Bale Jabar

Nih, 4 Tips Khusus agar Lebih Luwes Bekerja di Startup

×

Nih, 4 Tips Khusus agar Lebih Luwes Bekerja di Startup

Sebarkan artikel ini
Muh. Rahmatullah, Software Engineer Kudo di Grab R&D Center.
Muh. Rahmatullah, Software Engineer Kudo di Grab R&D Center.

JAKARTA, Balebandung.com – Perusahaan rintisan (startup) kini bukan lagi nama yang asing didengar telinga masyarakat. Wajar saja, mengingat perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini menjadi salah satu faktor pendorong semakin banyaknya startup yang ada di Indonesia.

Karenanya, Grab sebagai everyday superapp terkemuka di Asia Tenggara, senantiasa turut serta membangun ekosistem startup berbasis teknologi di Tanah Air. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menjaring Sumber Daya Manusia (SDM) bertalenta di bidangnya.

Muh. Rahmatullah menjadi salah satu yang beruntung bergabung dengan Grab. Pria yang merantau dari Soppeng, Sulawesi Selatan tersebut sekarang bekerja sebagai Software Engineer Kudo di Grab R&D Center, yang menjadi perusahaan Decacorn satu-satunya di Asia Tenggara.  Grab Indonesia juga baru-baru ini menjadi unicorn kelima di Indonesia dengan rencana membangun kantor pusat kedua di Jakarta.

“Sebagai salah satu yang berkontribusi untuk perusahaan Decacorn di Asia Tenggara, saya sangat bangga dengan apa yang kita kembangkan di Research & Development Center Grab Indonesia.  Kami bekerja dengan tim dari berbagai negara dan terus berbagi pengalaman untuk meningkatkan produk dan jasa,” kata Rahmatullah.

“Kultur kerja keras yang ada di perusahaan, mendorong kami untuk terus menciptakan inovasi dan teknologi terdepan, sehingga fokus kepada semua pengguna Grab dari konsumen sampai ke mitra pengemudi. Semua komponen ini merupakan bagian penting dari kehidupan para Grabbers (julukan karyawan Grab). Oleh sebab itu, kami akan terus menciptakan teknologi bagi kebaikan kita semua,” lanjutnya.

Lulusan Universitas Hasanuddin ini punya sejumlah tips khusus bagi kamu yang tertarik ingin bekerja di startup teknologi. Nih, kiat-kiatnya.

Berpartisipasi di Komunitas Teknologi

Kiat pertama yang bisa dilakukan adalah memberanikan diri untuk bergabung dengan komunitas teknologi. Salah satu aktivitas yang membantu Rahmatullah meniti karirnya sebagai seorang Mobile Software Engineer adalah berpartisipasi di komunitas programming Indonesia Android Kejar.

Rahmat juga jadi menjadi Lead dari Developer Student Clubs, program google bagi mahasiswa untuk memecahkan masalah sekitar melalui teknologi. Atas prestasi ini, dia akhirnya menjadi salah satu fasilitator di universitasnya untuk komunitas tersebut. “Selain itu, ikuti juga berbagi workshop dan training untuk mahasiswa guna meningkatkan pengetahuan web development dan mobile,” kata Rahmat.

Maksimalkan Pengalaman dengan Magang

Rahmat mengenang saat dirinya lulus dari Universitas Hasanuddin, dia mencari pengalaman dengan melamar jadi intern programmer di Kudo, salah satu anak perusahaan Grab. Meski statusnya masih sebagai fresh graduate, Rahmat dipercaya mendapat tugas untuk membantu meningkatkan fitur-fitur dan code-base aplikasi Kudo. Berkat kerja kerasnya, dia mendapatkan tawaran menjadi Android Software Engineer sebelum masa magangnya berakhir di Kudo.

Terus Belajar

Walau sudah menjadi Mobile Software Engineer di Grab, Rahmat terus memperdalam ilmunya, baik menggunakan fasilitas training internal, maupun yang ada di internet seperti Dicoding Academy di Indonesia atau Coursera yang berbasis di Amerika Serikat. “Saya juga terus belajar data structures dan algorithm serta tools-tools baru yang dapat menunjang pekerjaan saya,” ungkapnya.

Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan

Menurut Rahmat, jika passion kamu adalah programming, teruslah belajar dan jangan pernah berpikir tidak bisa, apalagi menyerah. “Ada banyak situs-situs web atau video di YouTube yang bisa membantu,” kata dia.Dan yang penting juga, bagikan pengalaman dan pengetahuan kepada yang lain. Sambil membantu orang lain, tambahnya, pasti kita juga akan belajar dari mereka.

Kontribusi Rahmat dan banyak talenta lainnya untuk membangun ekosistem startup di Indonesia, juga turut mendorong Grab sebagai layanan dengan jangkauan terluas di Asia Tenggara di 338 kota yang tersebar di 8 negara dengan lebih dari 152 juta unduhan aplikasi, termasuk Indonesia tempat Grab beroperasi di 224 kota dari Sabang hingga Merauke.

Berdasar hasil penelitian Riset Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, Grab telah berkontribusi sebesar Rp48,9 triliun bagi perekonomian Indonesia. Selain transportasi, bisnis layanan pesan-antar makanan GrabFood juga berkembang pesat di Indonesia, beroperasi di 178 kota di Indonesia dengan volume pengiriman tumbuh hampir 10 kali lipat pada tahun 2018. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.com — Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran perdana berlangsung meriah dan lancar dengan tema Binokasih Mulang Salaka. Kabupaten Sumedang menjadi titik awal kegiatan yang menampilkan kekayaan seni dan budaya Jawa Barat. Kirab yang digelar Sabtu malam (2/5/2026) dimulai dari kawasan Gedung Negara dan Museum Geusan Ulun menuju pusat pemerintahan Kabupaten Sumedang dengan jarak tempuh […]