Bale Bandung

Ketua Komisi C: Pembangunan Drainase Harus Sesuai dengan Fungsinya, Jangan Asal Bangun

×

Ketua Komisi C: Pembangunan Drainase Harus Sesuai dengan Fungsinya, Jangan Asal Bangun

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Golkar, H. Yanto Setianto.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Golkar, H. Yanto Setianto.

Kab. Bandung. Balebandung.com – Pembangunan drainase diseputatan Jalan Provinsi itu merupakan bagian dalam mensukseskan FIFA Piala Dunia U21 yang rencananya akan diselenggarakan pada tahun 2021 ini. Sementara untuk  anggarannya ada di Provinsi Jawa Barat. Dan jangan asal bangun tapi harus sesuai dengan fungsi serta manfaatnya.

Di kegiatan pembangunan drainase itu, dikatakan Ketua Komisi C DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Golkar, H. Yanto Setianto, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kab. Bandung, juga mendapat bagian dari kegiatan pembenahan drainase tersebut. Tapi diakuinya hingga saat ini belum dilakukan pengecekkan.

Secara garis besar, dia menambahkan, drainase merupakan salah satu pengelolaan teknis dengan membuat saluran air atau jalur pembuangan air untuk mengurangi kelebihan air yang berasal dari air hujan, rembesan, dan kelebihan air irigasi dari suatu kawasan atau lahan.

“Jika penanganan drainase kurang baik, maka akan mengakibatkan tergenangnya lingkungan sekitar saluran drainase yang pada akhirnya menyebabkan pencemaran lingkungan,” katanya di ruangannya, Senin (17/5/2021).

Untuk memaksimalkan fungsi drainase tersebut, lanjut dia, harus  merencanakan detail pembangunannya, agar dapat melewatkan debit udara dengan baik dan aman tanpa melebihi permukaan air. Karena pada umumnya sebuah infrastruktur sistem drainase terdiri dari saluran penerima, saluran induk, saluran induk dan badan air penerima.

Jadi kalau ada kesalahan dalam pembangunanannya itu, Yanto meminta kepada masyarakat untuk segera mengadukan permasalahan itu ke Komisi C. Sebab laporan dari masyarakat bisa menjadi bahan bagi anggota DPRD untuk bertindak lebih lanjut.

“Kita sangat membutuhkan data dan laporan dari masyarakat di setiap penyelenggaraan pembangunan yang diselenggarakan pemerintah,” ujar dia.

Instrumen yang harus diperhatikan dalam pembangunan drainase, dia menjelaskan, di antaranya, peningkatan debit air yang masuk, penataan lingkungan, perubahan tata guna lahan, kapasitas saluran yang minimal, dan peran masyarakat.

Misalnya, dia mengemukakan, seperti pembangunan drainase di bawah permukaan jalan di wilayah terminal dan diseputaran pasar Soreang. Itu jelas antara luas dan tinggi juga daya tampung debit air tidak memadai. Tapi tetap dipaksakan sehingga terjadi luapan air ke jalan.

“Setelah terjadi hal itu, masing-masing saling menyalahkan seolah lepas dari tanggung jawab. Dan prilaku itu jelas sangat merugikan semua pihak,” pungkas dia. (Fattah).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerintahan yang berpihak kepada masyarakat. Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh dari warga Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Bandung yang menyatakan siap mendukung berbagai program pembangunan pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bandung. Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPD Persis Kabupaten Bandung, Hasyim Suryadi, di […]

Bale Bandung

BALEENDAH, balebandung.com – Perjalanan hukum kasus kekerasan terhadap seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Gozali, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, akhirnya memasuki babak akhir. Permohonan kasasi yang diajukan mantan Kepala MI Al Gozali, Muhammad Sya’dudin, ditolak sehingga putusan perkara tersebut berkekuatan hukum tetap (inkrah). Menyusul putusan tersebut, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung mengeksekusi terpidana ke Lembaga Pemasyarakatan […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyebut Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang paling siap menjalankan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 245 koperasi desa dan kelurahan telah terbentuk, dengan 45 unit di antaranya telah rampung secara fisik dan mulai memperoleh dukungan operasional. Hal itu disampaikan Bupati Kang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar mengubah cara pandang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat tidak menuntut perlakuan istimewa dari pemerintah, tetapi menginginkan pelayanan yang cepat, profesional, dan manusiawi. “Masyarakat tidak butuh diistimewakan, tetapi masyarakat butuh dilayani dan dimanusiakan,” kata Ali Syakieb saat membuka Orientasi Pegawai Pemerintah […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki meminta pemerintah daerah bersama aparat keamanan memperkuat langkah pencegahan menyusul maraknya aksi begal di beberapa wilayah. Menurutnya, rasa aman masyarakat harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi. “Keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga memastikan masyarakat bisa bekerja, berdagang dan beraktivitas tanpa […]

Bale Bandung

BANJARAN, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat sinergi dengan TNI dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap Program Cikabayam (Citarum, Kambing, Kerbau, dan Ayam) yang diinisiasi Kodam III/Siliwangi sebagai upaya mendorong kemandirian pangan berbasis peternakan di tingkat masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam kunjungan kerja Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih bersama […]