Bale Bisnis

Program Pengembangan Ekonomi Daerah, OJK Jabar Dorong Kemandirian Pangan Pangandaran

×

Program Pengembangan Ekonomi Daerah, OJK Jabar Dorong Kemandirian Pangan Pangandaran

Sebarkan artikel ini

PANGANDARAN, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya mendorong pengembangan ekonomi daerah berbasis klaster sesuai potensi unggulan kabupaten/kota.

Kepala OJK Jawa Barat Darwisman memandang pembangunan ekonomi daerah perlu diakselerasi dari penguatan secara ekonomi atas komoditas unggulan dan karakteristik lokal.

Melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), OJK Jabar telah menetapkan komoditas prioritas—sapi perah, Domba Garut, Pisang Cavendish, dan Nanas Madu—berdasarkan kelayakan investasi, keberlanjutan, serta potensi dampak ekonomi yang luas.

“Program klaster ekonomi komoditas unggulan dirancang untuk memastikan tiap daerah tumbuh sesuai keunikannya,” kata Darwisman saat pertemuan dengan Wabup Pangandaran pada 2 Desember 2025.

Dengan memperluas akses keuangan yang inklusif serta membangun ekosistem pembiayaan yang kuat, imbuh Darwisman, pihaknya mendorong pelaku usaha lokal agar naik kelas dan memiliki daya saing berkelanjutan.

OJK juga menekankan penguatan ekosistem pembiayaan bagi peternak dan petani melalui optimalisasi KUR, penjaminan kredit, asuransi pertanian/peternakan, dan skema kemitraan off-taker.

“Instrumen-instrumen penguat ini diharapkan menjadi model yang efektif meningkatkan kapasitas usaha sektor pangan,” ujar Darwis dalam keterangan resminya, Selasa 17 Desember 2025.

Sementara Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono menegaskan pentingnya implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pendorong kemandirian pangan daerah. Wabup menekankan kebutuhan dapur dan logistik makanan tidak boleh bergantung pada pasokan dari luar Pangandaran.

Kebutuhan untuk mendukung program MBG harus memprioritaskan para pelaku pertanian dan peternakan lokal sebagai pemasok utama, demi menjaga kemandirian dan kedaulatan pangan masyarakat Pangandaran.

Wabup Ino juga menyoroti peran Koperasi Desa Merah Putih sebagai agregator dan penggerak rantai pasok pangan lokal. Melalui penguatan kelembagaan koperasi, kata wabup, petani dan peternak kecil diharapkan memperoleh kepastian pasar, harga yang wajar, serta akses kemitraan yang lebih kuat.

Lebih lanjut, Ino menekankan urgensi membangun kesadaran kemandirian masyarakat dan memperluas lapangan kerja produktif di sektor pertanian, peternakan, dan industri pangan.

Generasi muda Pangandaran diajak untuk terjun ke sektor pertanian dengan meningkatkan kompetensi, memanfaatkan sumber daya alam daerah, serta menyiapkan diri sebagai pelaku ekonomi masa depan yang produktif dan berdaya saing.

Kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, Lembaga Jasa Keuangan, dan masyarakat diharapkan mempercepat akses keuangan, meningkatkan kapasitas usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dukungan terhadap Program MBG, penguatan klaster komoditas unggulan, serta pemberdayaan koperasi desa diyakini akan memperkuat fondasi ekonomi Pangandaran dalam jangka panjang.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com — Aktivitas masyarakat Jawa Barat di sektor keuangan terus meningkat. Hingga Juni 2026, jumlah investor pasar modal di Jawa Barat mencapai 5,78 juta Single Investor Identification (SID), setara 20,02 persen dari total investor nasional. Angka tersebut menempatkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah investor terbesar di Indonesia. Tingginya jumlah investor tersebut berjalan beriringan […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-64/D.03/2026 tanggal 1 September 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Gaido Indonesia, mencabut izin usaha BPR Syariah Gaido Indonesia yang beralamat di Jalan Raya Bandung Nomor 75, Sadewata, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Pencabutan […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2 mencatat satu juta jam kerja selamat (one million safe man-hours) tanpa kecelakaan kerja yang mengakibatkan fatality. Capaian tersebut diraih PT Geo Dipa Energi (Persero) pada 14 Juli 2026, saat progres konstruksi proyek mencapai 75,43 persen. Capaian keselamatan kerja tersebut diapresiasi Geo Dipa Energi […]

Bale Bisnis

JAKARTA, balebandung.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia terus melonjak sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, jumlah investor telah mencapai 30,06 juta, bertambah sekitar 1,10 juta investor baru dalam sebulan dan tumbuh 47,63 persen secara year to date (ytd). Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator menguatnya partisipasi masyarakat di pasar modal […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing sekaligus memperluas penetrasi pasar di Jawa Barat. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi bisnis SIG dengan menggabungkan kekuatan warisan merek lokal dan inovasi teknologi produk. Peluncuran kembali Semen Kujang dilakukan di Bandung, Rabu […]

Bale Bisnis

SOREANG, balebandung.com – Kinerja pelayanan perizinan Pemerintah Kabupaten Bandung mencatat lonjakan signifikan pada Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Tahun 2026 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 204 Tahun 2026. Kabupaten Bandung berhasil meningkatkan nilai dari 76,484 pada penilaian sebelumnya menjadi 94,838, atau naik […]