Bale Jabar

Nih, 3 Inovasi Pemprov Jabar Cegah Pungli

×

Nih, 3 Inovasi Pemprov Jabar Cegah Pungli

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan didampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Muhammad Herindra dan  Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito saat menerima perwakilan buruh di Gedung Sate, Kamis (27/10) sore. by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan didampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Muhammad Herindra dan Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito saat menerima perwakilan buruh di Gedung Sate, Kamis (27/10) sore. by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Provinsi Jawa Barat terus berupaya menghadirkan berbagai upaya melalui inovasi untuk menunjang kinerja pegawai dan efektivitas program pemerintahannya. Tujuannya bukan sekadar untuk mempermudah, mempercepat, serta meningkatkan profesionalisme para pegawai dalam melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan terbaik kepada publik, namun bisa juga untuk mencegah pungli (pungutan liar) yang marak terjadi.

Pemprov Jabar pun menerapkan beberapa langkah sebagai bagian dari inovasi tersebut. Lebih jauh lagi, diharapkan inovasi ini mampu mencegah praktek pungli di level pemerintahan.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyebutan pihaknya telah menerapkan tiga inovasi dalam pemerintahannya, yaitu: (1) membangun karakter pegawai, (2) menerapkan program e-Government, serta (3) membuat program Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP).

“Kita siap menjadi garda terdepan untuk memberantas pungli, dengan cara-cara yang baik tentu saja. Kemudian cara-cara yang jitu yang mampu meniadakan pungli,” kata Aher usai jadi pembiacara Seminar Ikatan Alumni (IKLUM) STIA LAN Bandung di Aula STIA LAN, Jl. Cimandiri No. 34, Kota Bandung, Jumat (28/10/16).

“Lalu kita juga membangun sistem yang bagus kan. Dan akibat dari sistem yang dielektronikan, yang dikomputerisasi, alhamdulillah pungli-pungli bisa jadi hilang,” lanjutnya.

Aher menjelaskan pembangunan karakter pegawai penting sebagai bagian dari pembentukan pegawai berkinerja baik dan berperilaku jujur. Hal ini dilakukan melalui pendekatan keagamaan dengan cara tidak hanya mempelajarinya namun langsung praktek di lapangan.

“Seperti cerita infaq langsung praktek pada saat itu. Al-Quran memberikan pelajaran harus berbicara baik dan sopan santun dipraktekan pada saat itu juga,” ungkap Aher.

Sementara inovasi aplikasi e-Government diterapkan seperti pada pembuatan anggaran atau disebut e-Budgeting, e-Procurement atau lelang online, serta berbagai aplikasi berbasis komputerisasi lainnya. e-Government Jabar pun telah mendapatkan berbagai penghargaan dari pemerintah pusat tiga tahun berturut-turut, dan e-Proc sudah mendapat penghargaan enam tahun berturut-turut.

Hal lainnya yaitu penerapan TPP yang dilakukan Pemprov Jawa Barat. TPP ini diberikan kepada pegawai berdasarkan pada kinerja. “Sekarang kita sudah terapkan kinerjanya 60 persen. Jadi kalau kinerjanya 30 persen ya dapatnya cuman 30 persen. Jadi tidak serta-merta yang tidak rajin sama TPP-nya, tidak. Karena kaidahnya adalah bukan tunjangan yang meningkatkan kinerja, tapi kinerjalah yang menghasilkan tunjangan berlebih atau tambahan tunjangan. Di manajemen saya seperti itu,” terangnya.

Pada kesempatan ini, Aher pun meminta kepada masyarakat agar proaktif melaporkan kepada pemerintah apabila menemukan tindakan pungli yang dilakukan jajaranya.

“Tentu kami, Jawa Barat menunggu laporan masyarakat, siapa saja sih yang terkait pemerintah provinsi yang masih ada keluhan pungli. Silahkan laporankan kepada kami. Tentu laporan itu harus lengkap ya, ada 5W plus 1H-nya. Kami akan tindaklanjuti apalagi kalau masyarakat terus terang, karena pungli itu bagian dari korupsi,” tegas Aher.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]