisi, TNI, BPBD dan lainnya bisa melakukan pengurangan resiko bencana.

“Ini sudah jadi perintah Presiden. Jika terjadi bencana, Kapolres, Dandim, para Kapolsek dan Danramil harus ada di lokasi kejadian. Tentara dan polisi harus paling depan saat terjadi bencana,” tegasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

balebandung.com – Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika politik, publik Kabupaten Bandung menyaksikan sosok pemimpin yang memilih bekerja dalam senyap. Ia adalah Dr.HM. Dadang Supriatna, S.I.P., M.Si Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS (KDS). Karakter low profile dan gaya kepemimpinan yang merakyat menjadi ciri khas KDS selama memimpin. Namun di balik kesederhanaannya, tersimpan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menegaskan komitmennya untuk memperkokoh solidaritas antar-pemerintah daerah sekaligus mendesak evaluasi terhadap pelaksanaan otonomi daerah (otda) di Indonesia. Langkah strategis yang disiapkan mencakup pengajuan usulan perbaikan (revisi) terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur desentralisasi, otonomi daerah dan pembagian urusan pemerintahan. Pernyataan ini […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Festival Al Jabbar tidak hanya dipersiapkan sebagai panggung seni dan budaya, tetapi juga diarahkan menjadi ruang kolaborasi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Gagasan tersebut mengemuka dalam pertemuan Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, dengan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH Yusuf Ali Tantowi, di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung, Jalan Terusan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional sebagai wujud komitmen dalam melestarikan sekaligus mengembangkan seni qasidah sebagai bagian dari khazanah budaya dan syiar Islam. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pendidikan serta Pelatihan Nasional (Diklatnas) Dewan Pimpinan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Dukungan terhadap Festival Al Jabbar terus mengalir. Kali ini datang dari maestro tari Sunda sekaligus budayawan nasional, Mas Nanu Munajar Dahlan atau Abah Nanu, yang menyatakan siap bergabung memperkuat penyelenggaraan festival tersebut. Kehadiran dosen Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung yang selama puluhan tahun dikenal sebagai penggerak seni pertunjukan Sunda itu diyakini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Ketua Harian APKASI Bupati Bandung Dadang Supriatna mengusulkan penguatan skema Dana Bagi Hasil (DBH) panas bumi sekaligus percepatan penyaluran hak daerah guna memperkuat kapasitas fiskal dan menjaga keberlanjutan pelayanan publik. Usulan tersebut disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II […]