Bale Bandung

KDS: Pelestarian Budaya Sunda Harus Dimulai dari Sekolah

×

KDS: Pelestarian Budaya Sunda Harus Dimulai dari Sekolah

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menghadiri Pagelaran Seni Budaya Sunda se-Jawa Barat yang digelar Paguyuban Seniman dan Seniwati Pasundan (PSSP) di Gedong Budaya Soreang, Selasa (2/6/26).

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pelestarian seni dan budaya Sunda harus dimulai dari dunia pendidikan agar generasi muda mengenal, mencintai, dan mampu melanjutkan warisan budaya daerahnya.

Hal itu disampaikan Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS (KDS) saat menghadiri Pagelaran Seni Budaya Sunda se-Jawa Barat yang diselenggarakan Paguyuban Seniman dan Seniwati Pasundan (PSSP) di Gedong Budaya Soreang, Selasa 2 Juni 2026.

Menurut KDS, tantangan pelestarian budaya saat ini tidak hanya datang dari perkembangan teknologi dan modernisasi, tetapi juga dari semakin berkurangnya pemahaman generasi muda terhadap akar budayanya sendiri.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bandung mewajibkan Bahasa dan Budaya Sunda sebagai muatan lokal di tingkat SD dan SMP sebagai bagian dari upaya membangun karakter peserta didik.

“Budaya tidak cukup dikenalkan melalui pertunjukan seni saja. Harus menjadi bagian dari proses pendidikan agar anak-anak kita mengenal dan mencintai budaya daerahnya sejak dini,” kata KDS.

Ia mengatakan Kabupaten Bandung memiliki kekayaan seni dan budaya yang harus terus dijaga, mulai dari bahasa, sastra, seni pertunjukan hingga wayang golek yang menjadi salah satu warisan budaya Sunda.

Menurut dia, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk komunitas seni, sekolah, keluarga dan pemerintah daerah.

Karena itu KDS mengajak Paguyuban Seniman dan Seniwati Pasundan untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan guna memperluas pengenalan budaya Sunda kepada para pelajar.

Dengan sekitar 1.600 sekolah yang tersebar di Kabupaten Bandung, ia menilai terdapat ruang yang sangat besar untuk memperkuat pendidikan budaya sekaligus menyiapkan generasi penerus pelaku seni dan budaya Sunda.

“Kita harus menyiapkan kaderisasi. Generasi muda harus diberi ruang untuk belajar, berkarya, dan meneruskan nilai-nilai budaya yang diwariskan para pendahulu,” ujarnya.

Selain memperkuat pendidikan budaya, Pemkab Bandung juga terus mengembangkan ekosistem kebudayaan melalui keberadaan Dinas Kebudayaan yang berdiri secara mandiri serta berbagai program pengembangan seni dan budaya daerah.

KDS berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, lembaga pendidikan dan masyarakat dapat memperkuat identitas budaya Sunda sekaligus menjaga keberlangsungan warisan budaya di tengah perubahan zaman.

“Kalau generasi mudanya kuat memahami budaya, maka budaya Sunda akan tetap hidup dan berkembang di masa depan,” katanya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prakarsa DPRD tentang pencegahan pembuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi serta penanganan terhadap anak yang menjadi korban pornografi. Menurut Dadang, regulasi tersebut memiliki arti penting di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin terbuka. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS mendorong seluruh sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kabupaten Bandung tidak hanya meningkatkan kompetensi medis, tetapi juga memperkuat kemampuan komunikasi, empati, sikap, dan etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurut KDS, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tenaga kesehatan. Sikap […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyiapkan skema insentif bagi pemilik lahan yang mempertahankan sawahnya sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Salah satunya berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lahan yang telah ditetapkan sebagai LP2B. Kebijakan tersebut disiapkan seiring proses penetapan LP2B Kabupaten Bandung yang mencakup sekitar 24.200 hektare atau 87 persen dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya untuk mempercepat sertifikasi sekitar 10.000 bidang tanah wakaf dan sarana keagamaan di Kabupaten Bandung. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset keagamaan sekaligus mewujudkan kemaslahatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan KDS saat menghadiri Sosialisasi Sertifikasi Tanah Wakaf dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Rumah bukan sekadar tempat tinggal. Hunian yang layak, aman, sehat, dan terjangkau menjadi salah satu fondasi penting bagi keluarga untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Momentum Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2026 menjadi pengingat bahwa pemenuhan kebutuhan hunian harus terus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perumahan, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang akhirnya melahirkan nakhoda baru. KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dipercaya memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmah 2026–2031 setelah memperoleh 472 suara. Pilihan itu menarik bukan semata karena Gus Kikin merupakan bagian dari keluarga besar pendiri NU. Ia adalah cicit Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, […]