Bale Jabar

Pasukan Garuda: “I Leave My Heart In Libanon”

×

Pasukan Garuda: “I Leave My Heart In Libanon”

Sebarkan artikel ini
I Leave My Heart In Libanon,’ dirilis hari ini Kamis 15 Desember 2016, bertepatan peringatan Hari Juang Kartika ke-71.
I Leave My Heart In Libanon,’ dirilis Kamis 15 Desember 2016, bertepatan peringatan Hari Juang Kartika ke-71.

BANDUNG – Pasukan Garuda: ‘I Leave My Heart In Libanon,’ awalnya berjudul ‘Garuda 23: I Leave My Heart In Libanon,’ yang diproduksi TeBe Silalahi Pictures, dirilis hari ini, bertepatan peringatan Hari Juang Kartika ke-71 yang jatuh hari Kamis, 15 Desember 2016.

Kisahnya berfokus tentang para tentara Indonesia (TNI) yang turut berjuang tergabung dalam Pasukan Perdamaian Internasional yang dikenal dengan sebutan Pasukan Garuda, menjaga perdamaian Libanon yang sedang perang.

Film yang disutradarai Benni Setiawan, sekaligus penulis naskah ceritanya, adalah sebuah film bergenre drama dan aksi, mengisahkan tentang Pasukan Perdamaian Kontingen Garuda yang ditugaskan di Lebanon pada tahun 1973. Inti ceritanya lebih kepada drama percintaan segitiga, antara dua negara. Jadi, ini bukan film action yang penuh duel atau film perang yang penuh dar-der-dor.

Nih, sinopsisnya;

Tokoh cerita berfokus pada Kapten Satria (Rio Dewanto), Serka Gulamo (Boris Bokir) dan Lettu Arga (Yama Carlos). Saat berada di Lebanon, Kapten Satria dan pasukannya tidak hanya menjalankan tugas rutinnya untuk menjaga perdamaian. Namun mereka juga harus menghadapi situasi yang cukup menegangkan, diantaranya, harus melerai pertikaian di antara tentara Israel dengan tentara Lebanon. Dikisahkan pula cara Kapten Satria dan regunya berhasil membebaskan tentara negara Spanyol dari sandera pasukan Hizbullah.

Dalam misinya di Lebanon, Kontingen Garuda ditugaskan tidak hanya mengamankan konflik negara saja. Namun juga memberikan bantuan sosial untuk warga setempat. Saat berkunjung ke sekolah-sekolah untuk memberi informasi dan pemeriksaan kesehatan, Kapten Satria bertemu dengan Rania (Jowy Khoury), guru sekolah dasar.

Sementara di Indonesia, Diah (Revalina S. Temat) mulai bimbang karena kemunculan Andri (Baim Wong), seorang pemuda lulusan Inggris yang sukses jadi pengusaha properti. Andri menaruh hati pada Diah, dan mendapat dukungan dari ibunya (diperankan Tri Yudiman) yang terus saja mempengaruhi Diah, supaya mau menerima cinta Andri. Sedangkan ayah Diah (Dedy Mizwar) meminta Diah untuk tetap setia menunggu Kapten Satria selesai bertugas.

Di akhir tugas, sebagai seorang prajurit TNI Kapten Satria tetap menjaga kehormatan TNI dengan tidak menikahi Runia dan menetap di Lebanon, kecuali ia mengundurkan diri sebagai prajurit TNI. Rania pun tidak ingin meninggalkan Lebanon, tanah kelahirannya.

Namun saat pulang ke Indonesia, Kapten Satria dikejutkan dengan Diah yang sedang melaksanakan resepsi pernikahan dengan Andri. Bagaimanakah akhir ceritanya? Siapakah yang akan menjadi pilihan Kapten Satria, tetap Diah atau kembali lagi pada Rania?

https://youtu.be/8nYsot5im8E

Detail Cast and Crew ‘Pasukan Garuda: I Leave My Heart In Lebanon’

Judul Film : Pasukan Garuda: I Leave My Heart In Lebanon – Jenis Film : Drama, Action – Durasi : – – Sutradara : Benni Setiawan – Penulis Naskah : Benni Setiawan – Produser : Zairin Zain – Produksi : TB Silalahi Pictures – Negara Asal Film : Indonesia – Lokasi pembuatan Film : Indonesia, Lebanon – Pemain : Rio Dewanto (Kapten satrio); Yama Carlos (Lettu Arga); Boris Bokir (Serka Gulamo); Revalina S Temat ( Diah); Baim Wong (Andri); Deddy Mizwar (Ayah Diah); Tri Yudiman (Ibu Diah); Jowy Khoury (Rania) – Rilis : 15 Desember 2016

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]