Bale KBB

Kesiapan Membangun Digital Startup Company

startup-indMenurut Josh Kaufman dalam bukunya “The First 20 Hours: How to Learn Anything…..FAST!” menuturkan bagaimana kita bisa mendedikasikan waktu kita sebanyak 20 jam, untuk benar-benar fokus mempelajari sesuatu yang baru. Kita semua memiliki jumlah waktu yang sama yaitu 24 jam, tidak lebih dan tidak kurang. Kebanyakan dari kita selalu mengatakan ‘tidak punya waktu’ ketika ingin melakukan sesuatu yang baru.

Josh bilang, waktu tidak bisa ‘ditemukan’. Berbeda dengan kalau kita ‘menemukan’ uang di kantung celana, jacket, atau di jalan. Waktu hanya bisa ‘dibuat’. Bagaimana dengan Anda, masih menggunakan ‘tidak punya waktu’ atau ‘tidak mau membuat waktu’ jadi available. Itu adalah management skill saja.

Kesalahan yang sering terdengar ketika orang membuat startup adalah mereka selalu memulainya dari membuat produk, baru setelah itu memikirkan marketnya. di bidang lain pun pronsipnya sama. Bukan kita mau bangun gedung, baru mencari market, melainkan, find the market first, baru bangun gedung sesuai target marketnya.

Kesalahan startup memulai dari membuat produk memang tidak bisa disalahkan 100%, tapi saya ingin mengingatkan bahwa kalau Anda hanya expert di bidang technology (baca: programming) saja, maka pengetahuan Anda tentang building Digital Startup Company is ZERO!

Banyak sekali yang harus dipelajari ketika Anda mendirikan sebuah Digital Startup Company. Bagaimana Anda menemukan market, validasi ide, benchmarking competition, delivering your product to your customer. Bagaimana menentukan pricing model, siapa yang akan menggunakan vs siapa yang akan membayar, legal stuff, etc.

And untuk itu Anda harus mendedikasikan waktu Anda untuk belajar lagi. Pertanyaannya, sudah siapkah Anda? Atau Anda merasa skill Anda sudah cukup untuk membuat Digital Startup Company? Jawabannya ada di HASIL AKHIRNYA……

Good luck:)
by @DennySantoso

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close