Bale Bandung

Pembangunan Jalan Dukung Pengembangan Wisata Alam

×

Pembangunan Jalan Dukung Pengembangan Wisata Alam

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna saat meresmikan pembangunan Jalan Arya Jaya Keramat Agung di Desa Sukanagara Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (21/1/23) pagi./foto arsip pemkab bandung/
SOREANG,balebandung.com – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna meresmikan pembangunan akses Jalan Arya Jaya Keramat Agung di Desa Sukanagara Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu ( 21/1/23) pagi. Dengan adanya peresmian pembangunan jalan dengan cara dicor itu, sehingga lalulintas kendaraan masyarakat sekitar akan lebih nyaman dan aman untuk dilalui.
Pada kesempatan peresmian jalan yang ada di pelosok desa yang menghubungkan antar kampung di desa itu, Bupati Dadang Supriatna didampingi Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Asep Kusumah, Kepala Disperkintan Kabupaten Bandung Wahyudin, Camat Soreang dan Kepala Desa Sukanagara. Sejumlah warga pun menyambut baik dengan kehadiran Bupati Bandung yang meresmikan pembangunan jalan pada rangkaian kegiatan Bunga Desa (Bupati Ngamumule Desa) di Desa Sukanagara tersebut.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, Jalan Arya Jaya Keramat Agung yang baru diresmikan itu adalah jalan penghubung antar kampung dengan kampung lainnya di Desa Sukanagara.
“Akses jalan yang diresmikan ini tembus ke kawasan Sadu Soreang,” kata Dadang Supriatna.
Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalan alternatif yang bisa mengembangkan potensi usaha warga sekitar. “Terutama wisata alam, yang ada di akses jalan tersebut,” kata Bupati Bandung.
Bupati Bandung berharap dengan adanya akses pembangunan jalan itu dapat memberikan dan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat Desa Sukanagara.
“Bisa menciptakan lapangan usaha, serta bisa membentuk pengusaha-pengusaha baru di Desa Sukanagara,” harapnya.
Ia pun melihat di kawasan tersebut view alamnya sangat bagus, sehingga pihaknya melihat kedepan di wilayah tersebut ada pengembangan wisata alam. “Terutama untuk bersepeda. Kalau di sini bersepeda dengan tanjakan yang sangat curam, bisa satu berbanding 10. Artinya, satu kali bersepeda di jalur jalan itu bisa berbanding 10 km di tempat lain,” tuturnya.
Menurutnya, berwisata alam di kawasan itu sangat bagus, dan menghirup oksigen untuk kesehatan tubuh manusia sangat bagus pula.
“Sehingga saya akan dorong dan suport, kita akan bantu supaya jalan ini bisa dicor sampai dengan batas perkampungan dengan jalan yang sudah bagus,” ujarnya.
Sementara itu warga setempat sangat mengapresiasi dengan adanya pembangunan Jalan Arya Jaya Keramat Agung di Desa Sukanagara Kecamatan Soreang itu. Selain untuk mengembangkan wisata alam, kata warga, akses jalan itu sangat mendukung untuk pengembangan dan peningkatan usaha tani masyarakat sekitar.
“Dengan adanya pembangunan jalan ini, secara otomatis akan mendukung peningkatan ekonomi para petani,” kata Yayan, warga di Desa Sukanagara.
Ia mengatakan dengan adanya pembangunan jalan itu, bagi para petani yang memiliki lahan di kawasan tersebut akan memudahkan mengangkut hasil pertanian. Selain itu akan mempercepat distribusi hasil pertanian ke pasar yang lebih luas.
“Disampingi itu akan mengurangi biaya produksi atau pertanian. Termasuk akan meningkatkan kualitas hasil pertanian lebih bagus dan tidak mudah rusak saat mengangkut menggunakan kendaraan, karena jalannya cukup bagus,” katanya.***
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Tomé Pires mencatat istana raja Sunda bertiang 330. Prasasti Batutulis menyebut parit, balai, samida, dan talaga. Jika istana Pakuan lenyap, bukan berarti Pajajaran tidak ada. Bisa jadi karena istananya memang dibangun dari kayu, bambu, ijuk, dan umpak batu—arsitektur tropis Sunda yang menyatu dengan alam. Ada pertanyaan yang selalu muncul setiap kali orang membicarakan Kerajaan Pajajaran: […]

Bale Bandung

Perjanjian Sunda–Portugis 1522 bukan sekadar urusan dagang lada. Ia adalah manuver internasional Pajajaran untuk mempertahankan pintu lautnya dari tekanan Demak-Cirebon. Dari Pakuan ke Malaka, kerajaan Prabu Siliwangi pernah bermain dalam geopolitik global abad ke-16. Pada 21 Agustus 1522, di pesisir Sunda Kalapa, sebuah perjanjian penting dibuat antara Kerajaan Sunda/Pajajaran dan Portugis. Di atas kertas, perjanjian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengapresiasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Perusahaan daerah tersebut dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, terutama hak atas akses air bersih dan lingkungan yang sehat. Apresiasi itu disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]