Bale Jabar

Nih, 5 Saran Netty Dogkrak Minat Baca Masyarakat

×

Nih, 5 Saran Netty Dogkrak Minat Baca Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bunda Literasi Jabar Netty Heryawan saat mendampingi siswa siswi SD dan SMP membeli buku murah dalam rangka Program Gerakan Literasi Sekolah di Gudang Buku Gramedia Bandung, Senin (31/10). by Humas Pemprov Jabar
Bunda Literasi Jabar Netty Heryawan saat mendampingi siswa siswi SD dan SMP membeli buku murah dalam rangka Program Gerakan Literasi Sekolah di Gudang Buku Gramedia Bandung, Senin (31/10). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Berdasarkan penilaian Progamme for International Assessment of Adult Competencies (PIAAC) yang baru pertama kali diikuti Indonesia tahun 2016 ini, ternyata menunjukkan hasil yang memprihatinkan.

Dari 34 negara anggota Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), penilaian kemampuan numerasi, literasi serta kemampuan memecahkan masalah para responden masyarakat dewasa ini di Jakarta, Indonesia berada di peringkat paling bungsu.

Penilaian tersebut menunjukan, kemampuan responden dalam kemampuan menangkap pesan dan mencari informasi penting di sebuah kalimat sederhana di level di bawah 1 (dengan skala nilai 1-5). Bahkan responden yang telah menyelesaikan perguruan tinggi, memiliki keterampilan baca tulis lebih rendah dari keterampilan warga Yunani dan Denmark biasa yang hanya menamatkan pendidikan tingkat SMP.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat yang juga adalah Bunda Literasi Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan ini sebagai sinyal bahaya terhadap peradaban masyarakat Indonesia.

“Ini salah satu dampak dari rendahnya minat baca masyarakat,” tandas Netty saat mendampingi siswa siswi SD dan SMP membeli buku murah dalam rangka Program Gerakan Literasi Sekolah di Gudang Buku Gramedia Jl. Caringin no 74 Bandung, Senin (31/10/16).

Menurut Netty, semakin sering seseorang membaca, maka makin tajam kemampuannya untuk mengolah informasi, sehingga dapat berdampak signifikan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kebiasaan membaca sejak dini.

Menanggapi hal tersebut, Netty mengungkapkan langkah-langkah yang dapat diambil guna mendongkrak minat baca masyarakat. Pertama, dengan meningkatkan kualitas perpustakaan termasuk sumber daya manusia pustakawan. Adakah pelatihan pustakawan agar dapat melayani pengunjung dengan ramah dan komunikatif. Kedua, melalui pembenahan perpustakaan, menambah koleksi buku dan melengkapi fasilitas di perpustakaan, seperti tempat ibadah, kafetaria dan akses internet.

Ketiga, harus ada kebijakan-kebijakan yang bersifat regional maupun nasional. Salah satunya dengan penetrasi pada kader PKK dan lomba-lomba mendongeng untuk para ibu. Keempat, dengan menyikapi kemajuan teknologi bukan dengan menghujat dampat negatif teknologi, namun dengan membangun program-program literasi yang menarik bagi anak-anak, seperti belanja buku bersama sebagai bagian dari outdoor activities di sekolah.

Kelima, mengingat dalam konteks rumah tangga yang belum memprioritaskan buku di daftar belanja karena kurangnya daya beli, Netty akan mengarahkan Dinas Pendidikan untuk bekerja sama dengan toko-toko buku, guna menyediakan buku-buku berkualitas namun harganya terjangkau, seperti Great Sale yang digelar Gramedia ini. “Anak-anak akan lebih termotivasi dan semangat memilih buku bersama kawan-kawannya,” ucap Netty yakin.

Gramedia Great Sale digelar dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat, terutama anak-anak. Penanggungjawab Gramedia Great Sale Ariyanto Suryaningtyas menuturkan pihaknya menyediakan tak kurang dari 3.000 koli buku (150 eksemplar per koli), dengan harga Rp5.000 – Rp10.000 saja perbukunya.

“Semua buku harganya hanya 5.000 dan 10.000 saja. Buku yang harganya 20.000 juga dipotong jadi 10.000”, sebut Ariyanto. Menurutnya acara dimulai pada 15 sampai 31 Oktober, tapi karena animo tinggi dan banyak permintaan untuk diperpanjang, jadi sampai 13 November nanti.

Acara Great Sale ini baru tahun pertama kali digelar di Indonesia, dan sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Yogyakarta dan Surabaya. Rencananya, November ini acara yang sama akan menggebrak Serpong, Jakarta.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]