Bale Bandung

Kerugian Negara Akibat TBC Capai Rp40 Triliun Pertahun, Ketum AKKOPSI KDS Beri 4 Rekomendasi Sanitasi

×

Kerugian Negara Akibat TBC Capai Rp40 Triliun Pertahun, Ketum AKKOPSI KDS Beri 4 Rekomendasi Sanitasi

Sebarkan artikel ini
Ketum AKKOPSI Dadang Supriatna, saat Gerakan Nasional Pemberantasan TBC di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (30/5/26)

SORONG, balebandung.com – Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) menyampaikan empat poin rekomendasi kepada para kepala daerah se-Papua. Rekomendasi diutarakan Ketua Umum AKKOPSI Dadang Supriatna, untuk menuntaskan masalah sanitasi dasar, pencegahan penyakit menular seperti TBC, serta peningkatan kualitas lingkungan permukiman sehat.

Rekomendasi tersebut disampaikan pada kegiatan Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas, melalui Penguatan Higiene Sanitasi dan Akselerasi Quality Control SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026.

Ketum AKKOPSI mengatakan TBC salah satu penyakit menular Indonesia menjadi peringkat kedua di dunia setelah India. Indonesia sendiri menargetkan untuk mengeliminasi TBC ini pada tahun 2030.

Ketum AKKOPSI Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat Bupati Bandung ini mengungkapkan, sebagian besar kasus TBC) di Indonesia (sekitar 67 hingga 75%) menyerang kelompok usia produktif (15-54 tahun). Infeksi ini berdampak besar pada kesehatan masyarakat dan menjadi ancaman serius bagi potensi ekonomi nasional.

“Kalau kita hitung, kerugian negara akibat TBC di Indonesia ini mencapai Rp40 triliun pertahun karena pengobatannya untuk penderita atau pasien bisa sembuh itu membutuhkan waktu enam bulan,” ungkap KDS.

Apalagi satu penderita TBC aktif yang belum diobati dapat menularkan bakteri kepada 10 hingga 15 orang di sekitarnya dalam waktu satu tahun.

“Maka, tugas kita sebagai kepala daerah harus fokus dalam pencegahan dan pemberantasan penyakit TBC ini. Jangan sampai ada warga di daerah kita masing masing yang meninggal dunia akibat penyakit TBC,” tandas KDS.

Sehingga menurutnya perlu dibuat strategi untuk memberantas penyakit TBC ini dimulai dari perbaikan sanitasi lingkungan.

Berikut poin rekomendasi AKKOPSI:

1. Percepatan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop BABS: Menargetkan seluruh wilayah di Tanah Papua mencapai status 100% bebas dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS) agar masyarakat terhindar dari berbagai penyakit berbasis lingkungan.

2. Verifikasi dan Penghargaan Daerah ODF Tercepat: AKKOPSI memberikan apresiasi dan penghargaan kepada kabupaten/kota yang berhasil menjadi pelopor dan menerapkan eliminasi BABS tercepat di Tanah Papua.

3. Buat Peraturan Bupati / Wali Kota (Perbup/Perwa) tentang Ventilasi dan Jendela: Mendorong penerbitan regulasi daerah yang mengatur tata kelola rumah sehat, termasuk kewajiban memiliki ventilasi dan jendela yang memadai, untuk mencegah penularan penyakit saluran pernapasan.

4. Anggaran APBD untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu): Mengalokasikan dana daerah guna merenovasi rutilahu menjadi rumah layak huni yang bersih dan sehat.

Pada kesempatan titu Ketum AKKOPSI KDS juga menandaskan sanitasi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga wajib diperhatikan demi terjaminnya kesehatan pelaksanaan program MBG.

“Maka, Penguatan Higiene Sanitasi dan Akselerasi Quality Control SPPG ini merupakan benteng utama dalam Program MBG sehingga setiap SPPG harus memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” ujarnya.

KDS menyebut di Kabupaten Bandung sendiri ada 482 SPPG dengan 1,3 juta penerima manfaat MBG. Hampir 80 persen dari SPPG di Kabupaten Bandung sudah mengantungi SLHS dan tidak ada SPPG yang di-suspend oleh Badan Gizi Nasional.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCABALI, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb meminta seluruh kepala desa di Kabupaten Bandung memperkuat integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa, terutama di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi. Hal itu disampaikan Wabup Ali Syakieb saat membuka Sosialisasi Penguatan Integritas dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa bagi wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I di Ciwidey […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com –Seorang pria berusia 26 tahun ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di area parkir lantai 12 sebuah pusat perbelanjaan di Kota Bandung, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Kapolsek Regol Kompol Megawati Triyanti membenarkan peristiwa tersebut. Polisi menerima laporan dari petugas teknisi dan sekuriti yang menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – DPRD Kabupaten Bandung menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan Raperda Perubahan Kelima atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung yang dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna di Gedung DPRD […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya membangun generasi berkarakter melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Selain menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, MPLS diharapkan menjadi fondasi pembentukan karakter peserta didik sekaligus memperkuat budaya sekolah yang aman, nyaman, ramah anak, bebas dari perundungan (bullying), serta terbebas dari praktik pungutan liar. Bupati […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Monumen Kopi Kabupaten Bandung Mendunia yang baru diresmikan Pemerintah Kabupaten Bandung pada akhir Juni 2026 turut menjadi bagian dari temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Temuan tersebut disebut telah ditindaklanjuti melalui pengembalian kerugian negara sesuai rekomendasi BPK. Anggota DPRD Kabupaten Bandung Toni Permana mengatakan hasil pemeriksaan BPK merekomendasikan pengembalian anggaran melalui mekanisme Tuntutan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) mengajak seluruh orang tua di Kabupaten Bandung meluangkan waktu untuk mengantar putra-putrinya pada hari pertama masuk sekolah sebagai bagian dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dimulai 13 Juli 2026. Ajakan tersebut disampaikan KDS melalui kampanye yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Bunda PAUD Kabupaten […]